Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Warfarin: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: NOV 11, 2019 Tinjau pada NOV 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.332.003 orang

Warfarin merupakan senyawa antagonis vitamin K kelas enantiomer sebagai obat pengencer darah (antikoagulan) dan digunakan untuk mencegah dan mengobati pembekuan darah, seperti pada deep vein thrombosis atau emboli paru. Selain itu, obat ini juga digunakan pada penderita fibrilasi atrium untuk mencegah stroke, dan pada pasien pasca operasi penggantian katup jantung.

Warfarin bekerja mengurangi produksi protein yang berfungsi untuk membekukan darah (faktor pembekuan). Tidak semua faktor pembekuan diganggu oleh warfarin, melainkan faktor pembekuan yang bergantung dengan vitamin K. Obat warfarin yang biasa digunakan dan sering didengar dalam merek dagang Simarc, Notisil 2, dan Notisil 5. Untuk mengetahui lebih mengenai warfarin, mari baca lebih rinci dalam artikel ini...

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Mengenai Warfarin

Golongan: 

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan: 

Anti koagulan

Manfaat Warfarin

Masing-masing obat memiliki kandungan dan manfaatnya tersendiri dalam mengobati setiap penyakit. Seperti warfarin sesuai dengan manfaatnya diindikasikan terutama pada seseorang dengan thrombosis vena dalam atau gumpalan darah dalam pembuluh vena untuk membantu mengencerkan atau mengurangi pembekuan darah.

Selain itu warfarin digunakan juga untuk indikasi dalam mencegah serangan jantung, stroke, pembekuan darah di pembuluh darah dan arteri, emboli paru atau penyumbatan pada pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke paru-paru, embolisasi pada penyakit jantung rematik dan fibrilasi atrium, sebagai profilaksis atau pencegahan setelah pemasangan katup jantung prostetik, dan serangan iskemik pada otak yang bersifat transien.

Apa efek samping dari penggunaan Warfarin?

Penggunaan warfarin juga harus berhati-hati karena obat ini juga memiliki efek samping terhadap beberapa kondisi. Beberapa efek samping yang timbul dari obat warfarin dari yang sering bahkan yang paling jarang muncul adalah 

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

  • sakit kepala, pusing, lesu, 
  • mual, muntah, diare, perut kembung
  • nyeri di perut, punggung, atau sisi tubuh, 
  • anemia
  • ruam kulit, pruritus atau gatal, 
  • perdarahan pada saluran pernapasan
  • perdarahan intraokular, 
  • perdarahan dari luka atau suntikan jarum, 
  • bagian bawah kulit mudah memar, dan berwarna keunguan, atau bintik-bintik merah, 
  • hematuria
  • tinja berwarna hitam atau berdarah,
  • urin berwarna gelap, kencing lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali, 
  • sindrom emboli kolesterol
  • nekrosis kulit, 
  • sakit kuning (menguningnya kulit atau mata), 
  • pankreatitis

Namun tidak semua gejala ini muncul, tiap orang pasti memiliki efek samping yang berbeda-beda terhadap penggunaan warfarin.

Dosis Warfarin

Dosis warfarin yang tersedia ada banyak macam dalam bentuk tablet oral yaitu tablet 1 mg; 2 mg; 2,5 mg; 3 mg; 4 mg; 5 mg; 6 mg; 7,5 mg. Untuk pemberian dosisnya harus tergantung dari anjuran dokter ahli, khususnya obat ini diberikan pada orang dewasa.

Dosis yang umumnya diberikan tergantung pada kondisi pasien. Pada Congestive Heart Failure, tromboemboli stroke profilaksis, myocardial infarction, dan Pencegahan Tromboemboli di Atrial Fibrillation, dosis yang diberikan yaitu 2-5 mg secara oral atau intravena sekali sehari selama 1 sampai 2 hari, kemudian sesuaikan dosis sesuai dengan hasil Ratio International Normalized (INR) atau waktu protrombin (PT), kemudian untuk dosis pemeliharaan digunakan dosis berkisar 2-10 mg secara oral atau intravena sekali sehari.

Jika kardioversi direncanakan, terapi antikoagulan biasanya dimulai dua sampai empat minggu sebelum kardioversi dan dilanjutkan selama dua sampai empat minggu setelah kardioversi berhasil. 

Jika kardioversi tidak direncanakan dan pasien telah mengalami fibrilasi atrium (fibrilasi atrium yang berhubungan dengan penyakit jantung yang mendasarinya) yang rumit, maka durasi terapi biasanya berlangsung seumur hidup.

Apa interaksi yang dapat timbul dari penggunaan Warfarin?

Interaksi yang dapat terjadi bila menggunakan warfarin bersamaan dengan obat tertentu adalah memicu hepatitis kolestatis bila digunakan dengan ticlodipine. Meningkatkan risiko perdarahan pada penderita bila digunakan dengan obat-obat fibrinolitik (streptokinase), antikoagulan lainnya, antiplatelet (aspirin atau clopidogrel), antiinflamasi nonsteroid (diklofenak, ibuprofen, atau celecoxib), paracetamol, antidepresan SSRI (venlafaxine), amiodarone, alprazolam, kotrimoksazol, capecitabine, acyclovir, allopurinol, ciprofloxacin, amlodipine, atorvastatin.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Efektivitas warfarin juga berkurang bila dikonsumsi bersamaan dengan phenytoin, rifampicin, carbamazepine.

Perhatian Warfarin

Warfarin tidak boleh dikonsumsi pada beberapa kondisi kesehatan yaitu:

  • seseorang yang baru menjalani operasi 
  • hipertensi berat seperti eklampsia
  • tukak peptik
  • pada wanita hamil dan menyusui
  • konsumsi alkohol
  • anemia atau kurang darah
  • aneurisma atau pelebaran pembuluh darah
  • perdarahan cerebrovascular, endokarditis bakterial
  • kecenderungan hemoragik pembuluh darah
  • diskrasia darah atau kelainan sel plasma darah 
  • seseorang dengan gangguan hati dan ginjal

Referensi

Ament, et al. (2000). Clinically Significant Drug Interactions. American Family Physician, 61(6), pp. 1745-1754,

American Heart Association (2016). A Patient's Guide to Taking Warfarin.

BPOM RI (2018). Cek BPOM. Warfarin.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini
notisil notisil obat apa notisil obat untuk apa obat notisil notisil 2 mg