Teh Hijau dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Dipublish tanggal: Jun 20, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Agu 28, 2019 Waktu baca: 2 menit
Teh Hijau dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Teh hijau merupakan kegemaran para wanita, sepertinya. Tanaman berkhasiat ini berasal dari spesies Camellia sinensis. Bukan hal baru apabila teh hijau digadang-gadang sebagai pengobatan, dan lain sebagainya. 

Manfaat teh hijau sudah dieksplorasi sedari ribuan tahun silam oleh para tabib atau dokter tradisional masa dulu. Tidak hanya itu, bahkan kandungan pada teh hijau sampai sekarang masih diteliti.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Di dalam teh hijau, terdapat kandungan bermanfaat seperti catehcin dan polyphenol. Kandungan antioksidan tinggi itu bermanfaat banyak bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

Untuk Kesehatan Gigi

Masalah gigi berlubang dan napas yang bau sepertinya bisa diatasi dengan mudah jika Anda suka mengonsumsi teh hijau secara rutin. Konsumsi yang dimaksud tentu saja konsumsi teh hijau tanpa menggunakan gula. Kandungan cathecin yang diperkirakan menekan bakteri jahat tersebut.

Membantu Relaksasi

Kandungan theanin pada teh hijau berperan penting untuk membantu tubuh mendapatkan relaksasi. Namun, pastikan Anda tidak lebih menyeduh teh hijau dari suhu 70 sampai 75 derajat celcius. Penambahan lemon yang mengandung vitamin c juga bisa membantu proses relaksasi secara maksimal.

Menangkal Radiasi Matahari

Kandungan antioksidan dalam teh hijau dapat membantu Anda terhindar dari radiasi sinar matahari. Lebih dalam, artinya teh hijau berperan penting dalam memerangi kanker kulit pada setiap orang. Penelitian menunjukkan bahwa teh hijau yang telak diekstraksi ke dalam kapsul bisa mencegah kanker.

Menyehatkan Jantung

Pembuluh darah dan tekanan darah yang sehat otomatis akan membuat kondisi jantung juga jauh lebih stabil. Hal seperti ini yang bisa Anda dapatkan apabila mengonsumsi teh hijau dengan benar. Orang yang mengonsumsi teh hijau disinyalir memiliki jantung lebih sehat daripada yang tidak pernah mengonsumsi.

Mengatasi Radang Sendi

Masalah peradangan serta inflamasi pada sendi bisa ditangani dengan baik apabila Anda rutin mengonsumsi teh hijau. Kandungan EGCG pada teh hijau disinyalir memiliki manfaat yang baik untuk mengatasi peradangan sendi, seperti rematik.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Menyehatkan Mata

Mata juga menyerap antioksidan yang ternyata bisa membantu memperjelas pandangan. Kandungan ECGC pada teh hijau dipercayai menjadi sebab utama penglihatan bisa nampak jelas. Orang dengan penyakit glaucoma dipercaya bisa sembuh dengan mengonsumsi teh hijau secara rutin.

Menajamkan Memori

Teh hijau dapat meningkatkan aktivitas kognitif otak, artinya kemungkinan terjangkit penyakit demensia pada lansia sangat sedikit jika Anda rutin mengonsumsi teh hijau. Tidak heran apabila teh hijau disebut memiliki kandungan yang amat bersahabat dengan para lansia.

Menormalkan Jam Tidur

Orang yang bermasalah dengan jam tidurnya bisa mengonsumsi teh hijau sebagai terapi alami. Masalah tidur yang terganggu jangan dianggap sepele karena bisa berpengaruh pada menipisnya memori.

Demikian berbagai manfaat yang bisa Anda dapatkan jika rutin mengonsumsi teh hijau. Sekarang kita cari tahu sedikit apa saja kandungan yang ada di dalam teh hijau. Jadi, teh hijau itu memiliki kandungan tannin, kafein, vitamin b, vitamin c, vitamin e, theanin, pigmen tumbuhan, alkalinitas, dan saponin. 

Dari berbagai kandungan itulah kita bisa mendapatkan segudang manfaat penting dari teh hijau. Beragam kandungan menjalankan perannya tersendiri untuk menjaga tubuh manusia tetap dalam kondisi fit.

Setelah mengetahui beragam manfaat teh hijau di atas, mulai sekarang jangan lagi mengonsumsi teh dengan menggunakan gula. Sebab bisa jadi itu yang menyebabkan masalah kesehatan pada diri Anda. 

Sebaiknya konsumsi teh hijau dengan campuran lemon atau madu. Keduanya lebih alami dan memiliki berbagai khasiat penting untuk kesehatan tubuh. Saatnya memulai hidup sehat dari diri sendiri supaya bisa menular ke anak, suami, dan keluarga, serta rekan-rekan yang Anda sayangi.


5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Flavonoids: The secret to health benefits of drinking black and green tea? . Harvard Health. (https://www.health.harvard.edu/heart-health/brewing-evidence-for-teas-heart-benefits)
Green tea: Health benefits, side effects, and research. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/269538)
Beneficial effects of green tea: A literature review. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2855614/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app