GRACIA BELINDA
Ditulis oleh
GRACIA BELINDA
DR.VINA SETIAWAN
Ditinjau oleh
DR.VINA SETIAWAN

Keto Flu: Efek Samping Diet Keto

Dipublish tanggal: Feb 10, 2020 Update terakhir: Mei 28, 2021 Tinjau pada Feb 18, 2020 Waktu baca: 2 menit
Keto Flu: Efek Samping Diet Keto

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Diet keto adalah metode diet penurunan berat badan yang berfokus pada pengurangan asupan karbohidrat dan peningkatan asupan lemak
  • Saat menjalani diet keto, tubuh harus menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan sehingga terkadang menimbulkan gejala efek samping
  • Efek samping diet keto atau sering disebut juga keto flu dapat berupa mual, muntah, pusing, sakit perut, diare, hingga sulit tidur di awal diet
  • Diet keto sebaiknya tidak dilakukan oleh anak anak, remaja, ibu hamil, dan para penderita penyakit berat seperti penyakit ginjal, hati, dan diabetes
  • Klik untuk membeli obat diet atau produk makanan dan minuman sehat ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Diet keto adalah metode diet atau program penurunan berat badan yang berfokus pada pengurangan asupan karbohidrat dan peningkatan asupan lemak. Namun, penurunan asupan karbohidrat yang terlalu berlebihan juga dapat mempengaruhi kesehatan, termasuk sumber energi dalam menjalankan fungsi tubuh.

Tak hanya itu, diet keto juga dapat menyebabkan efek samping berupa gejala yang terjadi akibat perubahan pola makan dan umumnya terjadi di awal menjalani diet. Gejala yang timbul juga menyerupai gejala flu sehingga dikenal dengan istilah keto flu atau flu karbohidrat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Apa itu keto flu?

Keto flu dapat terjadi karena tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan metabolisme, di mana asupan karbohidrat yang berkurang menyebabkan tubuh harus membakar keton sebagai sumber energi. Keton sendiri adalah produk hasil pemecahan lemak yang menjadi sumber bahan bakar utama selama keto diet.

Namun, jika pelaku diet berhasil melewati seminggu awal, maka itu berarti tubuh sudah mampu beradaptasi dengan membakar keton sebagai energi pengganti, sehingga dapat mengurangi efek samping yang timbul.

Baca juga: Mengenal Diet Keto: Manfaat dan Tips Sukses Dietnya

Pada dasarnya, cadangan lemak yang tersimpan biasanya baru akan digunakan sebagai sumber bahan bakar ketika asupan glukosa tidak tersedia. Proses penggunaan atau pembakaran lemak menjadi energi disebut juga ketosis, yang juga biasa digunakan ketika lapar atau puasa.

Dalam diet keto sendiri, asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh biasanya berada di bawah 50 gram dalam sehari. Hal ini tentu dapat mengagetkan tubuh sehingga menyebabkan gejala penurunan fungsi tubuh dan terjadinya keto flu.

Efek samping diet keto (keto flu)

Efek samping diet keto atau yang disebut keto flu mungkin dapat terjadi saat mulai menjalani diet keto, antara lain:

Iklan dari HonestDocs
Beli PARATUSIN 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Paratusin tablet 3

Menjalani diet keto untuk menurunkan berat badan dapat menimbulkan efek samping seperti di atas dan umumnya terjadi pada sekitar seminggu awal diet atau bisa lebih. Namun efek samping diet keto (keto flu) akan mulai berkurang secara bertahap jika tubuh sudah terbiasa mengubah keton menjadi energi dalam pola makan yang dijalani.

Baca juga: Cara Mengatasi Keto Flu Saat Diet Keto

Beberapa gejala cukup parah juga terjadi bagi mereka yang tidak mampu menjalani diet keto, di antaranya demam, muntah, keringat berlebih, dan diare berkepanjangan yang dapat menimbulkan komplikasi termasuk dehidrasi. Jika hal tersebut terjadi, segera periksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter.

Siapa saja yang tidak boleh menjalani diet keto?

Diet keto adalah salah satu metode penurunan berat badan yang sudah banyak dijalani oleh sebagian orang demi mendapatkan berat badan ideal. Namun beberapa orang mungkin tidak cocok dan pernah mengalami gejala keto flu. 

Anak anak, ibu hamil, dan remaja adalah kelompok yang tidak diperbolehkan menjalani diet keto. Hal ini dikarenakan mereka sangat membutuhkan kandungan nutrisi dan gizi seimbang pada masa pertumbuhan.

Selain itu, mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti menderita penyakit ginjal, penyakit hati, gangguan pankreas, penderita diabetes, atau mereka yang hipersensitif terhadap kandungan makanan tertentu juga tidak disarankan menjalani diet keto. 

Untuk mengatasi keto flu, pelaku diet keto disarankan juga untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, mencukupi kebutuhan tidur, meningkatkan makanan berserat, mengurangi aktivitas fisik yang berlebihan, serta meningkatkan asupan lemak sehingga dapat dijadikan sumber energi tubuh.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Healthline. The Keto Flu: Symptoms and How to Get Rid of It. (https://www.healthline.com/nutrition/keto-flu-symptoms#bottom-line). 3 April 2018
Medicalnewstoday. Why does the keto diet cause flu-like symptoms? (https://www.medicalnewstoday.com/articles/326276.php#symptoms). 6 September 2019
Everydayhealth. Why the Keto Flu Happens and How to Manage the Symptoms. (https://www.everydayhealth.com/ketogenic-diet/all-about-keto-flu-dangers-management-tips-more/). 24 Oktober 2018

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app