Pustula - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 30, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 635.242 orang

Pustula adalah benjolan kecil pada kulit yang mengandung cairan atau nanah. Pustula biasanya muncul sebagai benjolan putih yang dikelilingi oleh kulit yang kemerahan. Benjolan ini terlihat sangat mirip dengan jerawat, tetapi mereka bisa tumbuh cukup besar. 

Pustula dapat terbentuk di bagian tubuh mana pun, tetapi paling sering terbentuk di bagian punggung, dada, dan wajah. Pustula juga dapat ditemukan berkelompok pada satu area tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Pustula dapat berupa jerawat yang biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon atau perubahan hormon dalam tubuh. Ini adalah kondisi kulit yang sangat umum, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Anda dapat mengobati pustula dengan obat-obatan, atau operasi dalam kasus-kasus yang ekstrem jika pustula sudah sangat mengganggu.

Apa yang menyebabkan terbentuknya pustula?

Pustula mungkin terbentuk ketika kulit Anda menjadi meradang sebagai akibat dari reaksi alergi terhadap makanan, alergen lingkungan, atau gigitan serangga beracun. Namun, penyebab paling umum timbulnya pustula adalah jerawat. Jerawat berkembang ketika pori-pori kulit Anda menjadi tersumbat dengan minyak dan sel-sel kulit mati.

Penyumbatan ini menyebabkan bercak kulit yang membengkak, menghasilkan pustula. Pustula biasanya mengandung nanah karena infeksi pada rongga pori-pori. Pustula yang disebabkan oleh jerawat bisa menjadi keras dan menimbulkan nyeri. Ketika ini terjadi, pustula telah berubah menjadi kista . Kondisi ini dikenal sebagai kista jerawat .

Seperti apa bentuk pustula?

Pustula mudah diidentifikasi. Mereka muncul sebagai benjolan kecil di permukaan kulit Anda. Benjolan tersebut biasanya berwarna putih atau merah dengan warna putih di bagian tengah. Pustula juga mungkin terasa sakit saat disentuh dan kulit di sekitar benjolan mungkin berwarna merah dan meradang.

Lokasi umum munculnya pustula adalah:

  • bahu
  • dada
  • punggung
  • Wajah
  • leher
  • ketiak
  • area kemaluan
  • garis rambut

Kapan Anda membutuhkan perawatan medis untuk menangani pustula?

Pustula yang tiba-tiba muncul pada seluruh permukaan wajah bagian tubuh lain yang dapat mengindikasikan bahwa Anda mengalami infeksi bakteri. Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami hal ini secara tiba-tiba. Anda juga harus menghubungi dokter jika pustula yang ada pada tubuh Anda terasa sakit atau keluar cairan yang mengalir. Hal ini mungkin merupakan pertanda dari gejala infeksi kulit yang serius.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut yang timbul bersamaan dengan pustula, Anda harus segera pergi keunit gawat darurat terdekat:

  • demam
  • Kulit terasa hangat pada area munculnya pustula
  • kulit lembab
  • mual
  • muntah
  • diare
  • rasa sakit di daerah munculnya pustula
  • Pustula yang berukuran besar dan sangat nyeri

Bagaimana cara mengobati pustula?

Pustula yang berukuran kecil bisa hilang begitu saja tanpa pengobatan. Jika pustula yang berukuran kecil tidak mau hilang, mencuci kulit Anda menggunakan air hangat dan menggunakan pembersih wajah ringan akan sangat membantu untuk mengatasinya. 

Melakukan hal ini dua kali sehari akan membantu menghilangkan penumpukan minyak, yang merupakan penyebab utama timbulnya jerawat. Pastikan untuk menggunakan ujung jari Anda, jangan menggunakan kain lap untuk membersihkan wajah Anda. Menggosok pustula dengan kain lap dapat mengiritasi kulit Anda.

Anda juga mungkin ingin menggunakan obat jerawat seperti sabun , atau krim over-the-counter (OTC) untuk mengobati pustule yang berukuran kecil. Produk topikal terbaik untuk mengobati pustula mengandung peroksida, asam salisilat, dan belerang. Namun, perawatan ini tidak boleh digunakan pada area genital Anda. 

Dan jika Anda memiliki alergi terhadap belerang, pastikan untuk tidak menggunakan produk apa pun yang mengandung bahan itu. Baca lebih lanjut mengenai perawatan jerawat.

Produk OTC membantu mengobati pustula dengan mengeringkan lapisan atas kulit dan menyerap minyak berlebih pada permukaan kulit. Beberapa produk yang kuat dapat menyebabkan kulit Anda menjadi sangat kering dan mengelupas. Jika Anda memiliki kulit sensitif, cari produk yang dibuat khusus untuk jenis kulit Anda sehingga kondisi Anda tidak bertambah buruk.

Mungkin Anda tergoda untuk mengeluarkan pustula dengan memencetnya, tetapi Anda tidak boleh memencet, mengambil, atau mencubitnya. Jika Anda melakukan hal tersebut, dapat menyebabkan kerusakan pada kulit Anda atau bahkan memperburuk infeksi. 

Anda juga tidak boleh menggunakan produk berbasis minyak, seperti lotion atau petroleum jelly, di area yang terkena pustula. Produk-produk ini dapat menyumbat pori-pori Anda dan menyebabkan lebih banyak pustula tumbuh.

Kapan Anda perlu menemui dokter untuk mengatasi pustula?

Jika pustula Anda tidak membaik dengan pengobatan di rumah dan dengan penggunaan obat OTC, bicarakan dengan dokter kulit dan tanyakan pada mereka tentang opsi perawatan yang lebih agresif. Dokter mungkin dapat mengeluarkan cairan yang terdapat di dalam pustula Anda dengan aman atau meresepkan obat yang lebih kuat.

Obat resep bisa sangat berguna dalam menghilangkan jerawat pustula, terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Beberapa obat yang mungkin diresepkan dokter Anda termasuk:

  • antibiotik oral, seperti doksisiklin dan amoksisilin
  • antibiotik topikal, seperti dapson
  • asam salisilat

Pada kasus yang parah, prosedur yang disebut terapi fotodinamik (PDT) dapat digunakan untuk mengobati pustula. PDT adalah perawatan yang menggabungkan cahaya dan solusi khusus cahaya aktif yang menargetkan dan menghancurkan jerawat. 

Selain menghilangkan pustula dan kondisi kulit terkait lainnya yang disebabkan oleh jerawat, PDT juga dapat mengurangi bekas jerawat yang lama dan membuat kulit Anda lebih halus. Konsultasikan dengan dokter kulit Anda untuk mengetahui apakah terapi fotodinamik dapat digunakan untuk mengobati kondisi Anda.

Ditinjau secara medis oleh Cynthia Cobb, APRN pada 11 Juli 2017 - Ditulis oleh April Kahn

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit