Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Perdarahan Intraserebral - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: OCT 16, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.259.217 orang

Pendarahan intraserebral adalah kondisi ketika terjadi kebocoran pada pembuluh darah yang menyuplai jaringan otak. Pendarahan intraserebral dapat menyebabkan kerusakan pada otak Anda secara permanen.

Pendarahan intraserebral biasanya muncul secara tiba-tiba. Gejala yang dapat ditimbulkan meliputi sakit kepala, kelemahan, kebingungan, dan kelumpuhan, terutama pada satu sisi tubuh Anda. Penumpukan darah memberi tekanan pada otak Anda dan mengganggu pasokan oksigen, sehingga dapat dengan cepat menyebabkan kerusakan otak dan saraf.

Pendarahan intraserebral adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan segera. Pendarahan intraserebral tidak seperti stroke iskemik (yang terjadi ketika pembuluh darah otak Anda tersumbat oleh gumpalan), tetapi pendarahan intraserebral memiliki dampak yang lebih serius.

Pengobatan tergantung pada jumlah darah dan tingkat cedera otak yang terjadi. Karena penyebab paling umum dari pendarahan intraserebral terkait dengan tekanan darah tinggi, menurunkan tekanan darah Anda dan mengendalikannya adalah kunci dari pencegahan pendarahan intraserebral. Kadang-kadang operasi diperlukan untuk mengurangi tekanan dari penumpukan darah dan untuk memperbaiki pembuluh darah yang rusak.

Perawatan jangka panjang tergantung pada lokasi perdarahan dan jumlah kerusakan. Perawatan mungkin termasuk terapi fisik, wicara, dan okupasi. Banyak orang memiliki tingkat kecacatan permanen.

Apa penyebab terjadinya pendarahan intraserebral?

Tekanan darah tinggi adalah penyebab utama. Pada orang yang lebih muda, penyebab umum lainnya adalah terbentuknya pembuluh darah di otak secara tidak normal. Penyebab lainnya termasuk:

  • cedera kepala atau trauma
  • aneurisma otak yang pecah (titik lemah pada pembuluh darah yang pecah)
  • malformasi arteriovenosa (pembuluh darah yang rusak di otak Anda yang mengganggu aliran darah normal)
  • penggunaan pengencer darah seperti warfarin
  • tumor
  • penggunaan kokain atau metamfetamin (yang dapat menyebabkan hipertensi berat dan menyebabkan perdarahan)
  • gangguan perdarahan (misalnya, hemofilia atau anemia sel sabit)

Siapa pun dapat menderita ICH, tetapi risiko Anda meningkat seiring bertambahnya usia. Menurut Mayfield Clinic, pria berisiko sedikit lebih tinggi mengalami perdarahan intraserebral daripada wanita. 

Gejala pendarahan intraserebral

Gejala Pendarahan intraserebral meliputi:

  • kelemahan tiba-tiba, kesemutan, atau kelumpuhan di wajah, lengan, atau kaki Anda, terutama jika hanya terjadi pada satu sisi tubuh Anda
  • sakit kepala parah yang terjadi secara tiba-tiba
  • kesulitan menelan
  • masalah dengan penglihatan di satu atau kedua mata
  • kehilangan keseimbangan dan koordinasi, pusing
  • kesulitan dengan keterampilan bahasa (membaca, menulis, berbicara, memahami)
  • mual, muntah
  • apatis, mengantuk, lesu, kehilangan kesadaran
  • kebingungan, delirium

Pendarahan intraserebral adalah kondisi medis yang serius. Jika Anda atau seseorang di dekat Anda mengalami gejala-gejala ini, segera hubungi pusat layanan bantuan kesehatan atau segera pergi ke IGD terdekat.

Bagaimana saya bisa mencegah pendarahan intraserebral?

Anda dapat mengurangi resiko terjadinya Pendarahan intraserebral dengan cara:

  • tidak merokok
  • mengobati penyakit jantung jika Anda memilikinya
  • menjaga tekanan darah dalam rentang normal
  • menjaga gula darah tetap terkendali jika Anda menderita diabetes
  • mempertahankan gaya hidup sehat

Bagaimana mendiagnosis pendarahan intraserebral?

Jika Anda memiliki beberapa gejala Pendarahan intraserebral, dokter akan melakukan pemeriksaan neurologis. Tes pencitraan menentukan apakah Anda mengalami stroke iskemik (penyumbatan) atau stroke hemoragik (pendarahan).

Pengujian diagnostik untuk menegakan diagnosa Pendarahan intraserebral dapat mencakup CT scan dan Pemindaian MRI. Kedua pemeriksaan tersebut dapat membantu dokter untuk melihat gambaran otak Anda lebih jelas untuk mengidentifikasi penyebab perdarahan dengan lebih baik.

Angiogram menggunakan teknologi sinar-X untuk mengambil gambar aliran darah di dalam arteri, dan dapat mengungkap adanya kelainan pada pembuluh darah itu sendiri, seperti aneurisma atau malformasi arteri-vena.

Tes darah dapat mengidentifikasi gangguan sistem kekebalan tubuh, peradangan, dan masalah pembekuan darah yang dapat menyebabkan pendarahan di otak Anda.

Pengobatan pendarahan intraserebral

Pendarahan intraserebral adalah kondisi serius yang membutuhkan penanganan segera. Penanganan dalam tiga jam pertama dari timbulnya gejala, memiliki angka keselamatan yang lebih baik. Jika Anda menemukan tanda dan gejala Pendarahan intraserebral, segera pergi ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

  • Pembedahan dapat meringankan tekanan pada otak Anda dan memperbaiki arteri yang robek. 
  • Obat-obatan tertentu dapat membantu mengelola gejala, seperti obat penghilang rasa sakit untuk meringankan sakit kepala parah. 
  • Obat-obatan mungkin diperlukan untuk mengendalikan tekanan darah. 
  • Jika Anda berisiko kejang, Anda mungkin perlu minum obat antiepilepsi.

Perawatan jangka panjang akan dibutuhkan untuk mengatasi gejala yang disebabkan oleh kerusakan otak Anda. Tergantung pada gejala Anda, perawatan mungkin meliputi terapi fisik dan terapi wicara untuk membantu mengembalikan fungsi otot atau meningkatkan komunikasi. Terapi okupasi dapat membantu Anda mendapatkan kembali keterampilan dan kemampuan Anda dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit