Arteri Karotid - Penyebab, Gejala, dan Obat

Update terakhir: Aug 14, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.323.679 orang

Apa Itu arteri karotid?

Arteri-arteri koroner seperti arteri yang memasok darah ke jantung, arteri-arteri karotid juga dapat mengembangkan artherosclerosis yaitu penumpukan dari lemak dan endapan kolesterol yang disebut plaque pada bagian dalam dari pembuluh-pembuluh. Plaque menyempitkan arteri, akan mengurangi aliran darah ke otak dan dapat menimbulkan stroke. Stroke dapat terjadi apabila:

  • Arteri menjadi sangat sempit
  • Potongan dari plaque terlepas menjadi arteri-arteri yang lebih kecil
  • Adanya pembentukan gumpalan darah yang menghalangi arteri menyempit

Stroke terjadi ketika sel-sel otak (neuron) kekurangan oksigen dan glukosa yang diangkut oleh darah. Oksigen dan glukosa sangat penting bagi neuron-neuron untuk kelangsungan hidup. Jika terjadi kekurangan aliran darah yang berlangsung lebih dari 3 sampai 6 jam, kerusakan permanen biasanya akan muncul.

Dalam tubuh, terdapat dua arteri karotid (pada setiap sisi leher) yang memasok darah ke otak. Kita dapat merasakannya dengan merasakan nadi denyut pada leher bagian bawah. Arteri karotid memasok otak bagian depan yang besar, yang berperan dalam kepribadian dan kemampuan kita untuk berpikir, berbicara dan bergerak.

Penyebab penyakit arteri karotid

  • Genetik
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Diabetes
  • Umur (lebih besar terjadi pada laki-laki daripada wanita pada umur dibawah 75 tahun, namun lebih tinggi pada wanita-wanita setelah umut 75 tahun)
  • Perokok
  • Memiliki kadar LDL tinggi

Gejala penyakit arteri karotid

Transient ischemic attack (TIA) adalah salah satu tanda penting dari stroke dan dapat menjadi penyebab stroke utama. Gejala TIA diantaranya adalah:

  • Hilang kontrol (gangguan koordinasi, kebingungan)
  • Penglihatan kabur
  • Sulit menelan
  • Slurring of speech, kesulitan berbicara atau mengerti apa yang dikatakan orang lain
  • Terjadi kelemahan pada lengan, tungkai atau wajah

TIA mungkin berlangsung beberapa menit atau beberapa jam. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala ini, segera mendapat bantuan darurat. Perawatan segera dapat menyelamatkan jiwa dan meningkatkan kesempatan untuk sembuh sepenuhnya.

Pencegahan penyakit arteri karotid

  • Pencegahan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:Kontrol tekanan darah tinggi
  • Periksa gula darah secara rutin
  • Periksa LDL dan HDL
  • Makan makanan yang berlemak jenuh rendah dan rendah kolesterol
  • Hentikan merokok
  • Olahraga
  • Pertahankan berat badan ideal

Pengobatan penyakit arteri karotid

Penyakit arteri karotid tidak mempunyai gejala-gejala. Diagnosis dapat dilakukan dengan mendengarkan arteri-arteri pada leher dengan stetoskop. Tes-tes diagnostik yang dapat dilakukan meliputi:

Carotid angiography

Jika dicurigai arteri carotid maka akan dilakukan arteriogram. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memasukan kateter ke dalam pembuluh darah di lengan atau tungkai, ke arteri karotid dengan bantuan mesin X-ray khusus. Zat pewarna kontras disuntikan melalui kateter sehingga gambar-gambar dari arteri karotid diambil.

Carotid duplex ultrasound

Dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk melihat pembuluh darah dalam leher dan untuk menentukan kehadiran penyempitan pada arteri-arteri karotid. Pemeriksaan ini direkomendasikan pada siapa saja dengan penyakit jantung dan yang berumur lebih dari 60 tahun.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Istock 943974286

CT scan

Dilakukan jika stroke telah terjadi. Tes ini akan mengetahui seberapa jauh kerusakan otak.

Carotid stenting

Dilakukan kateterisasi, tusukan kecil dibuat di selangkangan . Kateter yang didesain khusus diarahkan ke area penyempitan pada arteri karotid. Di tempat tersebut, ujung balon kecil pada kateter dipompa untuk melebarkan arteri. Kemudiann stent akan ditempatkan di arteri. 

Carotid endarterectomy

Pasien dibawah pembiusan total. Sayatan akan dibuat di leher, kemudian arteri karotid dibuka untuk mengeluarkan plaque. Setelah itu arteri dijahit kembali agar darah dapat mengalir ke otak.

Pengobatan yang dapat diberikan untuk mengatasi penyakit arteri karotid yaitu untuk mengurangi risiko stroke dan komplikasi penyakit jantung lainnya. Pengobatan yang dapat diberikan adalah:

  • Aspirin untuk pengobatan stroke
  • Warfarin (harus berdasarkan resep dokter)

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit