Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Hidronefrosis - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: NOV 11, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.566.633 orang

Hidronefrosis adalah suatu kondisi yang biasanya terjadi ketika ginjal membengkak karena urin gagal mengalir dengan baik dari ginjal ke kandung kemih. Pembengkakan ini paling sering hanya menyerang satu ginjal, tetapi juga bisa melibatkan kedua ginjal.

Hidronefrosis bukan merupakan penyakit primer. Hidronefrosis adalah kondisi sekunder yang disebabkan dari beberapa penyakit mendasar lainnya. Hidronefrosis adalah penyakit struktural dan merupakan hasil dari penyumbatan pada saluran kemih. Hidronefrosis mempengaruhi sekitar 1 dari setiap 100 bayi.

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Apa yang Menyebabkan Terjadinya Hidronefrosis?

Salah satu dari dua masalah utama yang menyebabkan hidronefrosis disebut refluks vesicoureteral (VUR). Dalam kondisi ini, katup tempat uretra (saluran kemih yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih) terhubung ke kandung kemih tidak berfungsi dengan baik.Sehingga menyebabkan urin mengalir mundur ke ginjal.

Masalah lainnya adalah penyumbatan di mana saja sepanjang saluran kemih yang menyebabkan urin yang diproduksi oleh ginjal tidak dapat dikeluarkan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penyumbatan di dalam atau tekanan dari luar sistem kemih.

Potensi penyebab penyumbatan lainnya termasuk:

  • Penyempitan pada persimpangan ureteropelvic, yang merupakan tempat ureter bertemu dengan ginjal
  • Pembesaran kelenjar prostat pada pria, yang bisa disebabkan oleh benign prostatic hyperplasia (BPH) atau prostatitis (peradangan pada prostat)
  • kehamilan, yang menyebabkan penekanan pada saluran kemih, akibat pertumbuhan janin
  • tumor di atau dekat ureter
  • penyempitan saluran kemih karena cedera atau cacat lahir

Gejala Hidronefrosis

Pada orang dewasa, hidronefrosis mungkin tidak menimbulkan gejala apapun, tergantung pada penyebab yang mendasarinya, gejalanya mungkin termasuk:

  • buang air kecil lebih jarang dengan volume yang sedikit (oliguria)
  • darah dalam urin (hematuria)
  • rasa sakit di punggung, perut, atau tubuh bagian samping
  • gejala infeksi saluran kemih (ISK), seperti nyeri saat buang air kecil, urin keruh, dan dorongan yang tidak bisa ditahan untuk buang air kecil
  • demam
  • mual dan muntah

Ketika hidronefrosis terjadi pada bayi, pada kebanyakan kasus tidak memiliki gejala apapun. Namun pada beberapa kasus, hidronefrosis pada bayi dapat menimbulkan gejala yang meliputi:

  • demam yang tidak dapat dijelaskan
  • sakit di perut
  • darah dalam urin
  • demam
  • nafsu makan yang kurang baik
  • kekurangan energi
  • rewel

Bagaimana Cara Mencegah terjadinya Hidronefrosis?

Karena hidronefrosis disebabkan oleh berbagai kondisi medis. Pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari atau melakukan pengobatan dini terhadap penyebabnya. 

Iklan dari HonestDocs
Mau Pesan Obat? Beli Aja via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir* ke seluruh wilayah Indonesia!

Iklan obat

Misalnya, peluang mengembangkan batu ginjal dapat dikurangi dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kalsium oksalat dan banyak mengkonsumsi cairan. Beberapa obat mungkin dapat diberikan untuk pasien yang rentan terkena batu ginjal.

Diagnosis Hidronefrosis

Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan bertanya mengenai riwayat kesehatan Anda secara menyeluruh, kemudian dokter akan fokus pada gejala kemih yang Anda miliki. 

Jika Anda menderita hidronefrosis, pada pemeriksaan fisik dokter akan merasakan ginjal Anda yang membesar dengan melakukan pemijatan secara lembut pada area perut dan panggul.

Dokter Anda mungkin juga akan melakukan pemeriksaan USG ginjal atau CT scan untuk melihat lebih dekat tingkat pembengkakan dan mungkin menemukan area penyumbatan. 

Kedua prosedur ini dapat membantu dokter Anda melihat gambar bagian dalam tubuh Anda, tetapi USG ginjal adalah pemeriksaan baku emas yang digunakan untuk menegakan diagnosis hidronefrosis.

Perawatan Hidronefrosis

Tujuan pengobatan adalah untuk mengembalikan aliran urin dari ginjal dan untuk mengurangi pembengkakan dan tekanan yang disebabkan oleh penumpukan cairan.

Ada beberapa pendekatan untuk mengatasi kondisi tersebut, tergantung pada penyebab masalah yang mendasarinya. Anda harus mendiskusikan opsi perawatan dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

  1. Jika hidronefrosis akut, pengobatan akan dilakukan dengan pemasangan tabung stent (tabung nefrostomi) yang dapat dimasukkan ke dalam ginjal untuk mengalirkan kelebihan urin.
  2. Jika hidronefrosis disebabkan oleh batu di ginjal atau ureter, opsi yang tersedia meliputi:
  • Shock Wave Lithotripsy — Ini adalah metode yang paling umum digunakan untuk mengobati batu ginjal. Gelombang kejut berenergi tinggi dipancarkan oleh mesin di luar untuk memecah batu menjadi fragmen yang lebih kecil sehingga mereka dapat keluar dari tubuh.
  • Ureteroskopi — adalah metode yang menggunakan tabung tipis dengan instrumen khusus yang dapat ditempatkan di uretra untuk memungkinkan dokter memecah dan mengeluarkan batu.
  • Pembedahan — Ketika batu ginjal sangat besar atau sulit dihilangkan, batu ginjal mungkin harus diangkat melalui pembedahan. Anda juga mungkin memerlukan pembedahan untuk mengatasi tumor atau jenis penyumbatan lainnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit
Pencarian yang sering mengarah ke halaman ini
hidronefrosis adalah hidronefrosis