5 Fakta Demam pada Bayi yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Dipublish tanggal: Sep 20, 2019 Update terakhir: Nov 10, 2020 Waktu baca: 3 menit

Bayi memiliki daya tahan yang terbilang belum cukup kuat apabila dibandingkan dengan anak-anak bahkan orang dewasa. 

Rentan dengan demam, bayi harus ditangani dengan tenang dan perlakuan yang tepat. Demam adalah suatu kondisi dimana suhu tubuh mencapai atau lebih dari 38oC. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Sehingga, apabila tubuh bayi terasa hangat dan memerah, sebenarnya ia sedang tidak demam.

Fakta penting seputar Demam pada Bayi

Terdapat 5 fakta penting yang perlu Anda ketahui dan mungkin bisa membantu dalam menangani bayi yang sedang demam, yakni:

Pengukuran suhu tubuh melalui anus lebih akurat

Anda mungkin tidak tega untuk melakukannya, namun metode pengukuran suhu tubuh melalui anus dapat menggambarkan suhu tubuh yang paling akurat dibanding dengan mengukur suhu tubuh melalui ketiak, dahi, atau telinga. 

Anda dapat mengukur suhu tubuh melalui anus dengan thermometer digital yang telah dicuci bersih. Olesi thermometer tersebut dengan petroleum jelly lalu masukkan thermometer ke anus sekitar 2,5 cm dan diamkan selama 2 menit atau sampai thermometer berbunyi. 

Keluarkan thermometer secara perlahan. Lakukan pengukuran suhu tubuh melalui anus ini dengan hati-hati agar tidak melukai bayi.

Demam tidak hanya disebabkan oleh infeksi

Demam adalah sebuah gejala atau pertanda bahwa tubuh sedang memberikan respons terhadap suatu infeksi yang sedang menyerang. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Antiseptik via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 31

Demam adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bekerja melawan penyakit. Infeksi yang sering menyerang berasal dari virus dan bakteri, namun sifat dan penanganan kedua demam tersebut sangatlah berbeda. Perbedaannya adalah:

Walaupun begitu, peningkatan suhu tubuh tidak melulu terjadi akibat demam, namun juga bisa disebabkan oleh suhu udara yang panas, pakaian yang terlalu tebal, imunisasi, tumbuh gigi, dan penyakit autoimun.

Atasi gejalanya, bukan demamnya

Sebagian besar orang akan khawatir apabila demam mengakibatkan semakin tingginya suhu tubuh, meskipun terkadang bayi dengan suhu tubuh mendekati 38 bisa saja masih merasa nyaman dan aktif, sedangkan bayi dengan suhu dibawah itu merasa lesu dan letih. 

Apabila bayi masih merasa nyaman dan tidak rewel, maka sebenarnya tidak memerlukan obat penurun panas, namun perhatian khusus perlu diberikan untuk bayi yang rewel dan tidak mau makan padahal panasnya tidak terlalu tinggi. 

Ada beberapa cara untuk membuat bayi merasa lebih nyaman, yakni:

  • Memandikan dengan air hangat yang dapat menurunkan suhu tubuh
  • Memberikan ASI atau susu formula lebih rutin
  • Memakaikan baju yang nyaman akan lebih baik dibanding menutupinya dengan kain tebal
  • Kompres dahi dan ketiak dengan handuk yang dibasahi dnegan air hangat

Waktu yang tepat untuk memberikan obat penurun panas

Anda dapat memberikan obat penurun panas apabila demam tak kunjung mereda walaupun telah dikompres. Pemberian paracetamol pada bayi dibawah 3 bulan dapat dilakukan sesuai dengan resep dokter. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Aspirin perlu dihindari karena dapat menyebabkan efek samping yakni sindrom Reye yang bisa berujung pada kematian. Bayi juga dianjuran tidak diberikan ibuprofen karena dapat menyebabkan gangguan pecernaan dan ginjal. 

Bahaya demam pada bayu berusia kurang dari usia 3 bulan

Bayi dengan usia kurang dari 3 bulan yang mengalami kenaikan suhu tubuh hingga diatas 38oC perlu segera mendapat penangnan. 

Hal tersebut disebabkan karena lapisan pelindung antara pembuluh darah dan sistem syaraf pusat masih sangat tipis sehingga apabila terjadi infeksi akibat bakteri, penyebaran penyakit akan terjadi dengan sangat mudah. 

Selain itu, bayi juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih sangat rentan terhadap infeksi. 

Anda perlu segera melakukan penanganan terhadap bayi yang mengalami demam dan disertai dengan turunnya napsu makan, mengalami sesak napas, kejang, muntah, diare, muncul ruam, lesu, sangat rewel, serta demam yang tidak kunjung reda dalam 3 hari.

9 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app