Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR. AHMAD MUHLISIN

Penyakit Autoimun: Pengertian, Gejala, & Obat

Update terakhir: Jan 21, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.888.478 orang

Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang mengalami gangguan sehingga menyerang jaringan tubuh itu sendiri. Padahal seharusnya sistem imun hanya menyerang organisme atau zat-zat asing yang membahayakan tubuh.

Dari segi bahasa auto artinya diri sendiri, dan imun artinya sistem pertahanan tubuh, jadi pengertian autoimun adalah sistem pertahanan tubuh mengalami gangguan sehingga menyerang sel-sel tubuh itu sendiri.

Iklan dari HonestDocs
Beli BLACKMORES CELERY 7000 via HonestDocs

Blackmores Celery dapat digunakan untuk kesehatan sendi dan meredakan sakit akibat arthirits, encok dan rematik. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Blackmores celery 7000 120 1

Sistem kekebalan tubuh adalah kumpulan sel-sel khusus dan zat kimia yang berfungsi melawan agen penyebabgt;infeksi seperti bakteri dan virus serta membersihkan sel-sel tubuh yang menyimpang (non-self) misalnya pada kanker.

Gangguan autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang keliru menyerang jaringan tubuh sendiri. Gangguan autoimun dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu organ spesifik dan non-organ spesifik. Organ-spesifik berarti satu organ tertentu yang terkena, sedangkan non-organ spesifik artinya sistem imun menyerang beberapa organ atau sistem tubuh yang lebih luas.

Ada sekitar 80 gangguan autoimun yang berbeda mulai dari yang ringan sampai yang berat, tergantung pada sistem tubuh mana yang diserang dan seberapa besar fungsinya bagi tubuh.  Belum diketahui secara pasti, kenapa perempuan lebih rentan daripada laki-laki, terutama selama usia reproduktif. Diperkirakan bahwa hormon seks memiliki pengaruh yang kuat.

Gejala dan Jenis-Jenis Penyakit Autoimun

Gangguan autoimun dapat mempengaruhi hampir setiap organ dan sistem tubuh. Beberapa gangguan autoimun meliputi:

Faktor risiko dan Penyebab Autoimun

Penyebab pasti gangguan autoimun tidak diketahui, namun ada sejumlah faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan terkena:

  • Genetika - kecenderungan penyakit autoimun terjadi dalam keluarga atau faktor keturunan. Namun genetik saja tidak cukup karena ada faktor lingkungan juga yang mempengaruhi.
  • Faktor-faktor lingkungan - termasuk gaya hidup yang tidak sehat.
  • Jenis kelamin perempuan lebih rentan dibandingkan laki-laki
  • Hormon seks - seperti estrogen dan progesteron terbukti gangguan autoimun cenderung menyerang selama usia reproduktif.
  • Infeksi - beberapa penyakit autoimun tampaknya dipicu atau diperburuk oleh infeksi tertentu.

Pengobatan Penyakit Autoimun

Gangguan autoimun pada umumnya tidak dapat disembuhkan, tetapi gejala yang menimbulkan penderitaan sebagian besar dapat dikendalikan dengan perawatan sebagai berikut:

  • Obat anti-inflamasi - untuk mengurangi peradangan dan nyeri
  • Kortikosteroid - untuk mengurangi peradangan dan menekan sistem imun
  • Obat imunosupresan - untuk menghambat aktivitas sistem kekebalan tubuh
  • Terapi fisik - untuk mendorong mobilitas
  • Terapi sulih - misalnya, suntikan insulin dalam kasus diabetes melitus.
  • Operasi - misalnya, untuk mengobati penyumbatan usus pada kasus penyakit Crohn

Dengan menekan sistem imun atau pertahanan tubuh, maka gejala penyakit autoimun dapat ditekan sehingga memberikan kenyamanan, namun sayangnya belum ditemukan obat yang benar-benar bisa menyembuhkan gangguan imun ini.


6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
  • Kim, S., and Roddick, J. (2015). Autoimmune Disease.
  • Watson, S. Healthline (2017). Autoimmune Diseases: Types, Symptomps, Causes and More.
  • US Department of Human and Health Service. OWH (2017). Autoimmune Disease.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit