Gynecomastia - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Feb 11, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Tinjau pada Apr 26, 2019 Waktu baca: 4 menit

Kebayang ga sih bagaimana perasaan seorang pria normal memiliki payudara layaknya seorang wanita dewasa? Pasti sangat malu. Faktanya seorang pria dapat mengalami kelainan sehingga payudaranya bertambah besar seperti payudara wanita. Dalam istilah medis, kelainan ini dikenal dengan istilah Ginekomastia. 

Apakah Penyakit Ginekomastia?

Ginekomastia adalah istilah medis untuk payudara yang tumbuh pada pria. Kondisi Ini menggambarkan pembesaran abnormal jaringan payudara pada laki-laki. 

Meskipun sebenarnya semua pria memiliki jaringan payudara, tetapi sebagian besar pria tidak menyadarinya karena payudara pada pria tidak berkembang sebagaimana pada wanita. Namun jika kadar hormon dalam tubuh pria berubah, jaringan payudara akan tumbuh,sehingga menyebabkan ginekomastia. 

Jaringan payudara yang tumbuh disebabkan karena tingginya kadar hormon estrogen yang biasa ditemukan pada perempuan sementara kadar hormon testosteron yang biasa banyak ditemukan pada pria berkurang. 

Faktor apa pun yang terjadi pada tubuh seorang pria yang menyebabkan peningkatan estrogen atau penurunan testosteron, bisa menyebabkan pertumbuhan pada jaringan payudara. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kondisi ini, dan kebanyakan tidak memiliki efek yang dapat mengancam jiwa. 

Pada kebanyakan kasus pria dengan ginekomastia, pertumbuhan payudara terjadi secara bilateral, artinya kedua payudara tumbuh dengan ukuran yang seimbang. Ginekomastia biasanya tidak mengakibatkan masalah kesehatan, tetapi tentu saja payudara yang tumbuh pada pria normal akan sangat memalukan atau menyusahkan bagi pria tersebut. 

Memahami penyebab dan gejala yang dapat menyebabkan ginekomastia dapat membantu Anda untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Gejala Ginekomastia

Banyak pria tidak memiliki gejala ginekomastia yang mengganggu selain dari adanya pembesaran payudara. Beberapa pria menggambarkan gatal pada puting dan areag ketiak, yang bisa menjadi tanda pertama sebelum ada pembengkakan payudara yang jelas. 

Untuk beberapa pria pada proses pertumbuhan payudara, payudara bisa terasa sakit atau terasa kencang saat disentuh. Ginekomastia tidak menyebabkan nyeri, jika terjadi nyeri maka kemungkinan terjadinya kondisi lain yang perlu Anda konsultasikan dengan dokter Anda.

Selain rasa sakit, Ada beberapa gejala atau tanda ginekomastia yang lebih tidak biasa dan jika hal ini terjadi, Anda harus segera memeriksakan diri Anda ke dokter. Beberapa gejalanya antara lain :

  • Pembengkakan yang unilateral (satu-sisi)
  • Teraba 'benjolan' keras di dalam jaringan payudara
  • Keluarnya cairan dari puting - terutama keluarnya cairan disertai dengan darah
  • Perubahan pada kulit yang tampak seperti kulit jeruk
  • Terdapat benjolan atau massa di tempat lain, seperti di bawah lengan atau di testis
  • Ginekomastia disertai dengan gejala sistemik lainnya seperti demam atau umumnya terasa tidak enak badan.

Penyebab Ginekomastia

Penyebab yang mendasari ginekomastia biasanya adalah perubahan kadar hormon, yang disebabkan oleh berbagai macam faktor. 

Tindakan terbaik untuk semua pria yang mengalami kondisi ini hanyalah observasi, karena pada 80% kasus Ketika kadar hormon stabil, ginekomastia akan sembuh dengan sendirinya tanpa dilakukan penanganan khusus. 

Faktor penyebab yang dilaporkan berkontribusi terhadap terjadinya ginekomastia adalah :

Obat-obatan

Ada beberapa obat yang dapat mengganggu keseimbangan hormon pada seorang pria, sehingga sebagai efek samping dari penggunaan obat-obatan tersebut, seorang pria memiliki payudara yang besar layaknya seorang wanita. Contoh dari pengobatan yang biasa menyebabkan ginekomastia adalah :

  1. Pengobatan untuk sakit maag seperti cimetidine
  2. Obat jantung seperti digoxin
  3. Beberapa anti-depresan
  4. Perawatan untuk gangguan cemas seperti diazepam
  5. Pengguanaan steroid untuk mengobati kondisi hormon
  6. Obat HIV - HAART
  7. Beberapa obat kemoterapi digunakan untuk mengobati kanker
  8. Ganja adalah salah satu obat-obatan yang paling umum dinyatakan menyebabkan ginekomastia. Walaupun belum diketahui secara pasti, tetapi percobaan pada hewan menunjukan penggunaan ganja menyebabkan kenaikan kadar esterogenn.

Makanan

Walaupun sangat jarang terjadi, tetapi dilaporkan bahwa makanan dapat menyebabkan ginekomastia. Ini karena pada beberapa sumber makanan tertentu, secara alami mengandung fitoestrogen yang tinggi. Fitoestergen adalah bahan kimia yang sangat mirip estrogen dan dapat memicu jaringan payudara untuk tumbuh.

Contoh makanan yang banyak mengandung fitoesterogen yaitu:

  1. Minyak kacang dan biji-bijian - seperti biji rami dan biji wijen
  2. Produk kedelai seperti susu kedelai dan tahu
  3. Sereal dan roti, terutama yang mengandung biji rami
  4. Makanan yang diproses
  5. Kacang-kacangan termasuk kacang hitam dan hummus
  6. Buah-buahan seperti aprikot kering

Kondisi genetik yang langka

Sekresi hormon berlebihan yang dipicu oleh sel kanker

Untuk pencegahan ginekomastia dapat Anda lakukan dengan menghindari penggunaan obat-obatan dan makanan yang memicu terjadinya kondisi ini. Sedangkan ginekomastia yang terjadi akibat kelainan genetik ataupun kanker dapat anda obati dengan mengobati penyakit yang mendasarinya.

Diagnosis Ginekomastia

Untuk mendiagnosis ginekomastia, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, gejala, dan obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengamati kelainan pada payudara. 

Bila tidak mencukupi, dokter akan menganjurkan beberapa tes pemeriksaan untuk dilakukan termasuk:

Tes darah dan mammogram - untuk mendeteksi penyebab kondisi.

USG payudara, CT scan atau MRI

Biopsi - untuk menyingkirkan kemungkinan adanya kanker payudara, radang payudara atau kondisi pseudogynecomastia (akibat timbunan lemak pada payudara). 

Pengobatan Ginekomastia

Untuk mengobati penyakit ini, umumnya operasi tidak dibutuhkan. Karena seiring berjalannya waktu, ginekomastia akan hilang dengan sendirinya. Jika Anda memiliki masalah berat badan yang dapat membuat ukurang payudara Anda tampak lebih besar, Anda dapat mencoba menguranginya dengan menurunkan berat badan Anda.

Untuk terapi hormon mungkin dapat dilakukan, tetapi karena harganya yang mahal dan efek samping yang lumayan mengganggu, Disarankan untuk Anda yang ingin melakukan terapi hormon harus berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi Anda secara keseluruhan.

Operasi memang tidak selalu dilakukan, tetapi pada kondisi tertentu yang menyebabkan payudara sangat nyeri dan ukuran yang sangat besar sehingga mengganggu penampilan, ada saatnya prosedur operasi mungkin dipertimbangkan. 


12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Stoppler, M. MedicineNet (2017). Gynecomastia (Breast Enlargement in Males): Symptoms, Causes and Treatment. (https://www.medicinenet.com/gynecomastia/article.htm)
Stoppler, M. eMedicinehealth (2017). Gynecomastia (Enlarged Breast in Males). (https://www.emedicinehealth.com/gynecomastia/article_em.htm)
Ansstas, et al. Medscape (2017). Gynecomastia. (https://emedicine.medscape.com/article/120858-overview)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app