Patah Tulang: Penyebab, Gejala dan, Pengobatan

Dipublish tanggal: Mar 14, 2019 Update terakhir: Mei 18, 2020 Tinjau pada Apr 2, 2019 Waktu baca: 3 menit

Tulang patah akibat trauma tentu sangat menyakitkan. Tulang patah atau fraktur adanya putusnya keseluruhan tulang akibat trauma. Tekanan yang kuat dari luar menimbulkan trauma pada jaringan kulit yang sekaligus mengakibatkan tulang patah. 

Semakin besar tekanan akan membuat tulang dapat patah lebih dari satu bagian atau membentuk retakan. Kondisi ini perlu penanganan segera oleh dokter tulang. Luka yang dibiarkan tanpa penanganan menyebabkan pembengkakan dan timbul deformitas. 

Iklan dari HonestDocs
Fisioterapi Pasca Stroke 5 Kali Visit di NK Health

Untuk Pemulihan Pasien, pasca pemulihan dari rawat inap stroke. Latihan termasuk Anamnesa dan Tes Khusus, dengan terapi Bobath Method, Breathing Exercise, PNF (Procioceptive Neuromuscular Stabilization), Modality dan Exercise Therapy. Paket in untuk single visit (5x) dan tidak termasuk konsultasi dokter & Pemeriksaan Penunjang ( Rontgen, MRI, CT-Scan).

Fisioterapi pasca stroke 1x visit di nk health

Tulang yang patah atau hancur perlu dilakukan pembedahan untuk mengembalikan formasi tulang sehingga dapat membentuk jaringan tulang yang baru dan tekstur tulang kembali seperti semula.

Tulang yang patah paling banyak disebabkan oleh faktor trauma seperti kecelakaan, jatuh, pukulan dan olahraga,. Besarnya tekanan dan kecepatan saat sampai ke tubuh menimbulkan kondisi patah tulang yang beragam. 

Kekuatan tulang pada masing-masing bagian tubuh tidak sama. Tulang kecil atau pipih tentu lebih muda mengalami fraktur.

Jenis patah tulang

1. Patah tulang terbuka

Patah tulang yang terbuka berarti terjadi trauma yang mengakibatkan tulang terlihat karena robekan kulit beserta jaringan lebih dalam.

2. Patah tulang tertutup

Patah tulang tertutup tidak menyebabkan robekan jaringan kulit. Tetapi terjadi tulang yang patah atau retak didalamnya yang dapat terasa oleh perabaan atau dengan pencitraan rontgen.

3. Patah tulang komplit

Patah tulang yang secara keseluruhan bagian tulang terpisah menjadi dua atau lebih dimana periosteum sudah rusak.

Iklan dari HonestDocs
Fisioterapi Sakit Leher 5 Kali Visit Di NK Health

Untuk pemulihan pasien yang mengalami keluhan pada leher, seperti tightness pada otot-otot sekitar leher sampai ke pundak, timbul gejala neurologis yang terjadi pada penjalaran saraf cervical pada vertebrae dengan menggunakan exercise dan manipulasi. Paket in untuk single visit (5x) dan tidak termasuk konsultasi dokter & Pemeriksaan Penunjang (Rontgen, MRI, CT-Scan).

Fisioterapi sakit leher 5x visit di nk health

4. Patah tulang tidak komplit

Patah tulang yang tidak seluruhnya patah melainkan sebagian bagian tulang dengan periosteum yang masih utuh. Sering pada tulang panjang.

Pertolongan pertama patah tulang

Pada pertolongan pertama untuk patah tulang, tenaga medis di unit gawat darurat melakukan metode yang dinamakan pembidaian. Pembidaian berfungsi untuk mengistirahatkan lokasi tulang yang mengalami cedera. 

Tujuan utamanya antara lain membatasi gerakan berlebih sehingga tidak menyebabkan kerusakan tulang atau jaringan lainnya, mencegah pendarahan dan mencegah nyeri semakin bertambah.

Prinsip pengobatan patah tulang sebelum dibawa ke dokter yaitu RICE (Rest , Ice, Compression, Elevation). Berikut penjelasannya:

  • Rest: Istirahatkan anggota yang mengalami patah tulang
  • Ice: Lakukan kompres dengan es pada fase akut sekitar 10-15 menit
  • Compression: Lakukan pembidaian
  • Elevation: Posisikan lebih tinggi pada daerah yang patah dengan hati-hati.

Pada penatalaksanaan patah tulang, dokter tulang memiliki dua metode untuk menyatukannya. Ada 3 metode yang terdiri dari:

  • Gips: Pemasangan gips merupakan penanganan umum pada patah tulang ringan. Tindakan ini bisa sebagai penanganan sementara setelah beberapa operasi tulang. 
  • Open Reduction Internal Fixation (ORIF): Metode ORIF memerlukan pembedahan terbuka dengan menyatukan tulang patah dengan sebuah implan dan paku atau sekrup khusus. Metode ini cocok digunakan pada tulang panjang seperti humerus, fibula, dan tibia.
  • Open Reduction External Fixation (OREF): FIksasi eksternal atau OREF dapat digunakan sebagai metode untuk menyatukan tulang akibat patah tulang terbuka, kerusakan jaringan, dan patah tulang yang telah mengalami komplikasi. Pada metode ini, implan dan sekrup terpasang di luar tubuh untuk meningkatkan stabilitas alat implan dan tulang di dalamnya.

Walau penyembuhan tulang akibat patah dapat membaik secara maksimal, proses penyembuhan tulang membutuhkan waktu yang cukup lama. Patah tulang ringan saja memerlukan waktu berbulan-bulan. Anda juga perlu berkunjung rutin setelah operasi sebagai pemeliharaan tulang yang berkembang setelah tulang patah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Anestesi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 22

Di masa penyembuhan paska patah tulang, terdapat kemungkinan terjadinya tulang yang gagal menyatu. Ketidaknormalan ini disebabkan kelainan pertumbuhan tulang, tulang bergeser atau kesalahan posisi penyatuan tulang.

Kelainan bentuk tulang dibedakan menjadi 3 yaitu

  • Malunion: Pada patah tulang mal union, pembentukan tulang menjadi bengkok. Biasa diakibatkan tulang bergeser atau sering menyentuh daerah tubuh atau tulang bekas operasi.
  • Delayed Union: Pada delayed union, tulang yang patah terlambat sembuh atau membutuhkan waktu lebih dari 6 bulan untuk menyatu. Pada sekitar jaringan tulang terbentuk kalus atau tulang muda.
  • Non-Union: Non-union adalah suatu kondisi dimana patah tulang tidak menyatu setelah 6 bulan dan muncul sendi palsu atau disebut psudoarthritis.  

Kesimpulannya, patah tulang dapat disembuhkan. Tetapi kondisi ini bergantung dari ketelitian dokter tulang saat melakukan operasi dan kepatuhan pasien pada masa penyembuhan. 

Pemeliharaan tulang yang telah dioperasi perlu mendapat perhatian penuh. Sedikit saja kelalaian dapat menyebabkan malformasi penyatuan tulang. Selain itu komplikasi dari operasi patah tulang juga merupakan faktor lambatnya penyembuhan tulang, kebanyakan pada operasi patah tulang yang berat.


26 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Ratini, M. WebMD (2018). Top Foods for Calcium and Vitamin D. (https://www.webmd.com/food-recipes/guide/calcium-vitamin-d-foods)
Macon, B.L. Leonard, M. Healthline (2017). Broken Hip. (https://www.healthline.com/health/hip-fracture-surgeries)
Jones, T. Healthline (2018). 9 Healthy Foods That are High in Vitamin D. (https://www.healthline.com/nutrition/9-foods-high-in-vitamin-d)

Artikel ini hanya sebagai informasi awal mengenai kondisi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini
Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app