Apa Perbedaan Antara Nyeri Tulang dan Nyeri Sendi?

Dipublish tanggal: Jul 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Apa Perbedaan Antara Nyeri Tulang dan Nyeri Sendi?

Ketika Anda merasakan rasa sakit, seringkali Anda sulit untuk membedakan dengan tepat dari mana rasa sakit itu berasal. Apakah rasa sakit yang timbul adalah nyeri sendi, nyeri otot, atau sesuatu yang lain sama sekali?

Ada beberapa penyebab nyeri sendi dan otot yang seringkali dikelirukan satu sama lain, tetapi penting untuk mendiagnosis masalah ini dengan benar karena pengobatan keduanya sangat berbeda.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Artikel ini akan membahas topik nyeri sendi dan nyeri otot, termasuk perbedaan dan persamaan antara keduanya. Artikel ini juga akan memberi Anda informasi mengenai bagaimana menemukan pereda nyeri sendi dan pereda nyeri otot tergantung pada kondisi yang Anda alami.

Apa Yang Dapat Menyebabkan Nyeri Sendi?

Nyeri sendi seringkali disebabkan oleh cedera pada sendi tertentu yang terkadang juga dapat mempengaruhi tulang, ligamen, dan tulang rawan di sekitarnya. Artritis atau yang lebih dikenal dengan rheumatoid arthritis (rematik) dan osteoarthritis adalah penyebab umum nyeri sendi. 

Berbagai kondisi medis juga dapat menyebabkan nyeri pada satu atau lebih persendian, seperti penyakit Lyme, fibromyalgia, gout, kanker tulang, nekrosis avaskular, dan demam rematik.

Apa Yang Dapat Menyebabkan Nyeri Otot?

Tidak seperti nyeri sendi, nyeri otot paling sering disebabkan oleh penggunaan otot yang bersangkutan secara berlebihan, ketegangan, atau cedera pada otot tertentu. Hal ini biasa terjadi pada atlet dan orang yang mulai berolahraga setelah lama tidak aktif. 

Namun, nyeri otot juga bisa disebabkan oleh penyakit atau infeksi di dalam tubuh, dan di sinilah gejalanya dapat menyerupai nyeri sendi. Seseorang mungkin merasakan nyeri pada otot karena terinfeksi virus influenza, sindrom kelelahan kronis, dan hipotiroidisme

Kondisi medis yang dapat menyebabkan nyeri otot, serta nyeri sendi, termasuk penyakit Lyme, fibromyalgia, dan polymyalgia rheumatica.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores celery 7000 120 1

Bagaimana Mengetahui Perbedaan Antara Nyeri Sendi dan Nyeri Otot?

Walaupun penyebab nyeri sendi dan otot berbeda pada masing-masing individu, tetapi sering kali keduanya tetap dapat dibedakan. Nyeri otot biasanya disertai dengan kejang otot. Selain itu nyeri otot biasanya akan terasa menjadi lebih baik setelah beraktivitas, karena aktivitas melepaskan asam laktat dan racun yang menumpuk. 

Sedangkan pada nyeri sendi, biasanya disertai dengan pembengkakan yang biasa terjadi di sekitar sendi yang terkena, dan nyeri jenis ini biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. 

Penanganan Untuk Meredakan Nyeri Sendi

Untuk menghilangkan rasa nyeri pada persendian, dokter mungkin menyarankan untuk menggunakan resep obat antiinflamasi nonsteroid dan menggunakan krim topikal yang kuat. 

Solusi potensial lain untuk mengatasi nyeri sendi adalah mandi garam Epsom, secara bergantian mengompres menggunakan kompres panas dan dingin, dan melakukan olahraga berdampak rendah untuk menjaga agar sendi tetap mobile dan fleksibel. 

Karena nyeri sendi cenderung menjadi kondisi jangka panjang dibandingkan dengan nyeri otot yang disebabkan oleh aktivitas, mungkin juga perlu untuk menurunkan berat badan dan mengatur pola makan seseorang dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 yang lebih bermanfaat dan makanan lain yang dapat mengurangi efek peradangan.

Penanganan Untuk Meredakan Nyeri Otot

Pereda nyeri otot dapat dilakukan dengan beberapa cara berbeda, termasuk memijat, meletakan kompres es untuk mengurangi rasa sakit, dan mengistirahatkan area yang terkena. Hal ini juga dapat dilakukan dengan peregangan otot dan menghindari latihan dengan intensitas berat hingga otot dapat penuh sepenuhnya. 

Nyeri otot yang disertai dengan kekakuan di leher, imobilitas di bagian tubuh, demam, atau muntah mungkin merupakan tanda-tanda sesuatu yang lebih serius. Jika hal ini terjadi, Anda mungkin memeriksakan diri ke dokter. 

Kapan Sebaiknya Anda Memeriksakan Diri Ke Dokter?

Sangat penting untuk mencari perhatian medis untuk semua jenis nyeri pada anggota gerak, terutama (dan lebih mendesak) jika nyeri yang Anda alami parah, persisten, memburuk dari waktu ke waktu, atau terkait dengan pembengkakan, kemerahan, kehangatan, demam, penurunan berat badan yang tidak disengaja, atau teraba massa atau benjolan.

Pengobatan nyeri pada sendi atau otot bisa sangat melelahkan dan intensif. Dalam perjalanan nyeri (dari diagnosis ke pengobatan) cobalah untuk bersabar, cari dukungan yang Anda butuhkan, dan konsultasikan semua masalah yang muncul dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang optimal.

7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Pregnancy-related pelvic girdle pain (PGP) in pregnancy. (2015, April) (https://www.nct.org.uk/pregnancy/pelvic-girdle-pain-pregnancy)
Metastatic bone disease. (2011, October) (http://orthoinfo.aaos.org/topic.cfm?topic=a00093)
Mayo Clinic Staff. (2015, September 25). Osteomyelitis: Symptoms (http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteomyelitis/basics/symptoms/con-20025518)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app