Apa Itu Anosmia?

Dipublish tanggal: Sep 6, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Apakah Anda pernah mendengar atau mengetahui tentang Anosmia? Anosmia merupakan kondisi saat tidak berfungsinya indera penciuman secara normal. Pada orang normal, saraf penciuman akan memberikan sinyal ke otak, lalu otak mengidentifikasi bau saat Anda mencium sesuatu. 

Namun, pada penderita anosmia, indera penciuman tidak berfungsi sehingga tidak bisa mengidentifikasi dan membedakan bau. Anosmia bisa menjadi salah satu pertanda adanya masalah kesehatan serius di tubuh Anda. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena sebagian besar kondisi anosmia bisa disembuhkan.  

Penyebab Anosmia

Berbagai penyebab anosmia antara lain : 

Bahaya Anosmia

Ada berbagai macam bahaya akibat anosmia atau hilangnya kemampuan indera penciuman, diantaranya : 

Tidak dapat mencium bau bahan kimia atau bahan berbahaya lain

Maka, penderita anosmia harus berhati-hati dalam membeli cairan pembersih kamar mandi, dapur, maupun insektisida. Sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu bahan-bahan apa saja di dalamnya, dengan membaca label kemasan. 

Tidak bisa mencium asap kebakaran rumah bila sewaktu-waktu terjadi

Hal ini bisa diatasi dengan memasang alarm kebakaran supaya keamanan tetap terjaga. 

Tidak bisa mencium bau gas

Apabila terdapat kebocoran gas di dapur, penderita anosmia tidak akan mengetahuinya dan sangat berbahaya bila benar-benar terjadi. Maka, solusinya adalah Anda dapat mengganti tabung elpiji dengan perangkat elektrik. 

Tidak bisa mencium bau makanan busuk

Penderita anosmia tidak mungkin bisa mencium bau busuk dari makanan. Maka dari itu, sebaiknya Anda lebih memperhatikan kondisi makanan yang akan Anda makan serta tidak menyimpan makanan terlalu lama supaya makanan Anda tetap terjaga keamanannya. 

Apabila terdapat tanggal kadaluarsa pada makanan kemasan, Anda juga harus memerhatikan tanggal kadaluarsanya supaya Anda tidak keracunan makanan

Kehilangan nafsu makan

Penderita anosmia juga tidak dapat mencium bau sedap dari makanan, maka sebagian penderita anosmia akan kehilangan nafsu makan. Meskipun demikian, Anda tetap harus makan dan memperhatikan keseimbangan nutrisi pada makanan yang Anda konsumsi. 

Cara Mengatasi Anosmia

Anosmia akibat penyakit ringan seperti flu, pilek, alergi, ataupun sinusitis biasanya akan sembuh dengan sendirinya sehingga Anda tidak perlu khawatir. Apabila anosmia tidak kunjung sembuh, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut. 

Untuk mengetahui anosmia dan penyebabnya, biasanya dokter akan bertanya mengenai riwayat penyakit Anda. Setelah pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti CT scan, foto rontgen, endoskopi hidung, atau MRI tengkorak kepala untuk mengetahui penyebab pasti anosmia. 

Apabila anosmia disebabkan karena iritasi hidung, obat dan tips yang mungkin disarankan oleh dokter antara lain : 

Apabila anosmia disebabkan oleh polip, dokter akan menyarankan untuk operasi. Setelah operasi, anosmia akan sembuh dan indera penciuman dapat berfungsi kembali. 

Apabila anosmia disebabkan karena konsumsi obat-obatan tertentu, maka Anda bisa mengonsultasikannya kembali dengan dokter atau meminta dokter mengganti obat Anda. 

Meskipun terlihat sepele, anosmia tidak boleh dianggap remeh karena dapat memicu penurunan kualitas gizi dan depresi. Penderita anosmia biasanya akan lebih banyak menambahkan gula dan garam pada makanan untuk lebih menambah rasa, sehingga dapat memicu timbulnya diabetes dan hipertensi atau tekanan darah tinggi

Maka dari itu, segera konsultasikan dengan dokter apabila Anda mengalami anosmia untuk mendapatkan pengobatan secara optimal.


9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Smell and taste disorders in primary care. (2013). (https://www.aafp.org/afp/2013/1215/p852.html)
Lost or changed sense of smell. (2017). (http://www.nhs.uk/conditions/anosmia/Pages/Introduction.aspx)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app