Penyebab dan Cara Mengatasi Rasa Kantuk Berlebihan

Ketika anda sering diserang rasa kantuk pada saat beraktivitas di siang atau pagi hari, mungkin hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di bawah ini:
Dipublish tanggal: Sep 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 2 menit

Mengantuk merupakan perasaan yang semua orang rasakan dan hal ini adalah hal yang wajar karena ketika anda mengantuk, itu artinya tubuh anda butuh istirahat dan tidur adalah solusinya. 

Namun, kasusnya berbeda jika mengantuk dirasakan terus-menerus karena hal ini dapat mengganggu aktivitas anda sehari-hari. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Ketika kita sedang melakukan aktivitas apa saja, rasa kantuk dapat menyerang. Gejala dari perasaan kantuk adalah:

  • Sulit berkonsentrasi
  • Tidak dapat mengendalikan emosi

Penyebab rasa kantuk

Ketika anda sering diserang rasa kantuk pada saat beraktivitas di siang atau pagi hari, mungkin hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di bawah ini:

1. Kurang tidur

Jam tidur normal pada umumnya adalah 8 jam per hari. Kekurangan atau kelebihan waktu tidur dapat menyebabkan munculnya rasa kantuk yang tak tertahankan. Jika anda tidur kurang atau lebih dari 8 jam, maka hal ini bisa menyebabkan hal-hal berikut:

  • Mudah mengantuk
  • Sulit mengendalikan emosi
  • Lambat merespon
  • Stres dan depresi

Stres dan depresi akan membuat seseorang sulit tidur nyenyak pada malam hari dan akibatnya, rasa kantuk akan menyerang pada pagi ataupun siang hari. Jika anda merasakan stres dan depresi karena faktor tertentu, maka hal ini akan berakibat pada masalah berikut:

2. Dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan dehidrasi. Jika anda kurang minum maka tubuh akan merasa cepat lelah dan mudah terserang rasa kantuk. Pentingnya air putih untuk tubuh berfungsi menjaga sistem yang ada dalam tubuh.

3. Makanan tidak sehat dan kafein

Ketika anda mengonsumsi makanan yang tidak sehat, hal ini bisa menyebabkan rasa kantuk mudah menyerang. Selain mengonsumsi makanan tidak sehat, mengonsumsi terlalu banyak kafein dan alkohol terlalu banyak juga dapat menyebabkan anda mudah merasakan kantuk. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Untuk mengatasi hal ini, disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi serta mengurangi konsumsi kafein dan alkohol.

4. Jarang bergerak

Terlalu lama berdiam diri di depan komputer atau menonton tv terlalu lama dapat menyebabkan tubuh mudah merasa lelah dan akhirnya mudah mengantuk. Rutin berolahraga atau berolahraga ringan di sela-sela kesibukan adalah solusi terbaik untuk mengatasi rasa kantuk yang selalu datang. 

Dengan melakukan hal ini, anda dapat memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh.

5. Penggunaan obat-obatan

Anda akan mudah merasakan kantuk ketika anda mengonsumsi obat berikut:

  • Menderita penyakit tertentu

Rasa kantuk akan mudah menyerang anda kapanpun karena anda menderita penyakit-penyakit seperti:

Cara mengatasi rasa kantuk

Berikut adalah cara mengatasi rasa kantuk yang efektif:

  • Memiliki waktu tidur yang cukup setiap harinya
  • Tidur tidak lebih dan tidak kurang dari 8 jam perhari
  • Tidur siang 30-60 menit untuk menghilangkan rasa kantuk
  • Berjalan sekitar 10 menit jika anda mengantuk saat sedang bekerja
  • Mengistirahatkan mata selama beberapa menit dari layar komputer 
  • Mengonsumsi makanan rendah gula seperti:
  • Kacang
  • Buah-buahan
  • Yoghurt
  • Menyalakan lampu untuk mengusir rasa kantuk ketika sedang bekerja di ruangan redup
  • Mengajak rekan kerja untuk berbincang-bincang 
  • Meningkatkan kadar oksigen dalam darah dengan cara menarik nafas dalam-dalam
  • Mengonsumsi air putih lebih banyak 

Rasa kantuk yang disebabkan karena kondisi sleep apnea dapat dilakukan tindakan medis dengan berkonsultasi pada dokter terlebih dulu. Untuk mendiagnosis penanganannya, dokter akan melakukan hal berikut:

  • Bertanya tentang pola tidur setiap harinya
  • Menanyakan obat-obatan yang sedang dikonsumsi
  • Melakukan pemeriksaan darah lengkap
  • Melakukan teas urine atau ct scan pada kepala anda
  • Melakukan eeg atau electroencephalogram

Setelah mendapatkan diagnosa, dokter akan memberikan penanganan tergantung dari kondisi yang menyebabkan munculnya rasa kantuk secara terus menerus.


9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
How to stay awake at work: Staying productive when you didn’t get enough sleep. (2018). (https://www.cigna.com/individuals-families/health-wellness/how-to-stay-awake-at-work)
Four afternoon snacks to keep you awake. (n.d.). (https://www.sleep.org/articles/snacks-that-keep-you-awake/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app