Benjolan Di Ketiak - Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Update terakhir: Jul 6, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.112.357 orang

Benjolan dapat tiba-tiba saja muncul pada area tubuh kita terutama di daerahgt;ketiak. Banyak yang mengkhawatirkan keadaan ini karena beberapa orang mengkaitkan ini sebagai kondisi penyakit yang berat. Sebenarnya tidak semua benjolan di ketiak adalah berbahaya sebelum dianalisa dengan pemeriksaan oleh dokter.

Daerah ketiak memiliki banyak kelenjar getah bening yang bisa saja membengkak dan menimbulkan benjolan. Beberapa kasus benjolan mengindikasikan beberapa gangguan kesehatan yang butuh penangnan medis.

Status kondisi medis memang perlu diperhatikan dengan melakukan pemeriksaan karena bisa jadi timbulnya benjolan disebabkan oleh suatu penyakit serius. Seperti misalnya pada benjolan yang timbul akibat infeksi maka akan timbul gejala seperti benjolan yang terasa nyeri disertai demam.

Kasus yang lebih serius butuh penanganan lebih karena benjolan bisa saja makin membesar dan menganggu kesehatan. Contohnya pada Leukemia dan kanker payudara.  Di bawah ini beberapa penyakit yang dapat menyebabkan timbulnya benjolan di ketiak:

  • Lipoma
    Lipoma merupakan munculnya benjolan berupa jaringan lemak diantara lapisan kulit. Kondisi ini tidak berbahaya dan bukan sebagai pemicu adanya kanker pada ketiak. Lipoma tidak terasa nyeri dan terkesan lunak saat ditekan.

  • Kista
    Penumpukan cairan pada kelenjar getah bening dapat menyebabkan munculnya kista. Kista memiliki bentuk lunak dan menonjol. Kista berisi cairan atau udara yang tidak menimbulkan gejala nyeri.

    Benjolan berupa kista sering terjadi pada wanita yang berkaitan dengan kista payudara. Kista yang berisi cairan pus dapat memicu pembengkakan dan terasa nyeri.
  • Fibroadenoma
    Fibroadenoma merupakan tumor jinak yang sering muncul pada wanita muda berupa benjolan padat tanpa nyeri tekan dengan ukuran sekitar 1 hingga 3 sentimeter. Ini disebabkan oleh gangguan hormon pada masa subur atau disebabkan oleh penggunaan pil KB setelah melahirkan.

  • Limfoma
    Limfoma merupakan benjolan pada kelenjar getah bening yang disebabkan oleh kanker sel Limfosit. Limfoma dapat tumbuh di ketiak, dan daerah paha. Limfoma dibagi menjadi dua yaitu Hodgkin dan Non-Hodgkin.

    Gejala yang ditimbulkan yaitu adanya benjolan, demam, batuk, nyeri pada sekujur tubuh, sakit kepala, kejang, berat badan menurun yang timbul beberapa hari setelah benjolan muncul. Penyakit ini banyak terjadi pada laki-laki usia 60 tahun ke atas dengan kelemahan sistem kekebalan tubuh akibat suatu penyakit seperti Hepatitis dan HIV.

  • Alergi
    Alergi pada produk perawatan tubuh seperti body lotion dan deodoran dapat beresiko benjolan kecil yang disertai rasa gatal.
  • Kanker Payudara
  • Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti pada wanita. Kanker payudara dibagi menjadi beberapa stadium yaitu stadium 1 hingga 4. Benjolan akan terasa apabila anda meraba payudara anda.

    Konsistensi benjolan dapat teraba lunak dan keras. Benjolan yang sudah mencapai ke ketiak bisa jadi sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening. Pemeriksaan diagnostik menjadi cara utama menentukan adanya sel kanker yang menyebabkan benjolan di ketiak muncul.

Pemeriksaan diagnostik pada Benjolan di ketiak

Untuk memastikan diagnosis maka dibutuhkan pemeriksaan mulai dari pemeriksaan fisik dan menggunakan pencitraan. Pemeriksaan diagnostik kanker juga didominasikan untuk para wanita yang mengeluhkan sebuah benjolan.

Pemeriksaan yang dilakukan antara lain darah lengkap, Mamografi, dan Biopsi. Darah lengkap dilakukan untuk melihat adanya sumber infeksi atau kegagalan sistem daya tahan tubuh.

Mamografi merupakan pencitraan berbasis X-ray untuk melihat jaringan pada ketiak hingga payudara pada wanita. Mamografi juga dapat mendeteksi adanya kanker payudara. Biopsi dilakukan untuk mendeteksi benjolan lebih dalam dengan mengambil sampel dari benjolan tersebut.  

Jika benjolan telah terbukti merupakan sebuah kanker dan sanat berbahaya, maka perlu dilakukan terapi yang lebih intensif dengan berbagai pilihan seperti dilakukan operasi pengangkatan tumor, terapi radiasi atau radioterapi untuk menghancurkan sel-sel kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker baru.

Terapi radiasi selalu dikombinasikan dengan pengobatan kemoterapi untuk memberikan hasil maksimal dalam penanganan terapi dan maintenance penyembuhan penyakit kanker. Tingkat kesembuhan selalu bergantung dengan tahap atau stadium kanker dan efektifitas terapi yang dilakukan.


Referensi

Moore, K. Healthline (2017). Armpit Lump

NHS Choices UK (2017). Lumps

Vorvick, L. Medlineplus Gov (2017). Armpit lump

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit