Vidarabine: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 20, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Tinjau pada Jun 14, 2019 Waktu baca: 3 menit

Mengenai Vidarabine

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Salep mata

Kandungan:

Obat antivirus

Manfaat Vidarabine

Vidarabine adalah jenis obat yang digunakan sebagai terapi penyakit infeksi mata akibat virus yang disebabkan oleh virus herpes simpleks dan herpes zoster. Obat ini tergolong sebagai antivirus dan sudah lama digunakan sejak tahun 1950-an.  Obat ini juga dikenal dapat mengobati penyakit herpes zoster pada pasien penderita AIDS.

Vidarabine merupakan analog sintesis purin nukleosida. Obat ini memiliki sifat menghambat aktifitas in vivo dan in vitro dalam melawan virus Herpes simplex tipe-1 (HSV1), tipe-2 (HSV2), dan virus varixella zoster (VZV). Vidarabine juga memiliki efek pada virus lainnya seperti melwan rhabdovirus, hepadnavirus, dan tumor RNA.

Vidarabine memiliki mekanisme dalam menghambat aktivitas melawan virus. Penghambatan dilakukan secara selektif karena afinitasnya terhadap enzim thymidine kinase.  Enzime virus mengubah vidarabine menjadi vidarabine monofosfat, dan selanjutnya diubah ke difosfat dan trifosfat oleh guanylate kinase dan sel enzim.

Mekanisme pada obat vidarabine adalah dengan memberhentikan replikasi DNA pada virus herpes sehingga dapat menghambat pembentukan rantai DNA virus. Obat ini harus dilakukan fosfolirase terlebih dahulu sebelum dapat menghambat sintesis DNA virus.

Mengenai Penyakit Herpes zoster

Penyakit shingles atau herpes zoster merupakan penyakit yang sangat umum ditemukan di berbagai negara.  Penyakit ini dapat menular ke siapa saja tanpa membedakan jenis kelamin, tetapi usia tua lebih sering terjangkit virus ini karena faktor penuaan juga lebih dominan pada penyebaran virus ini. 

Infeksi ini masuk ke sel saraf, sehingga ruam yang muncul pada permukaan kulit akan tersebar sesuai segmen jaringan saraf atau dermatom.  Virus ini akan menetap di dalam tubuh pada pasien yang telah mengalami cacar air di masa mudanya, tetapi virus ini dalam keadaan tidak aktif.

Gejala virus herpes zoster antara lain:

  • Demam
  • Nyeri otot
  • Gatal
  • Ruam pada kulit
  • Bintil berisi air yang menyebar pada satu sisi tubuh secara simetris
  • Rasa terbakar pada ruam
  • Bintil yang pecah dan dapat menimbulkan koreng

Mengenai Herpes Simpleks Keratitis

Herpes simpleks adalah salah satu penyakit kelamin menular pada pria dan wanita. Penyakit ini terjadi akibat penularan virus herpes zoster tipe 1 (HSV1) dan tipe 2(HSV2) melalui aktivitas seksual.

Tetapi lain hal nya pada herpes simpleks keratitis. Pada herpes keratitis, virus ini mneyerang bagian kelopak mata, kornea, retina, hingga daerah konjungtiva. Herpes keratitis tidak menyebar melalui hubungan seksual. 

Infeksi ini menyebar melalui kontak langsung pada mata mealui kulit atau air liur. Tangan yang tidak higienis beresiko menimbulkan infeksi apabila sering mengucek mata. Herpes keratitis sendiri hanya disebabkan oleh HSv tipe 1 (HSV1). Gejala yang ditimbulkan antara lain”

  • Nyeri pada mata
  • Gatal
  • Pembengkakan
  • Penglihatan kabur
  • Peradangan kelopak mata

Dosis dan Cara Pemberian Obat Vidarabine

Vidarabine tersedia dalam bentuk salep mata (ointment) dengan dosis 3%. Pemakaian dianjurkan secara rutin selama 5 kali dalam sehari yang dioleskan pada kantong kunjungtiva bawah. 

Sebelum pemberian obat ini dianjurkan agar tangan dalam keadaan bersih sehingga mencegah kontaminasi kembali infeksi. Obat diberikan selama 7 hingga 14 hari. Setelah timbul perbaikan, dosis pemberian obat dikurang menjadi dua kali sehari. 

Obat lainnya yang dapat diberikan bersamaan dengan vidarabine oles antara lain:

Efek Samping Pada Obat Vidarabine

Obat vidarabine dapat menimbulkan beberapa efek samping ringan hingga berat antara lain:

  • Sensasi terbakar
  • Iritasi mata
  • Pengeluaran air mata
  • Sensitivitas terhadap cahaya

Interaksi Obat Vidarabine

Obat ini memiliki interaksi dengan obat lainnya seperti pemberiannya yang bersamaan dengan kortikosteroid. Interaksi ini dapat menimbulkan resiko tinggi glaukoma atau katarak.

  • Obat vidarabine tidak boleh diberikan pada penderita kanker seperti pada kanker hati, kankeer tiroid, dan kanker usus.
  • Obat ini tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui karena berbahaya bagi perkembangan janin. Vidarabine masuk dalam obat kategori C.
  • Vidarabine tidak boleh diberikan pada anak usia dibawah 2 tahun.

6 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Vidarabine (Ophthalmic Route) Description and Brand Names. Mayo Clinic. (https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/vidarabine-ophthalmic-route/description/drg-20066695)
Vidarabine Drug Information, Professional. Drugs.com. (https://www.drugs.com/mmx/vidarabine.html)
Vira-A - FDA prescribing information, side effects and uses. Drugs.com. (https://www.drugs.com/pro/vira-a.html)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app