Kenali Gejala Kanker Paru-paru Stadium Awal

Gejala kanker paru-paru stadium awal agak sulit untuk dikenali karena kebanyakan gejala yang muncul dari penyakit ini tidak memiliki ciri tertentu dan hampir mirip dengan penyakit lain, seperti tuberkulosis (TBC), efusi pleura, pneumonia, bronkitis, dan abses paru. Kanker paru-paru stadium awal biasa memunculkan gejala sebagai berikut:
Dipublish tanggal: Sep 10, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 31, 2020 Waktu baca: 4 menit
Kenali Gejala Kanker Paru-paru Stadium Awal

Tidak dapat dipungkiri bahwa kanker paru-paru merupakan penyakit kanker yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Banyak hal yang menyebabkan penyakit mematikan ini menyerang masyarakat. 

Selain itu, gejala dari penyakit kanker paru-paru juga seringkali terlambat disadari oleh penderita yang membuat kanker tidak dapat dicegah hingga memasuki stadium lanjut. Oleh sebab itu, mengetahui gejala-gejala dari kanker paru-paru menjadi sangat penting agar Anda dapat menangani kanker ini sejak dini. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

Pada tahun 2015, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kanker paru-paru menempati peringkat pertama sebagai penyebab kematian akibat kanker di dunia, dengan jumlah 1,7 juta kematian. 

Kanker paru-paru menjadi penyebab kematian karena gejalanya yang sulit untuk dikenali sehingga pencegahan maupun pengobatan tidak dapat dilakukan sedini mungkin. Inilah sebabnya banyak kasus kanker paru-paru hanya terdeteksi ketika sudah memasuki stadium lanjut dan sulit untuk ditangani. 

Gejala kanker paru stadium awal 

Gejala kanker paru-paru stadium awal agak sulit untuk dikenali karena kebanyakan gejala yang muncul dari penyakit ini tidak memiliki ciri tertentu dan hampir mirip dengan penyakit lain, seperti tuberkulosis (TBC), efusi pleura, pneumonia, bronkitis, dan abses paru. Kanker paru-paru stadium awal biasa memunculkan gejala sebagai berikut: 

1. Batuk yang terus berlanjut 

Batuk yang terjadi biasanya disebabkan oleh kondisi yang ringan, seperti flu atau iritasi slauran pernapasan. Namun, batuk yang dialami bisa menjadi tanda dari penyakit serius apabila tidak kunjung reda dalam waktu lebih dari dua minggu. 

Salah satu penyakit serius yang ditandai dengan batuk berkelanjutan adalah kanker paru-paru. Oleh karena itu, segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami hal tersebut sehingga dapat menjalani pemeriksaan yang lengkap termasuk permeriksaan fisik dan tambahan, seperti Rongten dada. 

2. Batuk berdarah 

Tidak hanya batuk yang terjadi terus-menerus, batuk yang disertai dengan keluarnya darah atau dahak yang bercampur dengan darah juga menjadi salah satu tanda dari kanker paru-paru. Jika menglami hal ini, segera melakukan pemeriksaan yang lanjut agar dapat memastikan kondisi Anda. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk dan Flu via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 9

3. Mengalami sesak napas 

Kanker paru-paru stadium juga bisa ditandai dengan rasa terengah-engah saat Anda melakukan aktivitas ringan. Adanya sel kanker yang menghalangi saluran pernapasan atau cairan yang menumpuk disekitar paru-paru dapat menekan paru-paru sehingga Anda akan mengalami sesak napas. 

Gejala sesak napas yang muncul tidak hanya menjadi tanda dari kanker paru-paru, tetapi juga bisa menjadi gejala dari penyakit gagal jantung

4. Rasa nyeri di dada 

Rasa nyeri yang muncul dibagian dada, bahu, atau punggung juga dapat menandakan bahwa seseorang mengalami kanker paru-paru. Umumnya, rasa nyeri yang muncul bersifat tajam, tumpul, terjadi berulang kail, atau bahkan hilang timbul. 

Selain kanker paru-paru, rasa nyeri di bagian dada juga bisa menjadi tanda penyakit jantung. Namun, rasa nyeri yang disebabkan oleh kanker paru-paru akan terasa semakin berat saat menarik napas dengan dalam, batuk, atau tertawa. 

5. Suara menjadi serak 

Saat mengalami radang di saluran pernapasan, maka suara Anda akan berubah menjadi serak. Akan tetapi, jika suara Anda berubah menjadi serak secara tiba-tiba dan berlangsung selama lebih dari dua minggu, maka Anda perlu berhati-hati dengan kondisi tersebut. 

Pasalnya, perubahan yang terjadi bisa menjadi tanda dari adanya kanker paru-paru. Suara berubah menjadi serak akibat pita suara Anda diatur oleh sel kanker yang memengaruhi saraf. 

Iklan dari HonestDocs
Beli PARATUSIN 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Paratusin tablet 3

6. Mengi 

Pada orang dewasa, suara mengi yang terjadi saat menarik atau mengeluarkan napas menjadi salah satu tanda dari kondisi kesehatan tertentu, seperti alergi atau asma

Namun, mengi juga bisa menjadi tanda dari kanker paru-paru, sehingga sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Anda. 

7. Penurunan berat badan 

Penurunan berat badan merupakan hal yang biasa dialami oleh penderita kanker, termasuk kanker paru-paru. Turunnya berat badan disebabkan oleh sel kanker yang menggunakan semua energi dan nutrisi dalam tubuh. 

Oleh sebab itu, jangan menganggap remeh penurunan berat badan, terlebih jika hal tersebut terjadi saat pola makan atau gaya hidup Anda tidak di ubah. 

Gejala lain yang juga menandakan adanya kanker paru-paru meliputi demam, mudah lelah, kesulitan untuk makan dan menelan, kehilangan nafsu akan, jari membengkak, dan timbul benjolan yang asing pada tubuh Anda. 

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengenali gejala kanker paru-paru sejak awal sehingga pengobatan dapat dilakukan dengan maksimal. 

Faktor risiko penyakit kanker paru 

Terdapat banyak faktor risiko yang dapat menjadi penyebab seseorang mengalami kanker par-paru. Beberapa faktor risiko yang perlu Anda waspadai ialah:

  • Perokok (aktif dan pasif): terlalu sering terkena asap rokok dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kanker paru-paru. Oleh sebab itu, hindarilah roko dan perokok itu sendiri. 
  • Paparan gas radon: gas alami yang tercipta akibat pemecahan zat uranium di tanah, air dan batuan ini merupakan salah satu faktor yang dapat menjadi penyebab dari kanker paru-paru. 
  • Paparan asbes: aktivitas yang memiliki kontak langsung dengan asbes, seperti di tambang atau pabrik, sangat rentan membuat seseorang mengalami kanker paru-paru. 
  • Polusi udara: berada di tempat dengan polusi udara yang tinggi dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. 
  • Faktor keturunan: kanker paru-paru juga bisa disebabkan oleh faktor genetik, dimana penyakit tersebut berhubungan dengan lingkungan dalam keluarga, seperti merokok dan paparan polusi di lingkungan tempat tinggal. 

Beberapa faktor risiko penyakit kanker paru-paru di atas sangat penting untuk diwaspadai sehingga Anda terhindar dari kanker paru-paru. Jalanilah gaya hidup sehat dengan berhenti merokok agar dapat memperpanjang harapan hidup di kemudian hari. 

Lakukan pemeriksaan secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda, sehingga jika terdapat tanda dari penyakit lain atau kanker paru-paru, dapat dicegah sedini mungkin. 

Bagi perokok, dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan dini meskipun belum terdapat tanda dari penyakit ini, karena merokok merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. 

4 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Lung Cancer Signs & Symptoms - Common Symptoms of Lung Cancer. American Cancer Society. (https://www.cancer.org/cancer/lung-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-symptoms.html)
Early Stage Lung Cancer Overview. Verywell Health. (https://www.verywellhealth.com/what-is-early-stage-lung-cancer-2249025)
Lung cancer: Early signs and symptoms. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/327371)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app