Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Clobazam: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Update terakhir: NOV 11, 2019 Tinjau pada NOV 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.854.648 orang

PERHATIAN: Kami tidak melayani pengiriman obat Clobazam. Informasi di bawah ini hanya merupakan ikhtisar mengenai obat Clobazam.

Kecemasan adalah keadaan ketegangan, ketakutan, atau kegelisahan yang tidak menyenangkan. Rasa takut yang tampaknya muncul dari sumber yang kadang tidak dikenal. Gangguan yang melibatkan kecemasan adalah gangguan mental yang paling umum.

Gejala fisik dari kecemasan yang parah mirip dengan rasa takut (seperti takikardia, berkeringat, gemetar, dan palpitasi) dan melibatkan aktivasi simpatik. Lalu, gejala kecemasan yang parah, kronis, dan melemahkan pasiennya dapat diobati dengan obat anti ansietas (kadang-kadang disebut anxiolytic atau obat penenang minor) dan / atau beberapa bentuk perilaku atau psikoterapi.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Karena banyak obat anti ansietas juga menyebabkan efek penenang, obat yang sama sering berfungsi secara klinis sebagai agen anxiolytic dan hipnosis (menginduksi tidur).

Selain itu, beberapa obat juga memiliki aktivitas antikonvulsan seperti clobazam. Informasi di bawah ini merupakan info mengenai efek samping, indikasi, kontraindikasi, interaksi obat dan dosis clobazam. Clobazam juga salah satu obat yang harus membutuhkan resep dokter, oleh karena itu, alangkah lebih baiknya berhati-hati dan konsultasi dokter dalam penggunaan obat-obat.

Mengenai Clobazam

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Tablet

Kandungan:

Antikonvulsan

Manfaat Clobazam

Clobazam merupakan obat golongan benzodiazepine yang berguna dalam pengobatan gangguan cemas, epilepsi dan kejang-kejang.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Clobazam merupakan salah satu golongan benzodiazepine yang dapat menyebabkan ketergantungan sehingga pasien dengan riwayat ketergantungan obat atau alkohol dikontraindikasikan dalam penggunaan clobazam. 

Pasien yang didiagnosa myasthenia gravis, sindrom sleep-apnea, gangguan hepatik yang parah dan gangguan pernapasan yang parah dilarang menggunakan obat ini. Ibu hamil dan menyusui juga tidak diperbolehkan menggunakan obat ini.

Dosis Clobazam

Clobazam tersedia dalam bentuk tablet 10 mg dan konsumsi obat clobazam dapat dibarengi dengan atau tanpa makanan. Penggunaan clobazam juga harus disertai konseling berupa cegah penggunaan obat dalam jangka waktu lama, dan obat dapat menganggu kemampuan menyetir atau mengoperasikan mesin.

Dibawah ini merupakan dosis clobazam dalam pengobatan tambahan epilepsi dan gangguan kecemasan yang parah.

  • Sebagai tambahan pengobatan epilepsy
    • Dewasa: Awalnya, 20-30 mg sehari, dapat ditingkatkan bila perlu. Maksimal 60 mg setiap hari.
    • Anak > 6 thn : Awalnya, 5 mg setiap hari. Perawatan: 0,3-1 mg / kg setiap hari. Maksimal 60 mg setiap hari.
    • Lansia : Mulai dengan dosis rendah (yaitu 5 mg setiap hari), naikkan bertahap disertai pemantauan ketat.
  • Gangguan Kecemasan yang parah
    • Dewasa: Awalnya, 20-30 mg setiap hari dalam dosis terbagi atau sebagai dosis tunggal pada malam hari selama 2-4 minggu; hingga 60 mg setiap hari untuk pasien rawat inap.
    • Lansia: Mulai dengan dosis rendah, naikkan secara bertahap ke dosis biasa 10-20 mg setiap hari.
  • Pasien dengan gangguan hepar ringan - sedang: Lakukan inisiasi pemberian obat clobazam dengan dosis rendah (yaitu 5 mg setiap hari), naikkan bertahap dan dengan pemantauan ketat. 

Efek Samping Clobazam?

Reaksi efek samping yang sering muncul yaitu gejala withdrawal (seperti kejang, status epilepticus, psikosis, halusinasi, tremor,cemas), efek sedasi, anterograde amnesia, munculnya ide bunuh diri, kelemahan otot

Efek samping lain yaitu aggression, hiperaktivitas psikomotor, insomnia, , ataxia, dysarthria, drowsiness dan rasa pusing. Efek samping pada saluran pencernaan juga dilaporkan setelah penggunaan clobazam seperti muntah, konstipasi, diare, peningkatan atau penurunan nafsu makan. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Gangguan penglihatan seperti mata buram atau penglihatan ganda, batuk, infeksi saluran atas, pneumonia, bronkitis,infeksi saluran kemih, kulit kemerahan, urtikaria, angioedema, bengkak pada wajah dan bibir, Pyrexia, kelelahan merupakan efek samping lain dari clobazam. Bentuk efek samping yang paling parah tapi jarang yaitu Stevens-Johnson syndrome, toxic epidermal necrolysis.

Interaksi Clobazam

Hindari penggunaan clobazam disertai obat fluconazole, fluvoxamine, ticlopidine, omeprazole cimetidine, eritromisin karena dapat meningkatkan efek clobazam. Obat yang meningkatkan efek depresi sistem saraf pusat juga harus dihindari seperti antipsikotik, sedative/hypnotik,, antidepresan, anaesthetics, muscle relaxants, analgesik, nitrous oxide, dan obat antikonvulsants atau anxiolytic lainnya. Interaksi obat yang berpotensi fatal yaitu dapat menyebabkan sedasi mendalam, depresi pernafasan, dan koma dengan obat analgesik opioid.

Interaksi Clobazam dengan makanan

Makanan atau minuman yang mengandung alkohol juga meningkatkan depresi sistem saraf pusat 

Bahaya Overdosis penggunaan Clobazam

Gejala overdosis yang dapat muncul yaitu:

  • Mengantuk
  • Lesu
  • Kebingungan
  • Hipotensi
  • Hipotonia
  • Ataxia
  • Depresi pernapasan
  • Koma

Penatalaksanaan berupa terapi suportif dengan kontrol dini jalan nafas dan resusitasi cairan intravena. Induksi muntah dalam waktu 1 jam jika pasien sadar atau menggunakan bilas lambung jika pasien tidak sadar. Jika mengosongkan perut tidak bermanfaat, arang aktif dapat diberikan untuk mengurangi penyerapan. Pantau fungsi kardiovaskular dan respirasi, tanda-tanda vital, dan kesadaran. Obati hipotensi dengan pengisian pengganti plasma. Flumazenil dapat diberikan sebagai obat penawar kecuali pada pasien dengan epilepsi.


Referensi

BPOM RI (2018). Cek BPOM. Clobazam.

Epilepsy Foundation (2018). Clobazam.

Ibrahim, et al. (2015). Clobazam: An Effective Add-On Therapy In Refractory Status Epilepticus. Epilepsia, 56(6), pp. e83-e89.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini
clobazam clobazam obat apa obat clobazam clobazam adalah harga obat clobazam 10 mg