Bunyi Bibasilar Crackles - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 30, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 727.003 orang

Pernahkah Anda bertanya-tanya apa yang dokter Anda dengarkan ketika dokter meletakkan stetoskop di punggung Anda dan menyuruh Anda bernapas? Dokter biasanya mendengarkan bunyi paru-paru abnormal seperti bibasilar crackles, atau rales. Bunyi suara ini menunjukkan sesuatu yang serius sedang terjadi di paru-paru Anda.

Bibasilar crackles adalah bunyi bergelembung atau berderak yang berasal dari pangkal paru-paru. Bunyi tersebut mungkin muncul ketika paru-paru sedang mengembang atau mengempis. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Bibasilar crackles biasanya berlangsung singkat, dan dapat digambarkan sebagai bunyi yang terdengar basah atau kering. Kelebihan cairan di saluran udara dapat menyebabkan munculnya bunyi suara tersebut.

Penyebab, Tanda dan Gejala Munculnya Bunyi Bibasilar Crackles

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan kelebihan cairan di paru-paru dan dapat menyebabkan munculnya bunyi bibasilar crackles.

Pneumonia

Pneumonia merupakan suatu infeksi di paru-paru. Pneumonia dapat terjadi di satu atau kedua paru-paru. Infeksi pneumonia dapat menyebabkan kantung udara di paru-paru menjadi berisi dan meradang. 

Infeksi ini dapat menyebabkan seseorang batuk, sulit bernapas, dan kram. Pneumonia bisa bersifat ringan atau mengancam jiwa.

Bronkitis

Bronkitis terjadi saat ada peradangan pada saluran bronkial. Saluran bronkial berfungsi untuk membawa udara ke paru-paru. Gejala-gejalanya mungkin termasuk bibasilar crackles, batuk parah yang mengeluarkan lendir, dan mengi. Merokok adalah penyebab utama terjadinya bronkitis kronis.

Edema paru

Edema paru dapat menyebabkan bunyi berderak di paru-paru Anda. Orang dengan gagal jantung kongestif (CHF) sering mengalami edema paru. CHF terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah secara efektif. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Ini menghasilkan cadangan darah, yang meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan cairan berkumpul di kantung udara di paru-paru.

Beberapa penyebab non-jantung dari edema paru adalah:

  • cedera paru-paru
  • infeksi virus
  • inhalasi limbah asap
  • hampir tenggelam

Penyakit paru interstitial

Interstitium adalah jaringan dan ruang yang mengelilingi kantung udara paru-paru. Setiap penyakit paru-paru yang berdampak pada daerah ini dikenal sebagai penyakit paru interstitial. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh:

  • Paparan di lingkup pekerjaan atau lingkungan, seperti asbes, asap rokok, atau debu batu bara
  • Kemoterapi
  • Radiasi
  • Beberapa kondisi medis
  • Obat antibiotik tertentu

Penyakit paru interstitial biasanya dapat menyebabkan bibasilar crackles.

Penyebab lainnya

Meskipun tidak umum terjadi, bibasilar crackles juga dapat muncul jika Anda memiliki penyakit paru obstruktif kronis (COPD) atau asma.

Tanda dan Gejala Bibasilar Crackles

Tergantung pada penyebabnya, bibasilar crackles dapat muncul dengan gejala lain. Gejala-gejala tersebut dapat meliputi:

  • Sesak nafas
  • Kelelahan
  • Nyeri dada
  • Lemas
  • Batuk
  • Demam
  • Mengi
  • Pembengkakan tungkai

Cara Mencegah Munculnya Bunyi Bibasilar Crackles

Ikuti tips di bawah ini untuk meningkatkan kesehatan paru-paru dan membantu mencegah munculnya bunyi bibasilar crackles:

  • Jangan merokok.
  • Batasi paparan Anda terhadap racun lingkungan dan pekerjaan.
  • Jika Anda harus bekerja di lingkungan beracun, tutupi mulut dan hidung Anda dengan masker.
  • Cegah infeksi dengan mencuci tangan sesering mungkin.
  • Hindari keramaian selama musim dingin dan flu.
  • Dapatkan vaksin pneumonia.
  • Dapatkan vaksin flu.
  • Berolahraga secara teratur.

Cara Mengatasi Munculnya Bunyi Bibasilar Crackles

Diagnosa

Dokter akan menggunakan stetoskop untuk mendengarkan Anda bernapas dan mendengarkan bunyi bibasilar crackles. Bunyi crackles mirip dengan bunyi saat Anda menggosok rambut di antara jari-jari, dekat telinga Anda. Pada kasus yang parah, bunyi crackles dapat didengar tanpa menggunakan stetoskop.

Jika Anda menderita bibasilar crackles, dokter akan bertanya mengenai riwayat medis Anda dan mungkin melakukan tes diagnostik untuk mencari penyebab dari bibasilar crackles tersebut. Tes-tes ini dapat mencakup:

  • rontgen dada atau CT scan dada untuk melihat kondisi paru-paru
  • tes darah untuk memeriksa adanya infeksi
  • tes dahak untuk membantu menemukan penyebab infeksi
  • oksimetri nadi untuk mengukur tingkat oksigen dalam darah
  • elektrokardiogram atau ekokardiogram untuk memeriksa masalah di jantung

Pengobatan

Mengatasi crackles dapat dilakukan dengan cara mengobati penyebab yang mendasarinya. Dokter biasanya mengobati pneumonia bakteri dan bronkitis dengan obat antibiotik. Saat mengalami infeksi paru-paru, Anda harus banyak istirahat, tetap terhidrasi dengan baik, dan hindari hal-hal yang dapat mengiritasi paru-paru.

Jika crackles disebabkan oleh kondisi paru-paru kronis, Anda harus melakukan perubahan gaya hidup untuk membantu mengendalikan gejala Anda. Berhentilah merokok. Anda juga harus berusaha menghindari hal-hal yang dapat mengiritasi paru-paru seperti debu dan jamur.

Pengobatan lain untuk penyakit paru-paru kronis mungkin termasuk:

  • steroid inhalasi untuk mengurangi peradangan saluran nafas
  • bronkodilator untuk membantu membuka saluran pernapasan
  • terapi oksigen untuk membantu Anda bernafas lebih baik
  • rehabilitasi paru untuk membantu Anda tetap aktif

Pembedahan juga dapat menjadi pilihan bagi orang-orang dengan penyakit paru-paru lanjut yang tidak dapat dikendalikan oleh obat-obatan atau pengobatan lainnya. Pembedahan dapat digunakan untuk menghilangkan infeksi atau penumpukan cairan. Transplantasi paru-paru merupakan pilihan terakhir bagi sebagian orang.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit