Loperamide Selama Kehamilan: Haruskah Anda Mengonsumsinya Dan Apa Pengaruhnya?

Dipublish tanggal: Sep 3, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Apa itu Loperamide (Imodium) dan bagaimana cara kerjanya?

Loperamide termasuk dalam kelompok obat yang dikenal sebagai antidiare. Obat ini tersedia dengan nama merek yang berbeda seperti Imodium, Imodium Advanced, Diamode, Diocalm Ultra, bantuan Diar, Diasorb, Imotil, Vaprino, Entrocalm Loperamide, dan lainnya. 

Ini adalah obat untuk mengobati serangan diare. Bisa juga diresepkan untuk mengobati IBS dan untuk meregulasi aktivitas usus diikuti dengan operasi usus.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Loperamide bekerja dengan mengurangi aktivitas usus Anda, dimana menurunkan kecepatan makanan dimana makanan akan bertahan lebih lama dan melewati usus. 

Ini memungkinkan usus kecil menyerap lebih banyak air dan nutrisi, dan mengeluarkan tinja yang lebih padat.

Apa penyebab Diare?

Diare adalah kondisi tinja yang encer dan berair atau keinginan yang sering untuk buang air besar dan dapat menjadi akut atau kronis.

Diare akut berlangsung selama beberapa hari dan berkembang karena infeksi bakteri atau virus. Ini juga bisa diakibatkan keracunan makanan, di mana kondisinya disebut diare bagi wisatawan (terpapar oleh bakteri dan parasit saat berlibur). 

Diare kronis berlangsung sekitar empat minggu dan terjadi karena gangguan usus seperti penyakit Crohn atau penyakit seliak.

Obat-obatan antidiare seperti loperamide dapat membantu mengurangi frekuensi tinja. Pasien diharuskan minum obat selama beberapa hari.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Apakah aman mengambil Loperamide selama Kehamilan?

Tidak, Anda tidak dapat menggunakan loperamide selama kehamilan kecuali dokter meresepkannya berdasarkan keparahan diare dan tahap kehamilan. 

Dan, obat ini hanya boleh digunakan jika manfaat potensial lebih besar daripada risikonya.

Kapan Loperamide diresepkan untuk wanita hamil?

Dokter Anda mungkin menyarankan Anda minum obat dalam kasus:

  • Diare alergi akut atau kronis
  • Masalah pencernaan
  • Gangguan saluran pencernaan
  • Infeksius diare
  • Metabolisme yang terganggu

Tergolong dalam kategori apakah Loperamide pada Kehamilan?

Loperamide termasuk dalam kategori C kehamilan menurut US FDA. Obat-obatan biasanya diklasifikasikan menjadi A, B, C, D, dan E berdasarkan kriteria keamanannya selama kehamilan. 

Obat-obatan kelas C menunjukkan efek buruk pada janin hewan. Namun tidak ada studi yang memadai dan terkontrol pada manusia. 

Kemungkinan efek samping Loperamide pada Kehamilan

Ketika mengambil Imodium / loperamide, Anda mungkin memiliki efek samping tertentu, yang sering kali akan mereda karena tubuh Anda menyesuaikan diri dengan obat. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Namun, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum mengonsumsi obat in.

Berikut adalah efek samping yang dapat ditimbulkan dari penggunaan obat loperamide: 

Bagaimana jika Anda sudah mengonsumsi Loperamide sebelum Kehamilan?

Jika Anda minum obat ini dan tahu bahwa Anda hamil nanti saja, Anda harus segera memberi tahu penyedia layanan kesehatan Anda. 

Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memutuskan apakah Anda masih memerlukan obat atau tidak, dan dalam dosis apa.

Dapatkah Loperamide menyebabkan masalah kelahiran pada Bayi Anda?

Para peneliti memiliki pendapat berbeda tentang keamanan loperamide pada trimester pertama dan efeknya pada cacat lahir bayi.

Sebagian besar tubuh dan organ dalam bayi terbentuk pada 12 minggu pertama kehamilan. Dan, inilah saat beberapa obat dapat menyebabkan cacat bawaan.

Satu studi menemukan bahwa wanita yang menggunakan loperamide melahirkan bayi tanpa cacat lahir. Studi lain menemukan ibu melahirkan bayi dengan cacat lahir. 

Juga tidak ada penegasan ilmiah yang kuat bahwa perempuan yang menggunakan loperamide cenderung mengalami persalinan prematur, keguguran, atau bayi berat lahir rendah. 

Penelitian yang dilakukan pada aspek-aspek ini terbatas dan karenanya tidak konklusif.

Perhatian saat mengonsumsi Loperamide / Imodium

Bahkan jika tidak ada bukti nyata untuk membuktikan efek samping obat selama kehamilan, Anda harus berhati-hati agar selalu aman:

  • Jangan mengonsumsi lebih dari jumlah loperamide yang ditentukan.
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda minum obat lain dan periksa kesesuaiannya dengan obat ini.
  • Jika Anda memiliki pertanyaan tentang pengobatan, bicarakan dengan dokter Anda.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Prospective, controlled, multicentre study of loperamide in pregnancy. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10758415)
Loperamide (Imodium): medicine to treat diarrhoea. NHS (National Health Service). (https://www.nhs.uk/medicines/loperamide/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app