Pengobatan

10 Hal Tentang Obat Cataflam yang Penting Diketahui

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Agu 4, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 4 menit
10 Hal Tentang Obat Cataflam yang Penting Diketahui

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Cataflam adalah merek dagang obat yang mengandung bahan aktif berupa kalium diklofenak. Termasuk golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).
  • Hampir semua keluhan nyeri yang bersifat akut dapat diatasi dengan obat Cataflam, seperti sakit gigi, nyeri tulang, nyeri otot, sakit kepala, hingga nyeri haid.
  • Cataflam tersedia dalam bentuk sediaan tablet salut gula, bentuk bubuk cepat larut yang dapat dijadikan larutan, serta bentuk larutan untuk obat tetes/drop. 
  • Pemberian obat Cataflam umumnya per 6 atau 8 jam sekali, tergantung keparahan nyeri dan peradangan yang dialami. 
  • Waspadai efek samping Cataflam meliputi sakit kepala, pusing, vertigo, mual, muntah, diare, nyeri lambung, hingga ruam kulit. 
  • Beli obat Cataflam di sini. Selain Cataflam, Anda juga dapat menggunakan obat anti nyeri lainnya sesuai dosis dan aturan penggunaan.

Cataflam adalah obat pereda nyeri dan peradangan yang cukup populer, biasanya sering digunakan sebagai obat sakit gigi. Nama Cataflam adalah sebuah merek dagang dengan kandungan bahan aktifnya berupa kalium diklofenak yang masuk dalam golongan obat AINS (anti inflamasi non steroid) yang cukup ampuh meredakan nyeri dengan cepat.

Tidak hanya sakit gigi, hampir semua keluhan nyeri atau rasa sakit yang bersifat akut dapat diatasi dengan obat Cataflam, seperti nyeri tulang, nyeri otot, nyeri haid, sakit kepala, dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, simak informasi penting tentang obat Cataflam di bawah ini sebelum mengonsumsinya.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Fakta tentang obat Cataflam

1. Cataflam memiliki beberapa manfaat

Cataflam digunakan sebagai obat untuk meredakan nyeri dan peradangan ringan hingga sedang. Selain itu, obat yang satu ini juga dapat membantu mengatasi:

  • Demam pada gejala reumathoid arthritis (rematik)
  • Osteoarthritis (pengapuran sendi)
  • Akylosing spondylitis baik yang akut maupun kronis

Obat ini juga digunakan sebagai pereda nyeri pada penderita dismenore (nyeri haid) primer jika rasa sakit yang muncul tidak tertahankan dan ingin diredakan segera.

Baca Juga: Obat Cataflam untuk Sakit Gigi yang Membandel

2. Merupakan NSAID jenis asam asetat

Obat NSAID (steroid anti inflamation drugs) atau OAINS (obat anti inflamasi non steroid) merupakan jenis obat yang dapat mengatasi nyeri serta peradangan. Umumnya, nyeri dan peradangan ini ditandai dengan kulit kemerahan dan peningkatan suhu pada area tubuh yang sakit.

NSAID/OAINS sendiri dikelompokkan dalam berbagai jenis berdasarkan senyawa pembentuknya. Ada jenis salisilat, turunan asam propionat, asam enolat, asam antranilat, sulfonanilid, penghambat selektif COX-2 dan turunan asam asetat. 

Nah, Cataflam digolongkan dalam jenis turunan asam asetat. Namun, waspadai sifat asam obat ini terutama bagi Anda yang memiliki masalah lambung, seperti peningkatan asam lambung, tukak lambung, dan sebagainya.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

3. Nama generik Cataflam

Kalium diklofenak merupakan nama generik dari Cataflam dan beberapa jenis obat merek lainnya. Kalium diklofenak merupakan bentuk garam kalium dari diklofenak.

Selain bentuk garam kalium, diklofenak juga tersedia dalam sediaan natrium diklofenak. Jenis garam kalium memiliki keunggulan cara kerja yang lebih cepat dibanding jenis garam natrium (natrium diklofenak). Itulah mengapa, Cataflam dapat diandalkan untuk meredakan nyeri akut yang tak tertahankan.

Cataflam tersedia dalam bentuk sediaan tablet salut gula, bentuk bubuk cepat larut yang dapat dijadikan larutan, serta bentuk larutan untuk obat tetes/drop. Bentuk drop umumnya diresepkan untuk remaja dan anak-anak umur di atas 6 tahun.

Dalam bentuk tablet salut gula, memiliki dua kekuatan dosis, yaitu Cataflam 25 mg dan Cataflam 50 mg per tablet. Sementara dalam bentuk serbuk cepat larut kekuatannya 50 mg per kemasan. Dalam bentuk drop, kekuatan Cataflam 15 mg per mililiter.

4. Cara minum obat Cataflam yang benar

Cataflam merupakan jenis obat keras, bisa dilihat dari simbol lingkaran merah dengan huruf K yang tertera di kemasan obat ini. Oleh karena itulah, penggunaan Cataflam tidak boleh sembarangan melainkan harus berdasarkan resep dokter. Mengonsumsi sembarangan apalagi dengan dosis tinggi berisiko menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan.

Pemberian obat Cataflam umumnya per 6 atau 8 jam sekali tergantung keparahan nyeri dan peradangan yang dialami. Dosis tinggi umumnya diberikan pada pemberian awal di kasus nyeri akut yang tak tertahankan dan selanjutnya diikuti dengan dosis normal.

Iklan dari HonestDocs
Beli Paket Prenatal (Panel Awal Kehamilan) via HonestDocs!

Cek ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil dan dapatkan treatment yang tepat secepatnya. Diskon 30% jika beli via HonestDocs sekarang!

Paket prenatal %28panel awal kehamilan%29 di path lab %28home services%29

Di luar dosis yang diresepkan dokter, berikut anjuran aman mengonsumsi Cataflam:

  • Dalam bentuk tablet salut gula, konsumsi tablet ini dengan menelannya utuh. Jangan mengunyah atau menghancurkannya karena akan menurunkan efektivitas penyerapan obat di pencernaan.
  • Usahakan mengonsumsi obat pada jam yang sama setiap harinya.
  • Konsumsi Cataflam dalam kondisi perut terisi, baik sesaat setelah makan atau bersamaan dengan makanan.

5. Anak-anak sebaiknya tidak menggunakan Cataflam

Pemberian obat Cataflam pada anak-anak umur di bawah 6 tahun tidak dianjurkan. Pasalnya, efektivitas dan kemungkinan efek sampingnya pada anak belum diketahui.

Pada anak umur di atas 6 tahun hingga remaja, pemberian obat ini sebaiknya menggunakan dosis kecil dengan waktu penggunaan obat yang singkat. Hati-hati, risiko efek samping obat bisa lebih tinggi pada anak-anak.

6. Kenali efek samping Cataflam

Efek samping obat dapat muncul dan berbeda-beda keparahannya pada masing-masing pengguna obat, begitu juga dengan obat Cataflam. Beberapa efek samping Cataflam yang dapat terjadi di antaranya:

  • Sakit kepala, pusing, dan vertigo
  • Mual, muntah, diare, dan dispepsia
  • Anoreksia, nyeri lambung, dan perut kembung
  • Peningkatan enzim transaminase
  • Ruam kulit

Pada beberapa kasus, obat Cataflam juga dapat menyebabkan efek samping berat namun sangat jarang terjadi. Antara lain:

7. Waspada interaksi Cataflam dengan obat lain

Untuk Anda yang sedang dalam masa perawatan dan menggunakan obat-obatan atau herbal tertentu, sebaiknya konslutasikan dengan dokter sebelum mengkombinasikannya dengan obat Cataflam.

Hal ini karena ada beberapa obat yang diketahui dapat berinteraksi dengan Cataflam diantaranya yaitu:

  • Lithium (anti depresan)
  • Digoxin (obat jantung)
  • Diuretik (pil kencing) dan antihipertensi
  • Siklosporin (penekan sistem imun)
  • Tacrolimus (penekan sistem imun)
  • Phenytoin (obat kejang)
  • Warfarin (pengencer darah)
  • Antibiotik jenis kuinolon

8. Hati-hati jika Anda punya alergi

Sebelum mengonsumsi obat ini, pastikan Anda tidak memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap obat-obatan jenis AINS. Contohnya aspirin atau ibuprofen.

Jika dalam penggunaan obat ini muncul reaksi alergi seperti ruam kulit, bengkak di wajah dan kesulitan bernapas, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter Anda.

9. Reaksi alkohol dan Cataflam

Untuk orang yang rutin mengonsumsi alkohol, risiko efek samping Cataflam berupa pendarahan saluran cerna akan meningkat dan mungkin membahayakan. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi alkohol selama diterapi menggunakan obat ini.

Efek berbahaya dari mengonsumsi alkohol dan Cataflam bersamaan mungkin tidak langsung terlihat. Namun, waspadai penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan risiko keracunan hati dan muncul gangguan fungs ginjal.

10. Hindari minum Cataflam saat hamil dan menyusui

Konsumsi obat-obatan selama kehamilan harus hati-hati karena efek samping obat tertentu mungkin berdampak langsung pada janin. Ternyata, obat Cataflam juga termasuk obat yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan menyusui.

Baca Juga: Obat Sakit Gigi untuk Ibu Hamil, Efektif dan Aman

Pengujian bahan aktif obat ini pada hewan percobaan memperlihatkan adanya efek berbahaya pada janin. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter Anda sebelum minum obat Cataflam. Mintalah alternatif obat lain yang lebih aman untuk ibu hamil.

11 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Moore, Nicholas. (2007). Diclofenac Potassium 12.5mg Tablets for Mild to Moderate Pain and Fever. Clinical Drug Investigation. 27. 163-195. 10.2165/00044011-200727030-00002.. ResearchGate. (https://www.researchgate.net/publication/277496938_Diclofenac_Potassium_125mg_Tablets_for_Mild_to_Moderate_Pain_and_Fever)
Diclofenac potassium. Arthritis Foundation. (https://arthritis.org/drug-guide/nsaids/diclofenac-potassium)
Diclofenac potassium - C14H10Cl2KNO2. U.S. National Library of Medicine National Center for Biotechnology Information. (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Diclofenac-potassium)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app