Blue Cohosh: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Jul 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 660.268 orang

Blue cohosh (Caulophyllum thalictroides) merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai pengobatan alternatif. "Cohosh" berasal dari kata India Algonquin yang berarti "kasar" yang merujuk pada penampilan akar. Blue cohosh digunakan oleh orang Indian Amerika sebagai obat untuk membantu persalinan.

Nama lain dari blue cohosh adalah Actée à Grappes Bleu, Blue Ginseng, Caulophylle, Caulophyllum, Cohosh Azul, Cohosh Bleu, Graines à Chapelet, Léontice Faux-Pigamon, Papoose Root, Squaw Root, or Yellow Ginseng.

Mengenai Blue Cohosh

Golongan

Suplemen herbal

Kemasan

Tingtur, kapsul

Kandungan

Methylcytisine, N-methylcytisine, thalictroidine, aporphine, sparteine, saponin caulosaponine, caulophyllosaponine, alkaloid, basa, asam amino, hidro-isolupanine, alpha-isolupanine, dan lupanine.4,3,1,2

Manfaat Blue Cohosh

Manfaat blue cohosh bagi kesehatan yaitu:

  • Melancarkan menstruasi
  • Mengobati radang rahim dan infeksi organ wanita, endometriosis
  • Mengobati kolik
  • Menghentikan kejang otot, kram
  • Mengobati sakit tenggorokan, cegukan
  • Mengobati epilepsi
  • Mengobati masalah persendian

Namun masih diperlukan banyak bukti untuk memvalidasi manfaat dari blue cohosh.

Efek samping Blue Cohosh

Efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan blue cohosh yaitu:

  • Gangguan pernafasan
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau tenggorokan
  • Kram perut
  • Diare
  • Nyeri dada
  • Tekanan darah naik
  • Peningkatan gula darah

Efek samping yang muncul dapat berbeda pada setiap orang. Apabila Anda khawatir dengan efek samping dari mengonsumsi blue cohosh, silakan konsultasi dengan dokter Anda tentang hal ini.

Dosis Blue Cohosh

Dosis penggunaan blue cohosh yang tepat tergantung pada beberapa faktor seperti usia pengguna, kesehatan dan kondisi lainnya. Sampai saat ini tidak ada informasi yang cukup mengenai dosis penggunaan blue cohosh. 

Pastikan Anda mengikuti petunjuk yang terdapat pada label produk, atau sebaiknya kunjungi dokter Anda untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat.

Interaksi Blue Cohosh

Obat-obatan untuk diabetes (obat-obatan antidiabetes) berinteraksi dengan blue cohosh

Mengonsumsi blue cohosh yang dapat meningkatkan gula darah bersamaan dengan obat-obatan untuk diabetes akan menurunkan efektivitas obat diabetes

Pantau gula darah Anda dengan cermat. Beberapa obat yang digunakan untuk diabetes seperti glimepiride (Amaryl), glyburide (DiaBeta, Glynase PresTab, Micronase), insulin, pioglitazone (Actos), rosiglitazone (Avandia), chlorpropamide (Diabinese), glipizide (Glucotrol), tolbutamide (Orinase), dan lainnya.

Obat untuk tekanan darah tinggi (obat antihipertensi) berinteraksi dengan blue cohosh

Blue cohosh tampaknya meningkatkan tekanan darah. Dengan meningkatkan tekanan darah, blue cohosh dapat menurunkan efektivitas obat untuk tekanan darah tinggi. Beberapa obat untuk tekanan darah tinggi seperti captopril (Capoten), enalapril (Vasotec), losartan (Cozaar), valsartan (Diovan), diltiazem ( Cardizem), amlodipine (Norvasc), hydrochlorothiazide (HydroDiuril), furosemide (Lasix), dan banyak lainnya.

Nikotin berinteraksi dengan blue cohosh

Blue cohosh mengandung bahan kimia yang bekerja mirip dengan nikotin. Mengonsumsi blue cohosh bersamaan dengan nikotin dapat meningkatkan efek samping nikotin.

Perhatian

  • Hindari mengonsumsi blue cohosh bagi ibu hamil dan menyusui, karena dapat membahayakan janin dan ibu.
  • Jangan memberikan suplemen herbal ini kepada anak tanpa rekomendasi dari dokter.
  • Jika Anda mempunyai riwayat sakit jantung, sebaiknya menghindari mengonsumsi blue cohosh karena dapat memperburuk beberapa kondisi jantung.
  • Sebaiknya Anda tidak mengonsumsi suplemen ini jika memiliki penyakit diabetes.
  • Saat diare hentikan mengonsumsi suplemen ini dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping lainnya.
  • Jika Anda memiliki kondisi apa pun yang dapat diperburuk oleh paparan estrogen (kanker payudara, kanker rahim, kanker ovarium, endometriosis, atau fibroid rahim) jangan gunakan blue cohosh.
  • Jangan menggunakan formulasi berbeda dalam satu waktu (misalnya tablet, cairan, teh, dan lain-lain) dari blue cohosh, kecuali jika secara khusus disarankan untuk melakukannya oleh pihak medis. Menggunakan berbagai formulasi bersama-sama meningkatkan risiko overdosis blue cohosh.
  • Simpan blue cohosh sesuai petunjuk pada label produk.
  • Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika berencana ingin mengonsumsi blue cohosh.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp