Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Asam Urat: Penyebab, Gejala, dan Obat

Update terakhir: SEP 22, 2019 Tinjau pada SEP 22, 2019 Waktu baca: 9 menit
Telah dibaca 1.767.230 orang

Penyakit asam urat atau yang biasa dikenal juga sebagai Gout, merupakan suatu kondisi terkait dengan adanya gangguan metabolisme asam urat di dalam tubuh kita, yaitu kadar asam urat lebih tinggi dari batasan nilai normalnya dalam darah.

Bila kadar asam urat ini meningkat dalam jaringan tubuh, maka kristal dari asam urat yang menumpuk dapat menyebabkan kondisi inflamasi pada area persendian.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Blackmores Celery dapat digunakan untuk kesehatan sendi dan meredakan sakit akibat arthirits, encok dan rematik. Dapatkan GRATIS* ongkir untuk pembelian minimal Rp50.000!

Blackmores celery 7000 120 1

Walaupun demikian, tak jarang juga kristal asam urat ini bisa menumpuk dalam ginjal dan salurah kemih, serta bisa menyebabkan terbentuknya suatu batu pada kedua organ tersebut.

Penyakit asam urat biasanya mengalami peningkatan kadar asam urat yang lebih tinggi dari batasan nilai normalnya, atau hiperurisemia. Namun, belum tentu suatu kondisi hiperurisemia pasti memiliki suatu penyakit asam urat.

Meski bukan merupakan penyakit berbahaya, jika terus dibiarkan dalam jangka waktu yang lama tanpa penanganan serius, penyakit asam urat bisa berdampak sangat buruk. Banyak juga diantaranya yang mendapatkan komplikasi penyakit mematikan akibat lambannya penanganan.

Tentu tak ada yang ingin hal itu terjadi, maka dari itu sebaiknya diketahui, dideteksi, dan dikenali beragam penyebabnya sejak dini. Hal ini sebagai salah satu upaya antisipasi agar penyakit ini bisa ditangani dengan benar sejak dini sebelum sampai pada tahap komplikasi.

Penyebab dari Asam Urat

Kadar asam urat normal dalam darah sekitar 2.4 - 6 mg / dl (pada wanita) dan 3.4 - 7 mg / dl (pada pria). Angka ini bisa bervariasi tergantung dari nilai baku masing-masing laboratorium.

Asam urat merupakan suatu zat sisa pada saat tubuh melakukan metabolisme terhadap purin. Purin adalah substansi alami dari tubuh manusia, yang biasanya dapat dijumpai pada kandungan beberapa jenis makanan, seperti pada jeroan (hati ayam), daging, alkohol, dan seafood. Pada kondisi normal, asam urat dibuang oleh tubuh kita melalui ginjal dalam bentuk urin atau bisa juga feses.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Blackmores Celery dapat digunakan untuk kesehatan sendi dan meredakan sakit akibat arthirits, encok dan rematik. Dapatkan GRATIS* ongkir untuk pembelian minimal Rp50.000!

Blackmores celery 7000 120 1

Pada suatu kondisi dimana tubuh tidak bisa membuang asam urat tersebut, maka asam urat akan menumpuk dalam tubuh, dan lama – kelamaan jumlahnya melebihi batasan nilai normal, dan biasanya akan mengakibatkan kondisi hiperurisemia. Kondisi hiperurisemia ini bisa mengarahkan pada suatu penyakit asam urat.

Jika kadar asam urat tinggi atau melebihi nilai normal di atas, senyawa ini akan mengkristal dan menumpuk di dalam dan di sekitar persendian dalam bentuk kristal monosodium urat. Jika penumpukkan dibiarkan dalam jangka waktu lama apalagi sampai bertahun-tahun maka kristal ini akan membentuk gumpalan keras yang disebut tofi, yang menyebabkan peradangan pada sendi dan jaringan di sekitarnya dan menimbulkan rasa sakit terutama jika digerakkan. Kondisi peradangan sendi inilah yang disebut penyakit asam urat atau gout arthritis.

Kadar asam urat normal pria dan wanita

Kadar asam urat normal dalam darah sekitar 2.4 - 6 mg / dl (pada wanita) dan 3.4 - 7 mg / dl (pada pria). Angka ini bisa bervariasi tergantung dari nilai baku masing-masing laboratorium.

Tanda dan gejala dari Asam Urat

Perlu diketahui, tanda dan gejala yang dapat timbul dari penyakit asam urat biasanya terkait dengan seberapa tingginya kadar asam urat dalam darah, seberapa parahkah penumpukan asam urat pada suatu jaringan, dan dipengaruhi juga oleh pola hidup penderita masing – masing.

Tanda dan gejala kondisi ini secara umum antara lainnya, seperti:

  • Adanya nyeri area sendi yang mendadak, dapat hilang timbul
  • Biasanya pada kondisi akut dapat menyerang area sendi jempol kaki, pergelangan kaki, dan area lutut kaki
  • Gejala akut dapat berlangsung selama 2 hingga 10 hari
  • Pada kondisi akut, area persendian dapat terlihat memerah, dirasakan panas, membengkak, dan sangat nyeri walau hanya dengan sentuhan minimal
  • Bila sudah kronis, maka nyeri tersebut akan timbul berulang kali
  • Kondisi kronis bisa memunculkan kondisi rusaknya area sendi yang sifatnya permanen
  • Umumnya, bila sudah kronis maka gerakan sendi tidak seperti biasanya / abnormal
  • Kondisi kronis bisa menyerang semua area persendian tubuh

Tak jarang, kondisi seperti ini juga dapat menyebabkan komplikasi seperti munculnya benjolan keras (tofi), penyakit batu ginjal, dan pengeroposan disertai kerusakan area persendian tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal belanja Rp50.000.

Iklan obat

Faktor Penyebab Asam Urat yang Harus Diwaspadai

Penyakit ini disebabkan oleh dua hal, pertama kelebihan produksi di dalam tubuh akibat asupan sumber-sumber purin yang tinggi dari makanan. Kedua, laju pembuangan melalui ginjal yang tidak berjalan normal.

Terdapat beberapa faktor tertentu yang menjadi penyebab kemunculan penyakit ini. Beberapa faktor tersebut adalah :

  • Gaya hidup : asupan makanan yang mengandung banyak purin seperti daging, makanan laut, makanan dan minuman yang mengandung pemanis (fruktosa), dan konsumsi alkohol.
  • kondisi tubuh penderita : Obesitas ( kelebihan berat badan), penderita penyakit-penyakit seperti hipertensidiabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung dan ginjal.
  • Penggunaan obat tertentu : pengguna obat-obat seperti diuretic tiazid, niacin, aspirin dosis rendah, obat imunosupresif siklosporin dan tacrolimus.
  • Faktor genetika : Adanya riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit asam urat diketahui berpengaruh sangat tinggi terhadap kerentanan seseorang menderita penyakit ini.
  • Faktor resiko lain adalah usia dan jenis kelamin. Umumnya penyakit ini lebih sering menyerang pria daripada wanita, tetapi saat memasuki usia menopause resiko terserang penyakit ini meningkat pada wanita.

Pemeriksaan penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat merupakan kondisi yang harus diperiksakan secara langsung ke dokter untuk dapat memastikan apakah sumber penyebab penyakit yang mendasarinya. Berikut adalah beberapa pemeriksaan yang mungkin dapat dilakukan seorang dokter bila Anda mengalami kondisi ini, yaitu:

1. Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan fisik yang biasa dilakukan adalah tanda – tanda vital, termasuk pemeriksaan fisik terkait, pemeriksaan status lokalis area yang dicurigai mengalami kondisi ini.

2. Pemeriksaan darah

Pemeriksaan ini berguna dalam mengetahui kadar asam urat dalam darah.

3. Tes urin

Bertujuan untuk dapat memeriksa kadar asam urat yang terkandung dalam urin selama 24 jam.

4. Foto rontgen

Membantu mengetahui sumber penyebab terjadinya suatu peradangan area sendi.

5. Dual energy Computerized tomography (CT) scan

Membantu dokter untuk mencari sumber penyebab permasalahan kesehatan Anda dengan melihat dan menilai gambaran dari area persendian walaupun tanpa disertai tanda dan gejala nyata yang mengarah pada peradangan sendi.

6. Ultrasonography (USG)

Membantu mendeteksi adanya penumpukan asam urat pada area sendi.

7. Biopsi sinovial

Adalah pengambilan sampel dari cairan sendi Anda untuk diteliti lebih lanjut di bawah mikroskop oleh dokter bertujuan agar dapat diketahui sumber penyebab masalah kesehatan Anda tersebut.

Anda tidak perlu khawatir dulu mengenai pemeriksaan apa dan mana sajakah yang akan dijalani. Tentunya, pemeriksaan yang nantinya direkomendasikan pada saat pemeriksaan langsung dengan dokter akan disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Obat Asam Urat

Jika masih ringan, penyakit ini biasanya bisa reda dengan sendirinya. Namun untuk mencegah memburuknya penyakit dan mencegah komplikasi penyakit yang lebih berat, penanganan yang tepat harus dilakukan.

Karena pada dasarnya penyakit ini tidak bisa disembuhkan, pengobatan hanya bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan serta mengontrol kadar asam urat di dalam darah untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Ada beberapa cara mengobati asam urat yang bisa anda lakukan. Hal ini sangat tergantung dari tingkat keparahan penyakit yang anda derita.

A. Metode Pengobatan Asam Urat Alami

Jika penyakit ini masih taraf ringan, anda bisa memilih pengobatan asam urat secara alami. Pengobatan secara alami ini memiliki kelebihan dibanding dengan metode lainnya, bahkan ini lebih disarankan oleh para ahli. Pengobatan secara alami bisa dilakukan dengan mengonsumsi atau menggunakan beberapa bahan alami dan aman. Beberapa cara pengobatan asam urat secara alami yang bisa dilakukan :

  • Banyak minum air putih
  • Perbanyak vitamin C
  • Konsumsi cuka madu
  • Konsumsi jus lemon atau buah cherry
  • Pilih makanan bersifat basa
  • Obati dengan obat herbal asam urat. Produk-produk obat herbal asam urat itu biasanya mengandung ekstrak Sambiloto (Andrografis paniculata), Temulawak (Curcuma xanthorriza), Tempuyung (Sunchus arvensis), Lada (Piper nigrum) dan Rumput teki (Cyperus rotundus).

B. Pengobatan Asam Urat Secara Medis

Ceritakan pada dokter gejala-gejala yang anda alami seperti di persendian mana anda merasakan nyeri, sejak kapan dan seberapa sering anda mengalami nyeri, dan hal-hal lain yang diperlukan. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan anda benar menderita penyakit asam urat. Jika diperlukan pemeriksaan laboratorium juga dilakukan.

Setelah dipastikan anda menderita penyakit asam urat, dokter akan memberikan penanganan yang diperlukan. Jika dibutuhkan terapi dengan obat asam urat, beberapa obat berikut lazim digunakan :

Selain obat-obat kimia, di pasaran juga tersedia beberapa obat herbal asam urat. Produk-produk obat herbal asam urat itu biasanya mengandung ekstrak Sambiloto (Andrografis paniculata), Temulawak (Curcuma xanthorriza), Tempuyung (Sunchus arvensis), Lada (Piper nigrum) dan Rumput teki (Cyperus rotundus).

Pencegahan terjadinya Asam Urat

Cara pencegahan dari terkenanya kondisi penyakit asam urat ini, sebaiknya:

  • Hindari makanan ataupun minuman dengan kandungan purin tinggi
  • Hindari jeroan (hati, otak, jantung, ginjal) / makanan berlemak / santan / makanan berminyak / daging merah / seafood / alkohol)
  • Hindari beberapa sayur seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang – kacangan
  • Hindari konsumsi makanan dengan kandungan ragi seperti roti tawar putih
  • Dapat konsumsi susu rendah lemak
  • Makanlah karbohidrat kompleks, dan hindari makanan dengan kandungan fruktosa yang tinggi
  • Penting untuk menjaga berat badan dalam ukuran idealnya, sehingga jangan lupa berolahraga
  • Perhatikan kesehatan Anda juga, makan makanan bergizi seimbang dan cukupkan kebutuhan cairan tubuh dengan minum 2 – 3 L per harinya

Makanan-makanan seperti jeroan, ikan sarden, daging merah (daging sapi, babi dan kambing), dan makanan laut (tuna, udang, kerang dan lobster) dibatasi maksimal 113 - 170 gr/hari. Batasi juga konsumsi sayur-sayuran seperti daun singkong, bayam, kangkung dan melinjo karena kandungan purin pada sayuran ini cukup tinggi. Kacang-kacangan juga diketahui mengandung purin yang tinggi sehingga sebaiknya juga dibatasi.

Syarat diet rendah purin yaitu 1-1,2 gram/ kg BB atuy 10-15 % kebutuhan energi total. Hindari bahan makanan tinggi purin >150mg/100gram. Lemak tidak boleh lebih dari 30% dengan 10 persen berasal dari protein hewani.

Jangan ragu untuk menemui dokter atau ke rumah sakit terdekat jika kondisi tidak membaik atau menyebabkan rasa ketidak-nyamanan dalam diri Anda terkait dengan penyakit asam urat ini.

Fakta mengenai penyakit Asam Urat

Berdasarkan catatan sejarah, penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit yang paling tua di dunia. Pasalnya, penyakit ini ternyata sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu. Pada jaman dahulu penyakit ini sering menyerang orang-orang kelas bangsawan atau menengah atas.

Bahkan, penyakit ini dalam beberapa literatur sering disebut sebagai ‘penyakit raja-raja’. Hal itu terjadi karena penyakit ini sering diasosiasikan dengan makanan-makanan enak dan lezat, yang pada jaman itu hanya bisa dinikmati kaum bangsawan.

Di Indonesia sendiri, penyakit asam urat pertama diteliti oleh dokter Belanda yang bernama Dr. Van Den Horst pada tahun 1935. Dia menemukan bahwa terdapat 15 pasien yang menderita penyakit asam urat berat pada masyarakat yang kurang mampu di pulau Jawa.

Terjadi peningkatan penderita gout dari tahun ke tahun. Pada tahun 1990 dilaporkan prevalensi gout di Amerika Serikat adalah 2,9/1000 sedangkan pada tahun 1999 prevalensinya naik menjadi 5,2/1000 orang. 

Prevalensi gout bertambah dengan meningkatnya taraf hidup, dan umumnya terjadi pada orang-orang diatas umur 75 tahun, namun tidak menutup kemungkinan gout menyerang pada kaum muda walaupun kemungkinannya kecil. 

Prevalensi diantara pria African American lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok pria Caucasian.

Sedangkan di Indonesia di perkirakan 1,6-13,6/100.000 orang, prevalensi tersebut meningkat seiring meningkatnya usia. Hasil riset kesehatan dasar pada tahun 2013 menunjukkan bahwa penyakit sendi di Indonesia berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan sebesar 11.9% dan berdasarkan diagnosis dan gejala sebesar 24.7%.

WHO mendata penderita gangguan sendi di Indonesia mencapai 81% dari populasi, yang pergi ke dokter hanya 24% sedangkan yang langsung mengkonsumsi obat pereda nyeri yang di jual secara bebas hanya 71%. 

Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara tertinggi menderita gangguan sendi apabila di bandingkan dengan negara lain. Apabila di dalam negeri penyakit asam urat menjadi ancaman tertinggi maka dari itu untuk skala Internasional berdasarkan survei WHO, Indonesia merupakan negara terbesar di dunia yang penduduknya menderita penyakit asam urat 

Berikut ini pengertian Gout dari beberapa ahli, diantaranya:

  • Artritis pirai ( Gout ) adalah kelompok penyakit heterogen sebagai akibat deposisi kristal monosodium urat pada jaringan atau akibat supersaturasi asam  urat didalam cairan ekstraselular. ( Edward Stefanus, 2010 )
  • Gout merupakan kelainan metabolisme purin bawaan yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat serum dengan akibat penimbunan kristal asam urat di sendi.( Syamsuhidayat dan Wim de Jong, 2004 )
  • Arthritis pirai atau gout adalah suatu proses inflamasi yang terjadi karena deposisi kristal asam urat pada jaringan sekitar sendi. ( Misnadiarly, 2009 )
  • Arthritis gout adalah penyakit dimana terjadi penumpukan asam urat ( uric acid ) dalam tubuh secara berlebihan. ( VitaHealth, 2007)

Berikut ini beberapa fakta sebagaimana dirilis oleh situs kesehatan dunia healthcentral.com :


Referensi

Arthritis Foundation. What Role Does Diet Play in Gout Management?

Becker, M. UpToDate (2018). Patient Education: Gout (Beyond the Basics).

Blahd, W. WebMD (2017). Understanding Gout – Prevention.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit