Prosedur Endarterektomi untuk Mencegah Stroke

Dipublish tanggal: Jun 9, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Prosedur Endarterektomi untuk Mencegah Stroke

Prosedur Endarterektomi karotis adalah suatu operasi yang dilakukan untuk mengobati penyakit arteri karotis. Arteri karotis adalah pembuluh darah utama yang membawa oksigen dan darah ke otak. 

Pada penyakit arteri karotis, terjadi penyempitan pada pembuluh darah arteri, sehingga mengurangi aliran darah ke otak dan dapat menyebabkan stroke.

Selama prosedur endarterektomi karotis, dokter ahli akan mengangkat plak yang menumpuk di dalam arteri karotis dengan cara membuat sayatan di bagian samping  atas arteri karotis yang tersumbat. Pembuluh darah arteri dibuka, kemudian plak diangkat. 

Kemudian dokter akan menyatukan kembali pembuluh darah arteri yang terbuka dan mengembalikan aliran darah normal ke otak. Prosedur ini tentunya akan dilakukan di bawah pengaruh anestesi lokal (obat bius) atau saat Anda tidur di bawah anestesi umum.

Apa indikasi dilakukannya prosedur endarterektomi karotis?

Endarterektomi karotis dilakukan untuk mengatasi penyempitan pembuluh darah secara mekanik. Penyempitan pembuluh darah arteri karotis paling sering disebabkan oleh aterosklerosis. Aterosklerosis adalah kondisi dimana terjadi penumpukan plak di dalam lapisan dalam pembuluh darah arteri. 

Plak terdiri dari zat lemak, kolesterol, produk limbah seluler, kalsium, dan fibrin.

Aterosklerosis berbeda dengan arteriosklerosis yang merupakan "pengerasan pembuluh darah." Kondisi aterosklerosis dapat mempengaruhi pembuluh darah arteri di seluruh tubuh. Penyakit arteri karotis mirip dengan penyakit arteri koroner

Pada penyakit arteri koroner, penyumbatan terbentuk pada pembuluh darah arteri jantung dan dapat menyebabkan serangan jantung. Jika terjadi di otak, dapat menyebabkan stroke.

Otak membutuhkan pasokan oksigen dan nutrisi yang konstan untuk bekerja dengan benar. Bahkan jika suplai darah ke otak berhenti sesaat, maka dapat menyebabkan masalah. Sel-sel otak mulai mati setelah hanya beberapa menit tanpa darah atau oksigen. 

Jika penyempitan arteri karotid menjadi cukup parah dan menghalangi aliran darah, atau sebagian plak pecah dan menghambat aliran darah ke otak, stroke mungkin terjadi. Mini-stroke (transient ischemic attack atau TIA) adalah gejala mirip stroke yang hanya berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam.

TIA mungkin merupakan tanda pertama seseorang akan mengalami stroke.

Apa yang terjadi saat menjalani prosedur endarterektomi?

Endarterektomi karotis dapat dilakukan menggunakan anestesi lokal atau anestesi umum. Keuntungan anestesi lokal adalah memungkinkan ahli bedah untuk memonitor fungsi otak saat pasien terjaga. Tetapi tidak ada bukti bahwa keduanya lebih aman atau lebih baik.

Selama prosedur, potongan 7 - 10 cm (2,5 hingga 4 inci) dibuat di antara sudut rahang dan tulang dada. Sayatan kecil kemudian dibuat di sepanjang bagian arteri yang menyempit dan simpanan lemak yang menumpuk di dalam pembuluh darah akan diangkat.

Setelah simpanan lemak diangkat, Arteri akan ditutup dengan jahitan atau tambalan. Kemudian sayatan pada kulit wajah juga akan ditutup dengan jahitan.

Apa risiko dan efek samping dari prosedur endarterektomi karotis?

Beberapa kemungkinan komplikasi dari endarterektomi karotis termasuk:

  • Stroke atau TIA
  • Serangan jantung
  • Penumpukan darah ke jaringan di sekitar lokasi sayatan menyebabkan pembengkakan
  • Masalah saraf dengan fungsi mata, hidung, lidah, atau telinga tertentu
  • Pendarahan ke otak (perdarahan intraserebral)
  • Kejang (jarang)
  • Penyumbatan berulang pada arteri karotis. Atau penyumbatan baru yang berkembang di arteri di sisi lain leher Anda.
  • Pendarahan di lokasi sayatan di leher
  • Infeksi
  • Tekanan darah tinggi
  • Detak jantung tak teratur
  • Saluran napas tersumbat karena pembengkakan atau pendarahan di leher

Seseorang yang alergi atau terlalu sensitif terhadap obat-obatan, pewarna kontras, yodium, lateks  memiliki gagal ginjal atau masalah ginjal lainnya., perlu memberitahukan penyedia layanan kesehatan sebelum memulai prosedur.

Apakah ada alternatif lain?

Endarterektomi karotis adalah pengobatan utama yang dipilih untuk mengatasi penyempitan pembuluh darah arteri karotis, tetapi kadang-kadang prosedur alternatif yang disebut pemasangan stent arteri karotid mungkin tersedia.

Pemasangan stent adalah prosedur yang kurang invasif jika dibandingkan dengan endarterektomi karotis karena tidak perlu membuat luka sayatan di leher. Sebagai gantinya, tabung fleksibel yang tipis dapat dimasukan ke dalam pembuluh darah arteri karotis melalui sayatan kecil di pangkal paha.

Silinder mesh (stent) kemudian ditempatkan ke bagian pembuluh darah arteri yang menyempit untuk memperlebar dan memungkinkan darah mengalir melaluinya dengan lebih mudah. Pedoman saat ini merekomendasikan bahwa endarterektomi karotis harus menjadi pengobatan lini pertama bagi kebanyakan orang.

Hal ini disebabkan karena stenting karotis berkaitan dengan risiko stroke yang lebih tinggi selama prosedur, terutama jika dilakukan dalam beberapa hari pertama setelah gejala muncul.

Prosedur pemasangan stent merupakan alternatif penting bagi beberapa orang yang mungkin dianggap berisiko tinggi untuk menjalani endarterektomi karena masalah medis lainnya.


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Carotid endarterectomy - How it's performed. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/conditions/carotid-endarterectomy/what-happens/)
Carotid Artery Surgery: Purpose, Preparation, and Recovery. Healthline. (https://www.healthline.com/health/carotid-artery-surgery)
How is a carotid endarterectomy (CEA) used to treat carotid artery disease?. WebMD. (https://www.webmd.com/heart-disease/qa/how-is-a-carotid-endarterectomy-cea-used-to-treat-carotid-artery-disease)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app