Kandung Kemih Neurogenik - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Update terakhir: Apr 28, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 650.743 orang

Kandung kemih mengandalkan otot untuk berkontraksi dan melepaskan urin ketika Anda siap untuk buang air kecil. Otak yang mengatur semua proses saat Anda ingin buang air kecil, tetapi terkadang pesan saat Anda ingin buang air kecil tidak dikirim dari otak ke kandung kemih Anda. 

Kondisi inilah yang dikenal sebagai kandung kemih neurogenik. Pengobatan untuk kondisi ini dapat membantu Anda mengembalikan kendali dari otot kandung kemih Anda.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Apa yang menyebabkan Kandung Kemih Neurogenik?

Kandung kemih neurogenik adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh saraf di sepanjang jalur antara kandung kemih dan otak tidak bekerja dengan baik. Kondisi ini bisa terjadi karena gangguan otak atau kerusakan saraf kandung kemih.

Contoh-contoh gangguan otak yang dapat menyebabkan kandung kemih neurogenik meliputi:

  • Penyakit Alzheimer
  • Tumor otak atau sumsum tulang belakang
  • Multiple sclerosis
  • Penyakit Parkinson
  • Cedera pada sumsum tulang belakang
  • Cacat lahir sumsum tulang belakang, seperti spina bifida
  • Stroke

Kondisi yang mempengaruhi otot kandung kemih meliputi:

  • Diabetes, yang dapat menyebabkan kerusakan saraf
  • Penyalahgunaan alkohol jangka panjang
  • Operasi panggul, yang dapat menyebabkan kerusakan saraf
  • Kerusakan saraf tulang belakang

Jika dokter mendiagnosis Anda dengan kandung kemih neurogenik, dokter biasanya akan menguji otot kandung kemih Anda dan sistem saraf Anda. Mengobati kondisi yang mendasarinya dapat membantu mengatasi gejala-gejala yang Anda alami.

Tanda dan gejala Kandung Kemih Neurogenik

Kandung kemih neurogenik menyebabkan Anda kehilangan kendali atas kemampuan Anda untuk buang air kecil. Kondisi ini dapat menyebabkan Anda buang air kecil terlalu banyak atau tidak puas saat buang air kecil, yang keduanya dapat memiliki konsekuensi berbahaya.

Gejala kandung kemih neurogenik meliputi:

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01
  • Urin yang menetes saat buang air kecil
  • Ketidakmampuan untuk sepenuhnya mengosongkan kandung kemih
  • Mengejan saat buang air kecil
  • Hilangnya kontrol kandung kemih
  • Peningkatan infeksi saluran kemih (ISK)
  • Urin yang bocor
  • Kesulitan menentukan kapan kandung kemih penuh

Bagaimana cara mencegah terjadinya kandung kemih neurogenik?

Pilihan gaya hidup sehat di bawah ini dapat mengurangi terjadinya risiko kandung kemih neurogenik:

Bagaimana cara mengatasi Kandung Kemih Neurogenik?

Diagnosa Kandung Kemih Neurogenik

Selain meninjau riwayat medis dan melakukan pemeriksaan fisik, dokter Anda dapat merekomendasikan berbagai pemeriksaan diagnostik untuk menentukan apakah Anda memiliki kandung kemih neurogenik. Pemeriksaan tersebut dapat meliputi:

  • Pemeriksaan cystometogram untuk menguji fungsi dan kapasitas kandung kemih
  • Tes elektromiografi untuk menguji tonus otot kandung kemih dan koordinasi
  • Pencitraan tulang belakang dan otak
  • Pencitraan ginjal dan kandung kemih

Pengobatan Kandung Kemih Neurogenik

Dokter Anda kemungkinan akan merekomendasikan berbagai pengobatan. Dokter mungkin menyarankan Anda untuk buang air kecil secara berkala, yang akan mencegah kandung kemih Anda menjadi terlalu penuh. Dokter mungkin juga menyarankan terapi seperti latihan Kegel dan penguatan otot dasar panggul.

Terapi stimulasi listrik

Pilihan pengobatan lain yang dapat dilakukan adalah dengan terapi stimulasi listrik. Terapi ini melibatkan menempatkan elektroda kecil di kandung kemih. Ketika dirangsang, elektroda dapat mengirim impuls ke otak, dan mengatakan bahwa Anda perlu buang air kecil.

Obat-obatan

Tidak ada obat untuk mengobati atau mengendalikan kandung kemih neurogenik secara khusus. Namun, beberapa obat dapat mengurangi atau meningkatkan kontraksi otot.

Kateterisasi

Dalam beberapa kasus, dokter Anda dapat merekomendasikan penggunaan kateterisasi untuk memastikan pengosongan kandung kemih. Namun, prosedur ini memiliki risiko peningkatan terjadinya ISK. 

Dokter Anda mungkin akan meresepkan obat antibiotik dengan dosis rendah untuk meminimalkan risiko terjadinya ISK.

Operasi

Dokter Anda dapat memasukkan sfingter buatan ke dalam tubuh Anda yang menekan uretra untuk mencegah terjadinya kebocoran urin yang kemudian dapat dilepaskan secara manual untuk memungkinkan pengosongan kandung kemih. 

Pilihan bedah lainnya termasuk operasi rekonstruksi kandung kemih yang dapat membantu mengontrol kandung kemih.

Produsen medis terus merilis penemuan baru, seperti penggunaan sling kandung kemih, untuk mengurangi gejala dan membantu meningkatkan kontrol kandung kemih.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit