Seputar Cabut Gigi Yang Harus Anda Ketahui

Tidakan pencabutan gigi dapat dilakukan dengan metode yang sederhana atau bisa juga dengan melalui operasi.Jika mahkota gigi terlihat maka metode cabut gigi sederhana bisa dilakukan, namun jika mahkota tidak terliihat maka akan dilakukan prosedur odontektomi atau operasi cabut gigi.
Dipublish tanggal: Sep 10, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit

Untuk mengatasi permasalahan gigi yang tidak dapat diperbaiki adalah dengan melalui metode pencabutan gigi, dimana metode ini adalah sebuah tindakan untuk mengangkat gigi dari gusi

Yang boleh melakukan tindakan ini adalah dokter gigi, dengan cara memberikan bius lokal. Jika gusi tidak menyumbat gigi, ekstraksi dapat dilakukan tanpa operasi. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Sedangkan jika tidak terlihatnya mahkota gigi akibat pertumbuhan yang rusak atau miring yang mendorong gigi tetangga (impaksi), diperlukan pengangkatan gigi secara bedah (odontektomi).

Indikasi untuk pencabutan gigi

Ada bebera kondisi dimana gigi harus dilakukan pencabutan :

  • Infeksi gigi.
  • Lubang yang terjadi pada gigi sudah parah dan tidak dapat diperbaiki.
  • Sakit gigi yang disertai infeksi seperti abses gigi atau infeksi gusi.
  • Gigi rusak akibat cedera serius.
  • Gigi yang terletak pada jaringan yang tidak normal.
  • Kondisi gigi berada dalaam posisi yang tidak normal, seperti gigi menumpuk tidak merata atau berada dalam posisi miring sehingga terjadi kerusakan pada jaringan pipi.

Peringatan pencabutan gigi

Ada beberapa kondisi dimana dokter harus berhati hati sebelum pencabutan gigi dilakukan, meliputi :

  • Area dimana gigi akan dicabut pernah dilakukan radioterapi sebelumnya.
  • Terletak berdekatan dengan jaringan tumor yang ganas, dimana kondisi ini akan membuat risiko penyebaran tumor menjadi meningkat.
  • Patah tulang rahang.
  • Sedang menjalani pengobatan 
  • Kondisi rahang patah.
  • Telah diobati dengan imunosupresan, bifosfonat seperti obat kemoterapi dan kortikosteroid.
  • Pasien dengan penderita penyakit hati, diabetes, limfoma, penyakit ginjal tahap akhir, hipertensi atau tekanan darah tinggi, kanker darah, dan pembuluh darah otak mengalami kerusakan atau cedera.
  • Dalam masa kehamilan pada 3 bulan pertama atau 3 bulan terakhir.
  • Mengalami badan demam, perut mual dan disertai muntah sebelum pencabutan gigi dilakukan. Dalam kondisi ini dokter akan memundurkan jadwal pencabutan gigi.

Persiapan pencabutan gigi

Sebelum melakukan prosedur pencabutan gigi, sebelumnya dokter benar benar memastikan bahwa pasien berada pada kondisi siap untuk melakukan pencabutan gigi melalui pemeriksaan yang ketat, untuk mengetahui riwayat medis dan konsumsi obat. 

Antibiotik akan diberikan kepada pasien sesaat sebelum mencabut gigi jika terinfeksi, jika sistem kekebalannya melemah atau jika prosedur untuk mencabut gigi harus bertahan lama.

Jika terjadi impaksi gigi atau lebih dari satu gigi dilepas, akan dilakukan bius total oleh dokter. Ini dimaksudkan supaya sepanjang tindakan dilakukan pasien tertidur dan tidak merasakan sakit.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Tindakan pencabutan gigi

Tidakan pencabutan gigi dapat dilakukan dengan metode yang sederhana atau bisa juga dengan melalui operasi.Jika mahkota gigi terlihat maka metode cabut gigi sederhana bisa dilakukan, namun jika mahkota tidak terliihat maka akan dilakukan prosedur odontektomi atau operasi cabut gigi.

Langkah langkah yang dilakukan dalam metode pencabutan gigi sederhana:

  • Pertama akan dilakukan anestesi lokal oleh dokter gigi yang melakukan operasi dengan menggunakan suntikan pada area gigi yang akan diangkat. Untuk meminimalisir rasa sakit saat injeksi anestesi, akan dioleskan gel anestesi oleh dokter pada lokasi suntikan hingga terasa mati rasa, 1 hingga 2 menit sebelum injeksi.
  • Setelah dilakukan pembiusan, langkah selanjutnya dokter mengguncang gigi dengan alat  yang menyesuaikan bentuk dan ukutannya dengan gigi yang akan dilakukan pencabutan. Efek anestesi memungkinkan pasien untuk tidak merasa sakit, tetapi mungkin masih merasakan sedikit tekanan pada gusi.
  • Jika gigi terasa cukup longgar, dokter akan menggunakan alat penjepit untuk melakukan pencabutan gigi.
  • Biasanya akan terjadi perdarahan terjadi pada lubang gigi setelah pencabutan dan ini adalah hal yang umum terjadi. Untuk mengantisipasinya dokter akan memberikan pasien kasa steril untuk digigit pada lubang gigi untuk menghentikan pendarahan. Jika diperlukan pada gusi bekas pencabutan gigi dokter akan melakukan jahitan untuk menghentikan pendarahan.

Setelah tindakan pencabutan gigi selesai dilakukan pasien bisa bisa langsung pulang kerumah dan melakukan perawatan mandiri. Biasanya proses pemulihan biasanya memakan waktu beberapa hari.

Komplikasi

Pada umumnya pencabutan gigi sangat jarang berakibat komplikasi. Tapi pasien sangat mungkin mengalami kondisi berikut:

  • Mengalami pendarahan, ini adalah kondisi yang umum terjadi pasca tindakan pencabutan gigi
  • Darah yang membeku di lubang bekas pencabutan gigi terlepas dan pasien akan merasakan sakit. Walaupun jarang terjadi tapi kondisi ini biasanya terjadi pada 3-5 hari pasca gigi dicabut.
  • Saraf trigeminus yang mengalami cedera hingga mengakibatkan mati rasa pada area dagu, bibir, lidah, gusi dan gigi. Ini dapat terjadi hingga beberapa minggu atau bahkan bulan. Jika dalam kondisi yang parah bisa menjadi permanen.
  • Terjadinya infeksi parah dengan gejala demam tinggi, nanah dari lubang di mana gigi diekstraksi, dan nyeri dan pembengkakan yang menetap.

5 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tooth extraction aftercare: Timeline and guide. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/326147)
Tooth extraction: Procedure, costs, and what to expect. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/327170)
Tooth Extraction (Having a Tooth Pulled): Procedure, Recovery, Aftercare. WebMD. (https://www.webmd.com/oral-health/guide/pulling-a-tooth-tooth-extraction#1)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app