Kenali Fibroadenoma Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: Mar 22, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 424.816 orang

Benjolan Pada Payudara, Berbahayakah?

Wanita mana yang tidak khawatir jika mendapati bejola pada payudaranya. Pada umumnya benjolan yang terdapat pada payudara merupakan tumor jinak. Fibroadenoma merupakan tumor jinak yang paling sering terjadi dan ditemui pada wanita muda dan dewasa, yaitu pada wanita 3 dekade pertama kehidupan. Frekuensi fibroadenoma yang paling tinggi adalah pada wanita yang berumur 20-25 tahun. Tumor ini ditemukan 2 kali lebih sering pada orang kulit hitam, pasien dengan kadar hormon tinggi (remaja dan wanita hamil), dan pasien yang mendapatkan terapi hormon estrogen. Penderita fibroadenoma memiliki risiko 2 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara dikemudian hari dibandingkan wanita yang tidak menderita fibroadenoma. Dari pada penasaran dengan tumor jinak yang satu ini, yuk baca pencelasah lebih detailnya pada artikel dibawah ini. Selamat membaca.

Apa sih fibroadenoma itu?

Fibroadenoma merupakan tumor jinak pada payudara yang paling umum ditemukan. Tumor ini dapat tumbuh di seluruh bagian payudara, namun tersering pada bagaian atas payudara. Fibroadenoma teraba sebagai benjolan bulat dengan konsistensi padat. Tumor ini tidak melekat pada jaringan sekitarnya dan amat mudah digerakkan. Fibroadenoma paling sering terdeteksi secara kebetulan selama pemeriksaan medis atau selama pemeriksaan sendiri.

 Orang sering keliru antara fibroadenoma dengan tumor kanker payudara. Perbedaan antara kedua jenis ini adalah bahwa fibroadenoma tidak menjadi lebih besar seiring waktu, dan tidak pula menyebar ke organ lain seperti kanker payudara. Sedangan pada fibroadenoma hanya tetap berada dalam jaringan payudara. Fibroadenoma umumnya berbentuk bulat dengan batas tegas dan memiliki konsistensi kenyal dengan permukaan yang halus, serta ukurannya dapat membesar pada masa kehamilan. Tumor ini bervariasi dalam ukuran, paling sering ditemukan dengan diameter 1 sampai 2 cm. Dari segi jumlah, tumor jinak ini dapat timbul single atau multiple. Pada payudara dapat timbul unilateral atau bilateral. Tumor jinak ini biasanya tidak terasa sakit dan mudah bergeser saat disentuh. 

Apa sih yang menyebabkan terjadinya fibroadenoma?

Penyebab pasti fibroadenoma tidak diketahui secara pasti. Namun beberapa peneliti mengungkapkan Penyebab dari fibroadenoma mammae adalah pengaruh hormonal. Hal ini diketahui karena ukuran fibroadenoma dapat berubah pada siklus menstruasi atau pada kehamilan. benjolan membesar pada akhir daur haid dan selam hamil. Fibroadenoma ini terjadi akibat adanya kelebihan hormon estrogen.

Fibroadenoma jarang ditemukan pada perempuan yang telah mengalami postmenopause. Sebaliknya, fibroadenoma dapat berkembang dengan cepat selama proses kehamilan, pada terapi pengganti hormon, dan pada orang–orang yang mengalami penurunan kekebalan imunitas, bahkan pada beberapa kasus, tumor ini dapat menyebabkan keganasan.

Apa saja tanda dan gejala-gejala dari fibriadenoma?

Berikut beberapa tanda dan gejala-gejala yang biasa muncul pada fibroadenoma:

  • Benjolan tidak menimbulkan reksi radang, dan tidak menyebabkan pengerutan kulit payudara
  • Pada pemeriksaan mammografi , gambaran jelas jinak berupa rata dan memiliki batas jelas
  • Benjolan terasa kenyal dan padat
  • Benjolan berdiameter 1-2 cm
  • Benjolan tidak terasa sakit saat disentuh dan mudah digerakkan

Bagaimana cara mengobati atau menangani fibroadenoma?

Pada dasarnya fibroadenoma tidak memerlukan pengobatan. Karena fibroadenoma terkait dengan kadar hormon, benjolan ini mungkin menyusut setelah penurunan hormon reproduksi Anda.  Namun, jika Anda berpikir bahwa fibroadenoma Anda tidak dapat mengecil atau menghilang sendiri, atau jika bentuk payudara Anda mungkin berubah karena tumor jinak ini, maka Anda dapat memilih untuk melakukan operasi. Pilihan tatalaksana konservatif yang tersedia bagi perempuan yang didiagnosis fibroadenoma meliputi observasi atau observasi bedah.

Terapi dari fibroadenoma dapat dilakukan dengan operasi pengangkatan tumor tersebut, biasanya dilakukan general anaesthetic pada operasi. Operasi tidak akan merubah bentuk dari payudara, tetapi hanya akan meninggalkan luka atau jaringan parut yang nanti akan diganti oleh jaringan normal secara perlahan.

Bagaimana cara mencegah terjadinya atau muculnya fibroadenoma?

Pemeriksaan payudara sendiri penting bagi kesehatan wanita terutama pada awal umur 20 tahun. Perlunya memperhatikan perubahan pada payudara dengan mengetahui bentuk payudara secara normal. Pencegahan yang dapat dilakukan pada kasus tumor jinak pada payudara dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Menghindari makanan yang tinggi lemak
  • Menghindari pemakaian obat hormonal terutama estrogen
  • Rajin memeriksa payudara Anda secara teratur untuk memeriksa tanda-tanda pertumbuhan yang tidak biasa.
  • Mulailah pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur.

Ketika berusia 20 tahun, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan payudara 1-3 tahun sekali ke dokter.

Bila Anda menemukan perubahan terjadi pada payudara Anda, atau terdapat tanda dan gejala gejala seperti yang telah disebutkan di atas khususnya bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara, maka segera konsultasikan kepada dokter. Semoga bermanfaat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit