Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
VINA SETIAWAN

Penyakit Jantung: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: NOV 18, 2019 Tinjau pada NOV 18, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 1.298.895 orang

Penyakit Jantung adalah istilah medis yang dipakai dalam beberapa kondisi medis yang berhubungan dengan jantung. Penyakit jantung sendiri dikategorikan dalam penyakit pembuluh darah seperti penyakit jantung koroner, aritmia, dan kelainan anatomi jantung.

Penyakit jantung sendiri juga biasanya disebut Penyakit Kardiovaskular. Penanganan penyakit jantung bervariasi mulai dari perubahan gaya hidup, pengobatan, sampai pembedahan.

Iklan dari HonestDocs
Beli Simvastatin via HonestDocs!

Simvastatin berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol yang tinggi pada pasien – pasien dislipidemia. Dapatkan GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Penyebab Penyakit Jantung

Penyebab dari Penyakit Jantung sangat beragam tergantung dari penyakit yang mendasari terjadinya keluhan tersebut. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab terjadinya Penyakit Jantung seperti:

  • Gangguan pembuluh darah. Biasanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada pembuluh darah / aterosklerosis
  • Gangguan irama jantung bisa disebabkan oleh PJK (Penyakit Jantung Koroner), PJB (Penyakit Jantung bawaan), darah tinggi, diabetes, merokok, dll.
  • Penyakit jantung bawaan karena kelainan perkembangan jantung selama masa kehamilan
  • Kardiomiopati. Adalah penebalan atau pembesaran otot-otot jantung
  • Infeksi. Infeksi seperti bakteri, virus, parasit bisa menyebabkan penyakit jantung
  • Gangguan katup jantung. Penyakit gangguan katup jantung seperti demam rematik, endokarditis, dan gangguan jaringan ikat pada jantung juga termasuk penyakit jantung

Ada beberapa faktor resiko yang dikaitkan dengan insiden terjadinya penyakit jantung ini, antara lain seperti usia, jenis kelamin pria, riwayat keluarga, kebiasaan merokok, dan diet yang tidak baik, darah tinggi, hiperkolesterol, diabetes, obesitas, dan stres.

Tanda dan gejala dari Penyakit Jantung

Tanda dan gejala Penyakit Jantung sangat tergantung bagian mana dari jantung yang terkena seperti pada penjabaran di atas, keluhan keluhan yang biasa dialami antara lain:

  • Gangguan pembuluh darah. Biasanya akan mengeluhkan nyeri dada seperti tertindih, kehabisan nafas, nyeri, baal serta kelemahan kaki atau lengan, serta nyeri pada daerah tengkuk, leher dan punggung
  • Gangguan irama jantung bisa menyebabkan peningkatan/penurunan detak jantung, nyeri dada, nafas pendek, pusing sampai pingsan
  • Penyakit jantung bawaan biasanya dapat dilihat saat masih bayi, bisa menyebabkan warna kulit membiru, pembengkakan pada kaki, perut dan mata, kesulitan penambahan berat badan. Jika tidak ada keluhan sampai masa kanak-kanak maka biasanya gejalanya akan mengeluhkan cepat lelah saat beraktitifas, pembengkakan kaki, tumit dan lengan pada usia lebih dewasa
  • Kardiomiopati bisa menyebabkan kesulitan bernafas saat beristirahat, kelelahan, pembengkakan kaki, irama jantung tidak beraturan, pusing, dan nyeri kepala
  • Infeksi bisa menyebabkan demam, nafas pendek, gangguan irama jantung, pingsan
  • Gangguan katup jantung bisa menyebabkan nyeri dada, nafas pendek dan pingsan

Pemeriksaan

Penyakit Penyakit Jantung  sendiri merupakan penyakit yang harus diperiksakan secara langsung ke dokter guna memastikan apakah penyebab penyakit yang mendasarinya. Biasanya jika penyakit dasar yang menyebabkan keluhan ini sudah diobati dan ditangani, keluhan Penyakit Jantung akan ikut berkurang dengan sendirinya. Adapun beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan seorang dokter bila Anda terkena Penyakit Jantung ini adalah

  • Pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik yang biasa dilakukan adalah pemeriksaan fisik sederhana untuk memeriksakan organ-organ jantung seperti bunyi jantung, irama jantung dll
  • Lab darah. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu apakah terdapat penyakit seperti diabetes, penyakit hiperkolesterol, dll yang menjadi faktor resiko penyakit jantung
  • EKG atau rekam jantung untuk memeriksakan keadaan jantung
  • Treadmill Test dimana Anda akan menggunakan treadmill bersamaan dengan pemeriksaan ekg untuk melihat apakah jantung Anda mampu mengalirkan darah dengan baik saat terbebani pekerjaan berat
  • X-ray. Foto Rontgen thorax/dada juga biasa dilakukan untuk memeriksakan keadaan jantung
  • Echocardiogram adalah alat yang memanfaatkan gelombang suara untuk memberikan gambaran jantung mulai dari katup, ruang jantung serta otot jantung yang akan dilakukan untuk memberikan gambaran kesehatan jantung
  • CT Scan / MRI untuk memastikan diagnosa atau mencari komplikasi yang terjadi

Pencegahan Penyakit Jantung

Hal hal yang dapat dilakukan untuk mencegah antara lain:

  • Menerapkan pola hidup sehat. Menghindari makanan rendah garam, lemak jenuh serta makanan berpengawet serta memperbanyak konsumsi makan sehat, berserat seperti buah dan sayur sangat dianjurkan untuk mencegah penyakit jantung dikemudian hari
  • Minum air putih minimal 8 gelas atau setara dengan 2 liter per harinya
  • Rutin berolahraga 3-4 kali seminggu dengan intensitas olahraga ringan sampai sedang dan dilakukan 30 – 45 menit sekali olahraga. Olahraga yang bisa dilakukan antara lain berenang, jogging, berlari pagi, sampai bersepeda
  • Berhenti mengonsumsi rokok dan meminum alkohol
  • Kontrol Stres. Kendalikan pola hidup agar tidak menjadi stres yang bisa memicu penyakit ini
  • Rutin memeriksakan diri ke dokter untuk memeriksakan kesehatan Anda secara menyeluruh, apalagi jika Anda memiliki penyakit penyakit tertentu seperti diabetes, penyakit hiperkolesterol dll yang merupakan faktor resiko penyakit jantung

Pengobatan untuk pengidap Penyakit Jantung

Pengobatan Penyakit Jantung juga berfokus untuk menangani penyakit penyakit yang mendasarinya, seperti diabetes, hiperkolesterol, dan yang lainnya serta menghindari terjadinya komplikasi-komplikasi yang dapat terjadi seperti gagal jantung, serangan jantung, stroke, aneurisma, penyakit arteri perifer, dan henti jantung.

Pengobatan penyakit jantung sangat membutuhkan kerja sama antara tenaga medis dan penderitanya sendiri karena memang dibutuhkan kontrol rutin serta perubahan pola hidup menjadi lebih baik agar tidak terulang dan penyakit dapat terkontrol. Namun terkadang, pengobatan dengan pembedahan seperti pada PJK (penyakit jantung koroner) dan PJB (penyakit jantung bawaan) memang diperlukan.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit