Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Kenali ​Kanker Usus Besar Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: SEP 22, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 847.464 orang

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa usus merupakan salah satu organ manusia yang paling penting dan vital fungsinya bagi tubuh manusia terutama dalam menjalankan fungsinya sebagai salah satu alat vital pencernaan manusia

Nah bagaimana bila usus yang keberadaannya begitu penting malah terkena salah satu penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia yaitu penyakit kanker. Nah tentunya akan sangat berbahaya dan sangat mengganggu seluruh metabolisme tubuh manusia hingga aktivitasnya sehari hari bukan. 

Oleh sebab itu di artikel kali ini kita akan membahas lebih lanjut lagi mengenai apa itu kanker usus besar dan segala serba serbinya. 

Apakah Kanker Usus Besar Itu? 

Sebelum kita membahas mengenai apa itu kanker usus besar. Ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa saja fungsi kanker usus bagi tubuh manusia. 

Fungsi pertama dari usus besar manusia ialah mengendalikan jumlah makanan yang masuk kedalam usus, lalu menyerap air dan nutrisi yang ada pada makanan untuk masuk sempurna ke dalam usus sehingga nutrisi yang dikandung pada makanan dan minuman yang sudah tubuh konsumsi terserap sempurna. 

Selain itu usus besar juga dpaat menampung feses secara sementara sampai akhirnya dibuang melalui tinja.

Kanker usus besar sendiri sering disebut sebagai kanker kolon yaitu suatu keadaan penyakit kanker dimana tumbuh dan berkembang sel sel ganas dan liar yang sifatnya jahat yang ada pada usus besar manusia atau kolon manusia. 

Umumnya para penderita penyakit kanker usus besar ialah mereka yang sudah mencapai usia Lansia atau para lanjut usia diatas usia 60 tahunan namun tidak menutup kemungkinan orang yang berusia dibawah 60 tahunan pun juga dapat terkena penyakit kanker usus besar.

Pada kasus kanker usus besar, maka biasanya di bagian usus besar akan ditandai dengan munculnya gumpalan gumpalan sel yang berukuran kecil yang terbentuk dalam usus besar dan disebut polip adenoma secara tidak terkendali dan menyebar bisa di hampir seluruh bagian usus besar manusia.

Apakah Penyebab Kanker Usus Besar?

Penyebab

Terdapat beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab mengapa seseorang bisa sampai terkena penyakit kanker usus besar. Faktor pertama tentunya ialah riwayat genetik dimana orang tua ataupun saudara yang memiliki hubungan darah dengan si penderita juga mengalami kanker usus besar atau kelainan HNPCC dan FAP. 

Selain itu kanker usus besar dipercaya juga dapat disebabkan oleh mengkonsumsi makanan yang kurang sehat yaitu makanan yang kurang serat, terlalu banyak memakan daging merah, terlalu banyak minum minuman beralkohol, pola hidup dan gaya hidup yang juga tidak sehat seperti merokok secara aktif, jarang berolahraga, penderita obesitas atau kegemukan, penderita diabetes, serta memang memiliki gangguan pencernaan khususnya di bagian usus besar seperti penyakit radang kronis pada usus besar atau kolitis ulseratif.  

Gejala

Pada para penderita penyakit kanker usus besar, maka akan menemukan beberapa gejala yang dapat mengindikasikan bila orang tersebut sedang menderita kanker usus besar seperti berikut:

  • tubuh yang terus terasa lelah 
  • rasa sakit dan kram pada bagian perut
  • perut merasa kembung
  • tekstur kepadatan tinja berubah baik bertambah keras ataupun bertambah cair
  • adanya darah yang muncul saat buang air besar dan darah pada tinja dan anus
  • konstipasi
  • berat badan menurun

Bila gejala gejala tersebut tidak juga mereda dan sembuh dalam kurun waktu 3 minggu,  segera periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Pencegahan Kanker Usus Besar

Untuk melakukan pencegahan pada penyakit kanker usus besar, kita harus melakukan beberapa tindak pencegahan seperti tetap menjaga pola hidup, gaya hidup dan pola makan yang sehat. 

Jauhi rokok dan minuman beralkohol, makan makanan yang kaya akan serat dan jaga berat badan ideal sehingga tubuh selalu sehat dan kuat.

Bagaimana Pengobatan Kanker Usus Besar?

Diagnosis

Untuk mendiagnosis kanker usus besar, dokter akan menanyakan rincian riwayat medis serta gejala-gejala yang dialami. Setelah itu, pemeriksaan sigmoidoskopi dengan menggunakan alat selang kecil yang dilengkapi lampu dan kamera akan dimasukan ke dalam anus untuk memeriksa adanya pembengkakan dan tanda-tanda kanker. 

Bila hasil belum mencukupi, serangkaian tes penunjang juga dapat dilakukan untuk memastikan hasil diagnosis, termasuk:

  • Tes kolonoskopi 
  • Tes CT colonography - dilakukan jika penderita tidak dapat menjalani tes kolonoskopi. Tes ini dilakukan dengan menggunakan selang khusus yang dimasukkan ke dalam anus. Kemudia, gas akan dipompakan melalui selang, sehingga usus pasien akan sedikit mengembang. Dokter akan mengamati keadaan usus dari segala sudut dengan bantuan CT scan.

Pengobatan

  • Kemoterapi - untuk membunuh sel-sel kanker melalui pemberian sejumlah obat-obatan seperti cetuximab dan bevacizumab. Terapi kemoterapi akan dibagi ke dalam beberapa siklus bergantung pada tingkat keparahan kanker. Terapi ini dapat menimbulkan efek samping termasuk mual muntah, rambut rontok, sakit kepala dan lainnya.
  • Radioterapi - untuk membunuh sel-sel kanker melalui pancaran sinar radiasi. Terapi ini memiliki dua jenis tersendiri yaitu radioterapi eksternal dimana sel-sel kanker dihancurkan dengan pancaran gelombang radiasi tingkat tinggi ke kanker pasien dan radioterapi internal dimana sel kanker usus akan disusutkan dengan menggunakan selang radioaktif yang diletakkan di sebelah kanker.
  • Operasi - dapat dilakukan dengan kolonoskopi atau kolostomi bergantung pada tingkat keparahan kanker. Prosedur kolostomi dilakukan jika kanker telah menyebar melalui dinding-dinding usus.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit