Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR SCIENTIA INU KIRANA

Thiamycin - Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Jul 6, 2019 Tinjau pada Jul 25, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.345.554 orang

Thiamycin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi saluran kemih. Obat Thiamycin mengandung thiamphenicol, suatu antibiotik spektrum luas yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri.Berikut ini adalah informasi lengkap obat Thiamycin yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik

Interbat

golongan

Harus dengan resep dokter

kemasan

Obat antibiotik ini dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • dos 100 capsul 250 mg,
  • dos 100 capsul 500 mg,
  • 50 caplet Thiamycin 1000 mg,
  • botol 60 ml syrup atau forte syrup

kandungan

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Istock 943974286

tiap kemasan obat Thiamycin mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • thiamphenicol 250 mg / kapsul
  • thiamphenicol  500 mg / kapsul
  • thiamphenicol  1000 mg / kaplet
  • thiamphenicol  125mg / 5 ml syrup
  • thiamphenicol  250 mg / 5 ml syrup forte

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Tiamfenikol (thiamphenicol) adalah antibiotik spektrum luas yang bekerja dengan cara berikatan dengan ribosom bakteri secara reversible sehingga menghambat sintesis protein dari bakteri yang peka, yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri. Tiamfenikol (thiamphenicol) memiliki spektrum aktivitas yang sama dengan chloramphenicol, tetapi 2.5 - 5 kali lebih kuat

Indikasi

Kegunaan thiamycin (thiamphenicol) adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Untuk mengobati demam tifoid, paratifoid, infeksi Salmonella sp sp, H. influenzae, terutama infeksi meningeal, Rickettsia, Lympogranulloma psittacosis, bakteri gram negatif penyebab bakteria meningitis, infeksi kuman yang resisten terhadap antibiotik lain.
  • Antibiotik ini sangat umum digunakan untuk pengobatan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi saluran kemih misalnya gonore.

Kontra indikasi

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Istock 943974286
  • Thiamycin (thiamphenicol) dikontraindikasikan terhadap pasien yang hipersensitf/alergi antibiotik thiamphenicol dan antibiotik derivat chloramphenicol lainnya.
  • Sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • jangan menggunakan antibiotik ini untuk pengobatan influenza, batuk pilek dan infeksi lain yang disebabkan oleh virus.
  • penderita depresi sumsum tulang atau diskrasia darah
  • Baru saja menjalani imunisasi aktif
  • Kehamilan dan laktasi

Efek Samping thiamycin

Berikut adalah beberapa efek samping thiamycin (thiamphenicol) yang mungkin terjadi :

  • Beberapa efek samping yang telah diketahui misalnya reaksi hipersensitivias / alergi, gangguan pada saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare.
  • Obat ini dapat juga menyebabkan sariawan, glositis, ensefalopati, depresi mental, sakit kepala, ototoksisitas, anemia hemolitik dan reaksi jarish-herxheimer.
  • Jika antibiotik ini digunakan dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan pendarahan, neuritis optik dan perifer.
  • Efek samping thiamycin (thiamphenicol) yang berpotensi fatal adalah penekanan pada sumsum tulang belakang, sindrom abu-abu pada bayi baru lahir dan prematur.
  • Jika tanda - tanda hipersensitivitas muncul segera hubungi pihak medis karena bisa menyebabkan shock anafilaktic yang bisa berakibat fatal.

Penggunaan obat thiamycin untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan thiamphenicol kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung thiamphenicol untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Perhatian

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan pasien selama menggunakan antibiotik ini :

  • Penderita dengan gangguan fungsi ginjal sebaiknya dosis thiamycin (thiamphenicol) dikurangi untuk mencegah terjadinya akumulasi obat.
  • Selama pemakaian obat tiamicin dianjurkan untuk minum minimal 1.5 liter / hari untuk mencegah kristaluria.
  • Pada pemakaian dalam jangka waktu yang panjang sebaiknya dilakukan pemeriksaan darah secara periodik untuk antisipasi terjadinya diskrasia darah.
  • Thiamphenicol diketahui ikut keluar bersama ASI, sehingga jika memungkinkan pemakaian thiamycin untuk ibu menyusui sebaiknya dihindari.
  • Antibiotik tidak boleh digunakan untuk mengobati penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus.
  • Pemakaian antibiotik harus sesuai dengan yang diresepkan dokter baik jumlah maupun durasinya. Menghentikan pemakaian obat sebelum waktunya berpotensi menyebabkan terjadinya resistensi.

interaksi obat

Berikut beberapa interaksi yang terjadi jika digunakan bersamaan dengan obat-obat lain :

  • Thiamycin (thiamphenicol) dapat meningkatkan efek warfarin dan obat-obat golongan sulfonylurea jika digunakan secara bersamaan.
  • Antibiotik ini juga bisa meningkatkan kadar fenitoin dalam plasma darah.
  • Metabolisme thiamycin (thiamphenicol) meningkat pada pemberian bersamaan dengan fenobarbital dan rifampisin.

Dosis thiamycin

thiamycin (thiamphenicol) diberikan dengan dosis berikut:

  • Dewasa, anak, bayi usia >2 minggu

50 mg/kg per hari dalam 3-4 dosis bagi

  • Bayi prematur

25 mg/kg sehari dalam 2 dosis bagi

  • Bayi usia <2 minggu

25 mg/kg sehari dalam 4-6 dosis bagi

 

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat thiamycin harus sesuai dengan yang dianjurkan.

 


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp