Cataflam​: Manfaat, Efek Samping dan, Dosis

Update terakhir: Mar 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.253.294 orang

Obat cataflam adalah obat yang digunakan untuk mengurangi rasa nyeri seperti pada sakit gigi, nyeri otot, dan nyeri haid. Obat ini merupakan golongan anti inflamasi non steroid (NSAID) yang memiliki mekanisme kerja dalam mengurangi peradangan dan pembengkakan. Efek analgesik yang didapat dari obat ini adalah bagian dari kandungan potasium diclofenac.

Kandungan potassium diclofenac yang ada di dalam cataflam seperti pada obat golongan NSAID lainnya. Obat ini memiliki ikatan dalam menghambat efek prostaglandin di dalam tubuh untuk menimbulkan reaksi peradangan, nyeri, dan rasa demam.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Indikasi penggunaan Cataflam

Obat cataflam dapat diberikan pada indikasi seperti:

  • Sakit gigi
    Sakit gigi yang mengganggu akibat adanya gigi berlubang atau kelainan saraf gigi serta paska perawatan gigi dapat diberikan cataflam untuk mengurangi rasa nyeri
  • Pembengkakan gusi
    Pemberian cataflam dapat bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan gusi akibat gingivitis (radang gusi)
  • Nyeri otot
    Nyeri otot akibat kelelahan bekerja atau aktivitas yang berlebihan sehingga menimbulakn kontraksi otot yang berlebihan
  • Nyeri pada Osteoarthritis
    Osteoarthritis adalah pengapuran pada sendi yang menimbulkan rasa kaku dan nyeri pada persendian. Celah sinovial yang menyempit menimbulkan dua tulang bergesekan sehingga menimbulkan nyeri saat bergerak. Osteoarthritis banyak terjadi pada orang berusia 55 tahun hingga 70 tahun, baik pria atau wanita. Gejala yang dialami adalah rasa nyeri dan kaku di pagi hari pada persendian serta adanya bunyi gesekan saat persendian digerakkan
  • Nyeri menstruasi
    Nyeri haid sangat mengganggu aktivitas wanita. Nyeri yang menandakan menstruasi berjalan dan adanya perubahan kadar hormon. Nyeri dirasakan setiap bulan di sekitar perut bawah yang disertai kram otot perut
  • Nyeri gout
    Gout atau penyakit asam urat disebabkan oleh peningkatan uric acid yang berlebihan sehingga terjadi penumpukkan. Uric acid ditemukan di makanan daging merah. Konsumsi yang terlalu banyak mengakibatkan penumpukan sehingga terasa gejala nyeri pada telapak kaki atau jempol kaki yang semakin parah di malam hari

Kontraindikasi Cataflam

  • Cataflam dinilai sangat berpengaruh pada resiko organ sistem pencernaan seperti lambung dan usus halus. Catafalm yang termasuk golongan NSAID tidak boleh diberikan pada orang dengan resiko gastritis, ulserasi, dan pendarahan lambung karena obat ini akan semakin meningkatkan resiko gangguan sistem pencernaan
  • Cataflam juga memiliki resiko tinggi terhadap orang dengan kelainan kardiovaskuler seperti riwayat infariko miokard, stroke, dan gangguan trombolitik lain Penggunaan cataflam juga tidak boleh diberikan pada orang yang telah melakukan terapi CABG (Coronary Artery Bypass Grafting)
  • Cataflam tidak boleh diberikan pada penderita gagal jantung kongestid dan penyakit kelainan pembuluh darah
  • Penggunaan cataflam tidak boleh diberikan bersamaan dengan obat NSAID lainnya seperi ibuprofen dan aspirin karena dapat meningkatkan resiko ulserasi usus dan lambung
  • Obat cataflam tidak boleh diberikan pada ibu hamil  trimester pertama dan ketiga
  • Obat cataflam tidak boleh diberikan pada ibu menyusui
  • Dilarang megonsumsi obat selama berkendara karena dapat beresiko menyebabkan kantuk

Efek samping Cataflam

Berikut merupakan efek samping yang timbul selama penggunaan cataflam:

  • Reaksi alergi terhadap cataflam seprti bengkak, kulit kemerahan, dan sesak napas
  • Pembengkakan di kaki
  • Gangguan lambung (nyeri ulu hati, pendarahaan lambung)
  • Gangguan pencernaan (diare, mual muntah)
  • Gangguan fungsi hati (badan menjadi kuning, nafsu makan menurun, urin gelap)
  • Tanda anemia (kulit pucat, tinja menjdi gelap, kehilangan konsentrasi)

Dosis dan cara pemakaian obat Cataflam

Obat cataflam tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 25 mg dan 50 mg. Pada masalah nyeri otot dan nyeri haid, obat cataflam diberikan sebanyak 50 mg dan dikonsumsi 3 kali sehari.

Pada kasus sakit gigi atau setelah melakukan perawatan gigi dokter memberikan dosis 100 mg (2 tablet) dan dosis 50 mg guna mencegah pembengkakan gusi. Pada kasus osteoarthritis, gout, dan nyeri tulang dan sendi  lainnya diberikan dosis 50 mg sampai 75 mg dan dikonsumsi selama 2 kali sehari.

Obat sebaiknya diminum setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung dan resiko ulseratif.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp