Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Amitriptyline: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: NOV 14, 2019 Tinjau pada NOV 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.695.117 orang

PERHATIAN: Kami tidak melayani pengiriman obat Amitriptyline. Informasi di bawah ini hanya merupakan ikhtisar mengenai obat Amitriptyline.

Depresi merupakan kondisi dimana terganggunya fungsi tubuh manusia yang berkaitan dengan perasaan seperti sedih dan gejala penyertanya, termasuk gangguan tidur dan nafsu makan, kurang berenergi, susah konsentrasi, kelelahan, timbul rasa putus asa, rasa bersalah dan tidak berdaya, tidak berharga, serta keinginan bunuh diri. 

Depresi diakibatkan karena terjadinya gangguan keseimbangan antara neurotransmiter di otak, karena berkurangnya serotonin (5-HT) atau adrenalin di saraf-saraf otak. Terdapat berbagai macam pengobatan untuk mengatasi depresi, salah satunya dengan obat-obatan. Dalam artikel ini akan membahas salah satu obat antidepresi yang biasa digunakan untuk membantu penderita depresi yang biasa disebut dengan obat Amitriptyline. Berikut pembahasannya. Selamat membaca.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Apa sih obat Amitriptyline itu?

Amitriptyline merupakan obat anti depresi. Obat yang masuk ke dalam kelompok antidepresan trisiklik (TCA) ini berfungsi meningkatkan kadar zat kimia tertentu di dalam otak, sehingga gejala depresi berangsur menurun. 

Mekanisme kerja obat Amitriptyline yaitu dengan menghambat reuptake serotonin dan norepinefrin di pre-sinaps membran sel sehingga terjadi peningkatan konsentrasi serotonin dan atau norepinefrin di susunan saraf pusat. Akibat yang dihasilkan dari obat ini adalah perbaikan suasana perasaan (mood), bertambahnya aktivitas fisik, kewaspadaan mental, perbaikan nafsu makan, dan pola tidur yang lebih baik. 

Apa saja indikasi pemberian obat Amitriptyline?

Pemberian obat ini untuk pasien dengan gejala-gejala utama depresi seperti murung, kehilangan minat dan tenaga, gangguan tidur, kurang nafsu makan, penurunan konsentrasi hingga keinginan bunuh diri, terutama bila berkaitan dengan kecemasan, tegang, atau kegelisahan. 

Bagaimana pemberian dosis obat Amitriptyline?

Pemberian obat Amitriptyline biasanya diberikan sesuai dengan usia penderita dan tingkat keparahan penyakitnya, berikut pemilihan dosisnya:

  • Pasien dewasa rawat jalan: Dosis awal diberikan 25 mg 3 kali sehari. Tergantung pada toleransi dan respon, dosis dapat ditingkatkan maksimal 150 mg/hari.
  • Pasien anak-anak dan lanjut usia: Dosis lebih rendah direkomendasikan untuk anak-anak dan lansia dan 50 mg/hari diberikan dalam dosis terbagi atau tunggal pada sore hari atau malam hari.
  • Pasien rawat inap: Dapat diberikan 100 mg/hari pada awalnya, ditingkatkan secara bertahap hingga 200 mg/hari jika diperlukan.  Untuk perawatan: Kurangi dosis hingga serendah mungkin yang masih memberikan efek terapi pada gejalanya biasanya 50-100 mg/hari dalam dosis terbagi atau disesuaikan dengan kondisi pasien, untuk dosis tunggal paling baik dikonsumsi sebelum tidur. 

Apa saja efek samping dari obat Amitriptyline?

Berikut efek samping yang biasa muncul setelah mengkonsumsi obat Amitriptyline:

  • Rasa mengantuk
  • Kewaspadaan berkurang
  • Mulut kering
  • Penglihatan kabur
  • Jantung berdebar-debar
  • Hipotesi
  • Gelisah
  • Insomnia
  • Kebotakan
  • Koma
  • Pusing
  • Gangguan kulit
  • Gangguan pencernaan
  • Perubahan pada berat badan

Jika terdapat tanda dan gejala-gejala seperti yang telah disebutkan diatas, atau gejala lain yang mengganggu setelah mengkonsumsi obat tersebut seperti, kehilangan kesadaran, rasa bingung dan lain-lain, segera konsultasikan ke dokter atau pergi ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Perhatian dan peringatan penggunaan Amitriptyline

Hati-hati menggunakan obat ini pada penderita penyakit hati, gagal hati, dan kerusakan hati. Waspadai pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskuler, dengan riwayat kejang, diabetes, hipertiroid, disfungsi ginjal serta pasien usia tua yang mengkonsumsi Amitriptyline.

Hati-hati juga bagi pada penderita retensi urin, hiperplasia prostat, glakoma sudut sempit, gangguan pengelihatan, konstipasi, atau obstruksi saluran cerna, karena efek antikolinergik yang dimiliki Amitriptyline. 

Penggunaan obat ini tidak dianjurkan pada anak-anak usia dibawah 12 tahun  Untuk ibu hamil dan menyusui sebaiknya konsultasi terlebih ke dokter mengenai manfaat dan efek samping sebelum mengkonsumsi obat Amitriptyline

Bagi Anda yang sedang mengkonsumsi obat ini disarankan untuk jangan menghentikan penggunaan obat ini secara tiba-tiba tanpa menghubungi dokter terlebih dahulu. Hal tersebut mungkin memiliki dampak risiko efek samping yang lebih besar. Jika Anda ingin menghentikan penggunaan obat ini, biasanya dokter akan menghentikan penggunaannya secara perlahan, konsutasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum menghentikan pengobatan. Simpan obat ini di suhu ruangan dan jahui dari paparan sinar matahari serta dari jangkauan anak-anak. Semoga bermanfaat.


Referensi

BPOM RI (2018). Cek Produk BPOM. Amitriptyline.

Guaiana, (2003). Amitriptyline Versus Other Types of Pharmacotherapy for Depression. Cochrane Database Syst Rev. (2), CD004186.

Lawson, K. (2017). A Brief Review of the Pharmacology of Amitriptyline and Clinical Outcomes in Treating Fibromyalgia. Biomedicines. 5(2), pp. 24.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp