Captopril: Obat Untuk Mengobati Hipertensi

Update terakhir: Mar 1, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 616.342 orang

Obat captopril merupakan salahs atu obat penurun tekanan darah yang sering digunakan pada beberapa penderita hipertensi. Obat ini banyak diresepkan oleh dokter karena sangat cocok untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi baru. 

Harga untuk obat captopril dinilai murah dan terjangkau bagi beberapa orang. Selain itu juga terdapat efek samping yang mungkin menjadi perhatian selama pengobatan hipertensi dengan captopril.

Obat captopril merupakan salah satu jenis antihipertensi yang menghambat Angiotensin Converting Enzyme atau ACEI. Angiotensin sendiri terdiri dari angiotensin I dan angiotensin II. Angiotensin I merupakan peptida dimana ACE dapat mengubah angiotensin I menjadi hormon angiotensin II. 

Hormon tersebut mengakibatkan kontraksi otot di sekitar pembuluh darah yang menimbulkan penyempitan sehingga terjadi keterbatasan aliran darah yang menimbulkan peningkatan tekanan darah.

Kerja obat captopril yang sebagai penghambat Angiotensin Converting Enzyme ini menurunkan reaksi pada kadar plasma angiotensin I untuk menjadi angiotensin II dan aldosterone. 

Obat captopril juga bermanfaat pada organ jantung untuk memperbaiki sirkulasi aliran darah dengan menurunkan ketegangan jantung sebelum dan sesudah memompa darah (preload dan afterload) sehingga mencegah gagal jantung pada usia tua.

Beberapa kegunaan obat Captorpil antara lain:

  1. Hipertensi
    Hipertensi telah menjadi satu penyakit yang sering ditemukan terutama pada laki-laki. Peningkatan tekanan darah menimbulkan gejala seperti sakit kepala, mual, detak jantung tidak teratur, lelah, hingga nyeri dada. Hipertensi dikatakan meningkat dengan nilai sistolik diatas 130 dan diastolik di atas 90.
  2. Serangan Jantung
    Serangan jantung disebabkan oleh kelainan organ jantung sebagai sirkulasi utama pada peredaran darah di dalam tubuh. Serangan jantung dapat muncul tiba-tiba dan dapat juga timbul gejala awal seperti nyeri dada, sakit kepala, jantung berdebar, dan rasa cepat lelah yang timbul saat beraktivitas.
  3. Gagal jantung Kongestif
    Obat captopril dapat menjadi penolong utama pada kasus gagal jantung kongestif dimana terjadi gangguan pompa darah jantung menuju jaringan tubuh. Gejala ini melibatkan kondisi yang berbeda yakin adanya gangguan sesak napas pada gagal jantung kiri atau penumpukan cairan serta pembesaran daerah perut akibat jantung kanan
  4. Stroke
    Obat Captropil juga dapat diberikan pada orang yang terkena penyakti stroke akibat pendarahan. Kerja obat ini adalah dengan menurunkan tekanan darah dan memperlebar pembuluh darah sehingga menurunkan pendarahan otak yang menimbulkan stroke. 

Efek samping dan kontraindikasi obat Captropril

Obat Captopril yang dikonsumsi terutama pada penderita hipertensi dan gangguan jantung juga dapat menimbulkan beberapa efek samping yang ringan hingga berat. Efek samping yang dapat timbul antara lain:

  1. Batuk kering (salah satu efek samping yang sering muncul)
  2. Mual
  3. Diare
  4. Sakit kepala
  5. Rasa lelah
  6. Mata rasa pada jari-jari

Obat captopril dapat menimbulkan peningkatan kadar kalium di dalam tubuh yang beresiko menimbulkan efek samping berupa:

  1. Denyut nadi tidak teratur
  2. Sesak napas ringan
  3. Rasa berat di kaki
  4. Kebingungan

Kontraindikasi dan interaksi obat Captropril

Selain efek samping, kontraindikasi pada penggunaan obat captropril juga perlu diperhatikan. Beberapa kontranindikasi penting yaitu:

  1. Obat captopril serta obat jenis penghambat Angiotensin Converting Enzyme tidak boleh diberikan pada ibu hamil.
  2. Obat captopril dapat memungkinkan untuk masuk ke dalam ASI sehingga tidak dianjurkan pada ibu yang sedang dalam masa menyusui.
  3. Obat captropril yang dikonsumsi bersamaan dengan obat penahan nyeri atau NSAID dapat menurunkan reaksi obat captopril dan beresiko merusak ginjal.
  4. Obat Captopril yang diberikan bersamaan dengan obat diabetes dapat menimbulkan hipoglikemia kronis.

Dosis dan cara minum obat Captopril

Obat captopril  tersedia dalam sediaan tablet.Dosis yang diberikan pada obat captopril untuk pasien hipertensi dan gangguan jantung yaitu sebanyak 6 hingga 12,5 miligram. Dosis maksimal yang dapat diberikan perhari yaitu 25 miligram. 

Pemberian obat dengan dosis diatas 25 miligram seperti sediaan tablet 50 miligram ditujukan pada penderita penyakit ginjal hipertensi.

Obat captopril sebaiknya diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan. Kombinasi obat captopril dengan obat lain seperti hidrochlorothiazide bermanfaat sebagai pengontrol.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit