Coughs - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

Dipublish tanggal: Mar 7, 2019 Update terakhir: Nov 6, 2020 Waktu baca: 3 menit

Meskipun bukan suatu penyakit yang serius, terkadang batuk-batuk membuat kita tidak nyaman dalam menjalani kegiatan sehari-hari. 

Berbicara soal batuk, tahukah kamu apa yang menyebabkan kondisi ini, apa saja jenisnya dan bagaimana cara untuk mengobatinya? Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kondisi yang satu ini, mari kita simak informasi berikut ini.

Pengertian Batuk

Sebelum kita membahas mengenai hal lainnya, tentu akan lebih baik jika kita mengetahui apa pengertian dari batuk ini terlebih dahulu. Batuk sendiri sebenarnya adalah suatu respon alam tubuh kita dalam mempertahankan saluran napas dari gangguan luar.

Dalam hal ini, respon tersebut bermanfaat untuk membersihkan lendir atau faktor lain penyebab iritasi seperti asap dan debu supaya keluar dari paru-paru. 

Batuk sendiri jarang menjadi indikasi penyakit serius dan umumnya kondisi ini dapat sembuh dalam kurun waktu tiga minggu. Oleh sebab itu biasanya tidak diperlukan pengobatan.

Jenis-jenis Batuk

Batuk sendiri biasanya dibagi menjadi dua jenis yaitu batuk kering dan batuk berdahak. Batuk kering biasanya disebut juga sebagai batuk non-produktif dikarenakan batuk ini tidak hadir bersamaan dengan dahak

Sementara batuk berdahak disebut sebagai batuk produktif karena disertai dengan peningkatkan produksi dahak atau lendir di tenggorokan.

Batuk kering biasanya ditandai dengan rasa gatal pada tenggorokan yang kemudian memicu rasa ingin batuk. Batuk ini biasanya terjadi pada tahap akhir flu atau pilek terutama terjadi saat ada debu atau bahan iritan. 

Sedangkan untuk kasus batuk berdahak, batuk ini justru akan membantu karena dapat mengeluarkan dahak yang biasanya berasal dari sinus, paru-paru dan tenggorokan.

Selain batuk berdahak dan kering, ada juga istilahnya batuk alergi. Umumnya batuk ini berupa batuk kering. Sementara itu, ada juga batuk yang menyertai pilek atau flu. Untuk batuk yang satu ini bisa muncul dalam bentuk berdahak maupun kering.

Penyebab Batuk

Lalu, apa yang biasanya menjadi penyebab orang batuk-batuk? Infeksi saluran pernapasan yang terjadi karena virus disebut sebagai pelaku utama yang banyak mengakibatkan batuk. Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan seorang mengalami batuk antara lain:

  • Kambuhnya penyakit jangka panjang, seperti asma, bronkitis kronis dan penyakit paru obstruktif kronik.
  • Rinitis alergi, contohnya alergi akibat serbuk sari atau yang disebut hay fever.
  • GERD. Penyakit yang satu ini terjadi saat asam lambung berpadu menjadi satu di esophagus yang kemudian memicu batuk.
  • Adanya cairan dari organ hidung yang menetes ke area tenggorokan.
  • Paparan asap, debu dan senyawa kimia.
  • Merokok.
  • Batuk lebih dari tiga minggu
  • Batuk terus bertambah parah
  • Batuk disertai dengan darah, sakit dada, kesulitan bernapas, penurunan berat badan, demam hingga munculnya benjolan di leher dan pembengkakan.

Meskipun kasus batuk jangka akibat faktor-faktor di atas jarang terjadi, namun ada kemungkinan jika hal-hal tersebut dapat mengakibatkan batuk  jangka panjang.

Pengobatan Batuk

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kebanyakan kasus batuk tidak perlu pengobatan apalagi mengingat keefektifan obat batuk yang masih dipertanyakan. 

Biasanya untuk membantu pengobatan, kita juga tidak memerlukan langkah-langkah yang serius. Umumnya obat digunakan agar rasa gatal mereda dan untuk membuat dahak encer dan mudah untuk dikeluarkan.

Akan tetapi, jika batuk tersebut sudah berkepanjangan, kamu perlu waspada karena hal tersebut bisa jadi tanda adanya suatu infeksi saluran pernapasan yang serius. 

Tentunya, jika hal ini terjadi kamu harus segera mengkonsultasikannya ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan kondisi tersebut.

Sementara batuk ringan jarang membutuhkan suatu langkah pengobatan khusus, jika terjadi hal-hal seperti di bawah ini sebaiknya kamu segera berkonsultasi ke dokter:

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika mengalami masalah batuk-batuk. Biasanya, untuk membantu meringankan batuk yang masih dalam tahap ringan dan tidak diikuti komplikasi seperti di atas, kamu bisa juga membuat ramuan sendiri seperti ramuan air lemon dengan madu untuk meringankan batuk. 

Namun, jika ternyata batuk tersebut berlanjut dan menunjukan hal-hal yang tidak wajar, segera konsultasikan dengan dokter.

 


12 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
WebMD (2017). Why You Cough. (https://www.webmd.com/cold-and-flu/overview)
Kati Blake, Healthline. (2017). What Causes Cough? (https://www.healthline.com/symptom/cough)
Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Cough. (https://www.mayoclinic.org/symptoms/cough/basics/definition/sym-20050846)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Buka di app