Kesehatan Fisik

14 Tanda dan Gejala Adanya Kanker Pada Tubuh

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mei 19, 2019 Waktu baca: 5 menit
14 Tanda dan Gejala Adanya Kanker Pada Tubuh

Pada artikel ini, akan dibahas tentang beberapa tanda-tanda dan gejala kanker. Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala berikut, jangan menganggap bahwa anda benar-benar terkena kanker, karena yang akan dipaparkan nanti merupakan gejala dan tanda seseorang terduga kanker, sehingga penting sekali untuk diwaspadai dengan cara memeriksakannya ke dokter sedini mungkin untuk mendapatkan kepastian.

Para ahli kesehatan dan dokter setuju bahwa apabila seseorang mengalami salah satu dari gejala dan tanda kanker berikut, maka ia harus segera memeriksakannya. Karena bagaimanapun tumor dan kanker akan lebih baik ditangani ketika stadiumnya masih rendah, untuk keberhasilan terapi. Dalam istilah kata "lebih cepat lebih baik".

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Tanda dan gejala kanker yang paling umum

Walaupun gejala kanker yang muncul pada seseorang akan sesuai dengan jenis kanker yang dialaminya. Namun, secara umum berikut tanda dan gejala kanker pada pria dan wanita:

1. Adanya benjolan atau pembengkakan yang tidak biasa pada tubuh

Setiap pria harus tanggap, bahwa setiap benjolan yang tidak biasa pada testis memerlukan pemeriksaan segera. Dan setiap wanita juga harus tanggap, bahwa mereka harus periksa ke dokter ketika terdapat benjolan pada payudara yang tidak biasa.

Selain itu, benjolan persisten atau bengkak di bagian lain dari tubuh juga harus ditanggapi dengan serius. contohnya benjolan dan pembengkakan di leher, ketiak, perut, pangkal paha atau daerah dada. Jika benjolan tersebut berlangsung selama tiga minggu atau lebih, maka penting sekali untuk memeriksakannya. Benjolan biasanya bersifat padat, keras, muncul semakin lama semakin besar dalam jangka waktu yang lama dan tidak nyeri.

2. Tahi lalat yang berubah bentuk, warna, dan ukurannya

Tahi lalat yang tenang-tenang saja, dalam artian tidak bertambah besar atau berubah warna dalam waktu yang cepat (minggu-bulan) maka tidak masalah. Akan tetapi jika tahi lalat yang tadinya tenang-tenang saja, atau tahi lalat yang baru tumbuh menjadi sangat cepat melebar, atau berubah bentuk dan warnanya maka harus diwaspadai dengan cara memeriksakannya ke dokter kulit atau dermatologis, jangan-jangan itu merupakan tanda atau gejala kanker kluit.

3. Sariawan (ulkus) pada mulut atau lidah lebih dari 3 minggu

Mungkin banyak yang mengalami sariawan pada mulut atau lidah, dan biasanya itu adalah sesuatu yang tidak mengkhawatirkan atau berbahaya. Secara normal lapisan mulut akan memperbaharui dirinya setiap dua minggu atau lebih, oleh karena itu sariawan biasa tidak akan lebih lama dari waktu tersebut. Akan tetapi jika sariawan tidak kunjung sembuh dalam kurun waktu lebih dari tiga minggu, maka periksakanlah ke dokter gigi dan mulut jangan-jangan itu merupakan gejala kanker lidah atau mulut.

4. Batuk atau suara parau (serak) lebih dari 3 minggu

Batuk dan suara parau merupakan gejala yang sering menyertai pilek atau flu. Batuk dan suara serak biasanya akan mereda setelah seminggu atau lebih dan biasanya bukan sesuatu yang serius. Akan tetapi jika batuk dan suara serak bertahan selama lebih dari tiga minggu, dan jika mengalami batuk berdarah, atau jika batuk malah semakin memburuk, Anda harus periksa ke dokter. Hal ini sangat penting, apalagi jika Anda merokok atau pernah merokok karena Anda lebih mungkin untuk menderita penyakit paru-paru dan tenggorokan termasuk kanker paru-paru.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

5. Susah menelan atau gangguan pencernaan yang berlangsung lama

Beberapa penyakit atau kondisi medis dapat membuat seseorang sulit menelan. Akan tetapi jika Anda mengalami kesulitan menelan dan masalah pencernaan seperti sakit perut, mules atau mencret yang tidak hilang setelah beberapa minggu, maka harus diperiksa.

6. Masalah buang air kecil dalam waktu lama

Pada pria, seiring dengan bertambahnya usia sering kali mereka mengalami masalah buang air kecil. Diantaranya mungkin merasa ingin buang air kecil yang mendesak tidak dapat ditahan atau lebih sering, atau kencing yang terhambat bahkan tidak keluar sama sekali, atau mengalami rasa sakit ketika kencing.

Gejala-gejala ini biasanya disebabkan oleh kondisi medis umum akibat membesarnya kelenjar prostat. Namun bisa juga disebabkan oleh kondisi yang jarang namun berbahaya, yakni kanker prostat. Oleh karena itu jika Anda mengalami salah satu gejala tersebut, dianjurkan untuk periksa ke dokter.

7. Kencing berdarah atau darah dalam urin

Jika Anda menjumpai darah dalam urin atau air seni, maka harus selalu melaporkannya kepada dokter. Biasanya itu tidak disebabkan oleh kanker dan dapat ditangani dengan cepat dan mudah. Namun harus tetap waspada.

8. Buang air besar (BAB) berdarah segar

Penyebab Buang air besar berdarah yang paling sering adalah ambeien atau wasir (hemorrhoid). Akan tetapi buang air besar berdarah bisa jadi merupakan gejala kanker usus atau kondisi yang lebih serius, sehingga sangat penting untuk mendapatkan pemeriksaan.

Sebagian besar kasus kanker usus dialami oleh orang yang berusia tua, dengan lebih dari sembilan dari sepuluh kasus terjadi pada usia di atas 50 tahun. Jika Anda lebih muda dari itu, BAB berdarah kemungkinan disebabkan oleh kondisi medis lainnya .

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Batuk Ibu dan Anak via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Obat batuk ibu anak pei pa koa 75 ml 1

9. Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas atau berkeringat malam berlebihan

Penurunan kecil berat badan dari waktu ke waktu dinilai cukup normal. Akan tetapi jika Anda merasa kehilangan berat badan tanpa adanya diet atau dengan pola makan yang biasa-biasa saja, maka hal ini harus diwaspadai, bisa jadi itu disebabkan oleh infeksi kronis atau bisa juga merupakan gajala kanker.

Berkeringat di malam hari yang berlebihan dapat disebabkan oleh infeksi dan obat-obatan tertentu baik pada pria maupun wanita. Keringat malam juga sering dialami oleh perempuan sekitar waktu menopause. Tapi berkeringat di malam hari yang berat juga dapat disebabkan oleh jenis kanker tertentu, jadi sebaiknya diperiksakan saja.

10. Rasa sakit atau nyeri yang tidak kunjung sembuh setelah beberapa minggu

Sakit adalah salah satu cara tubuh untuk mengatakan kepada kita bahwa ada sesuatu yang salah. Seiring dengan bertambahnya usia , banyak dari kita memiliki rasa sakit atau nyeri. Secara umum, jika Anda mengalami sakit terus menerus yang tidak dapat dijelaskan, atau sakit yang tidak dapat dijelaskan yang datang dan pergi selama lebih dari empat minggu, maka harus diperiksakan, jangan-jangan itu merupakan gejala kanker atau keganasan.

11. Sesak napas

Sesak napas tidak selalu merupakan gejala kanker. Akan tetapi jika Anda mengalami sesak napas lebih berat atau lebih sering dari biasanya, hati-hati dikhawatirkan itu merupakan gejala kanker paru-paru.

12. Batuk berdarah

Setiap batuk berdarah, tidak peduli berapa banyak atau apa warnanya, langsung saja periksakan ke dokter. Mungkin tidak perlu khawatir, tetapi itu bisa menjadi tanda kanker paru-paru .

13. Perubahan pada payudara

Benjolan bukan satu-satunya perubahan pada payudara yang harus dilaporkan kepada dokter. Lebih dari itu, setiap perubahan berupa ukuran, bentuk, perubahan tekstur kulit, warna kemerahan, perubahan pada puting atau nyeri pada salah satu payudara, juga harus diwaspadai dan dilaporkan.

14. Perdarahan dari vagina setelah menopause atau perdarahan di luar siklus menstruasi

Pendarahan di luar siklus menstruasi atau sering juga dikenal dengan istilah 'nge-flek', adalah efek samping yang paling sering dari kontrasepsi hormonal, seperti pil atau suntik KB. 

Akan tetapi,perdarahan dari vagina di luar siklus menstruasi, setelah berhubungan seks atau setelah menopause harus diwaspadai jangan-jangan merupakan gejala dari kanker serviks (mulut rahim).

Beberapa tanda dan gejala kanker di atas tetap harus diwaspadai. Hal ini bisa jadi karena adanya suatu keganasan atau kanker atau mungkin sebatas tumor jinak.

7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
American Cancer Society. Signs and Symptoms of Non-Hodgkin Lymphoma. Updated August 1, 2018. (https://www.cancer.org/cancer/non-hodgkin-lymphoma/detection-diagnosis-staging/signs-symptoms.html)
American Cancer Society. Signs and Symptoms of Acute Myeloid Leukemia (AML). Updated August 21, 2018. (https://www.cancer.org/cancer/acute-myeloid-leukemia/detection-diagnosis-staging/signs-symptoms.html)
Zombori L, Kovacs G, Csoka M, Derfalvi B. Rheumatic symptoms in childhood leukaemia and lymphoma-a ten-year retrospective study. Pediatr Rheumatol Online J. 2013;11:20. doi:10.1186/1546-0096-11-20 (https://doi.org/10.1186/1546-0096-11-20)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app