Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM

Fenugreek - Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Update terakhir: SEP 15, 2019 Waktu baca: 7 menit
Telah dibaca 1.349.889 orang

Fenugreek (Kelabat) adalah tanaman herbal yang mirip dengan semanggi yang berasal dari daerah Mediterania, Eropa Selatan, dan Asia Barat. Bijinya digunakan dalam memasak, untuk membuat obat, atau untuk menyembunyikan rasa obat lain. 

Biji Fenugreek berbau dan rasanya agak seperti sirup maple. Di India, daun Fenugreek dimakan sebagai sayuran.

Fenugreek dikonsumsi untuk masalah pencernaan seperti kehilangan nafsu makan, sakit perut, sembelit, tukak lambung (gastritis). Fenugreek juga digunakan untuk diabetes, nyeri haid, menopause, sindrom ovarium polikistik, artritis, fungsi tiroid yang buruk, dan obesitas

Ia juga digunakan untuk kondisi yang memengaruhi kesehatan jantung seperti "pengerasan pembuluh darah" (aterosklerosis) dan untuk kadar lemak tertentu dalam darah seperti kolesterol dan trigliserida.

Fenugreek digunakan untuk penyakit ginjal, penyakit kekurangan vitamin yang disebut beri-beri, sariawan, bisul, bronkitis, infeksi jaringan di bawah permukaan kulit (selulitis), TBC, batuk kronis, bibir pecah-pecah, kebotakan, kanker, penyakit Parkinson, dan performa olahraga.

Beberapa pria menggunakan fenugreek untuk hernia, disfungsi ereksi (ED), infertilitas pria, dan masalah pria lainnya. Baik pria maupun wanita menggunakan fenugreek untuk meningkatkan hasrat seksual.

Wanita yang menyusui kadang-kadang menggunakan fenugreek untuk meningkatkan aliran ASI.

Fenugreek terkadang digunakan sebagai tapal. Maksudnya ia dibungkus dengan kain, dihangatkan, dan dioleskan langsung ke kulit untuk mengobati nyeri lokal dan pembengkakan (peradangan), nyeri otot, rasa sakit dan pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenitis), nyeri di jari kaki (gout), luka, bisul kaki, dan eksim.

Dalam makanan, fenugreek dimasukkan sebagai bahan dalam campuran rempah. Ia juga digunakan sebagai bahan penyedap makanan dalam sirup maple imitasi, makanan, minuman, dan tembakau.

Dalam manufaktur, ekstrak fenugreek digunakan dalam sabun dan kosmetik.

Bagaimana cara kerjanya?

Fenugreek sepertinya memperlambat penyerapan gula di lambung dan merangsang insulin. Kedua efek ini menurunkan gula darah pada penderita diabetes.

Penggunaan dan Efektifitas

Mungkin Efektif untuk

  • Diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi biji fenugreek, yang dicampur dengan makanan selama makan, mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan pada penderita diabetes tipe 2.
    Namun, mengonsumsi 5-50 gram biji fenugreek sekali atau dua kali sehari tampaknya bekerja, menurunkan dosis 2,5 gram tampaknya tidak berhasil. Pada penderita diabetes tipe 1, mengonsumsi 50 gram bubuk biji fenugreek dua kali sehari tampaknya mengurangi jumlah gula dalam urin.
  • Nyeri haid (dismenore). Mengonsumsi 1800-2700 mg bubuk biji fenugreek tiga kali sehari selama 3 hari pertama periode menstruasi diikuti oleh 900 mg tiga kali sehari selama sisa dari dua siklus menstruasi mampu mengurangi rasa sakit pada wanita yang nyeri haid. Kebutuhan akan obat penghilang rasa sakit pun juga berkurang.

Bukti yang Tidak Cukup untuk

  • Kinerja olahraga. Ada hasil yang bertentangan mengenai efek fenugreek pada kinerja olahraga. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi 500 mg suplemen fenugreek (Indus Biotech, India) selama 8 minggu mampu mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan kadar testosteron, tetapi tidak mengubah kekuatan otot atau daya tahan pada pria muda. Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa mengonsumsi 500 mg ekstrak fenugreek (Torabolic, Indus Biotech) setiap hari selama 8 minggu mampu mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan kinerja kaki dan bench press pada sekelompok pria muda. Juga, penelitian awal lainnya menunjukkan bahwa mengonsumsi 300 mg unsur kimia fenugreek (Fenu-FG, Indus Biotech Private Limited, Pune, India) setiap hari mungkin dapat membantu pria melakukan lebih banyak latihan bench press. Tetapi sepertinya itu tidak membantu mereka mengangkat lebih banyak berat atau melakukan lebih banyak latihan leg press.
  • Mulas (Heartburn). Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi produk fenugreek tertentu (FenuLife, Frutarom Belgia) sebelum dua kali makan berat dalam sehari mampu mengurangi gejala mulas.
  • Kolesterol tinggi. Ada bukti yang bertentangan tentang efek fenugreek pada kadar kolesterol. Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi biji fenugreek mampu mengurangi kadar kolesterol total dan lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL atau "kolesterol jahat"). Tetapi efek dari biji fenugreek pada lipoprotein dengan kepadatan tinggi (HDL atau "kolesterol baik") dan trigliserida tidak konsisten.
  • Produksi ASI. Ada beberapa laporan bahwa mengonsumsi kapsul fenugreek atau meminum teh fenugreek segera setelah melahirkan dapat meningkatkan produksi ASI pada wanita menyusui. Fenugreek sepertinya sangat membantu saat memulai satu atau dua hari setelah melahirkan. Tetapi tidak semua penelitian setuju. Dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi fenugreek kurang bermanfaat daripada mengonsumsi Indian borage atau kurma.
  • Infertilitas pria. Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi cairan minyak dari biji fenugreek tiga kali sehari selama 4 bulan mampu meningkatkan jumlah sperma pada pria dengan konsentrasi sperma rendah. Tetapi mengonsumsi bagian lain dari biji fenugreek tampaknya tidak memiliki efek ini.
  • Penurunan berat badan. Penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak biji fenugreek dapat mengurangi asupan lemak harian pada pria yang kelebihan berat badan apabila diminum dengan dosis 392 mg tiga kali sehari selama 2-6 minggu. Tetapi dosis yang lebih rendah sepertinya tidak memiliki efek ini. Dosis tidak memengaruhi berat badan, nafsu makan, atau kekenyangan. Menambahkan 4 atau 8 gram fiber fenugreek ke sarapan sepertinya meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi rasa lapar saat makan siang. Tetapi tidak jelas apakah ini meningkatkan penurunan berat badan.
  • Penyakit Parkinson. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak biji fenugreek (Indus Biotech Private Limited, Pune) dua kali sehari selama 6 bulan tidak memperbaiki gejala pada penderita penyakit Parkinson.
  • Kista ovarium (sindrom ovarium polikistik). Ada hasil yang bertentangan mengenai efek fenugreek terhadap kista ovarium. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak biji fenugreek (Goldarou Pharmaceutical Co. Isfahan Iran) setiap hari selama 8 minggu tidak memperbaiki gejala pada wanita dengan kista ovarium. Namun, penelitian awal lainnya menunjukkan bahwa mengonsumsi 1000 mg dari jenis ekstrak biji fenugreek tertentu (Furocyst, Cepham Inc., Piscataway, NJ) setiap hari mungkin dapat mengurangi ukuran kista ovarium dan membantu mengatur panjang siklus menstruasi dan waktu periode menstruasi.
  • Kebotakan.
  • Kanker.
  • Bibir pecah-pecah.
  • Batuk kronis.
  • Sembelit.
  • Eksim.
  • Demam.
  • Gout.
  • “Pengerasan pembuluh darah” (aterosklerosis).
  • Hernia.
  • Penyakit ginjal.
  • Sariawan.
  • Masalah seksual (disfungsi ereksi, ED).
  • Sakit perut.
  • Kondisi lainnya.

Diperlukan lebih banyak bukti untuk menilai efektivitas fenugreek untuk penggunaan ini.

Efek Samping dan Keamanan

Fenugreek AMAN dikonsumsi oleh pengguna yang biasa ditemukan dalam sejumlah makanan. Fenugreek MUNGKIN AMAN dikonsumsi untuk tujuan pengobatan (jumlahnya yang lebih besar dari yang biasanya ditemukan dalam makanan) hingga 6 bulan. 

Efek sampingnya adalah diare, sakit perut, kembung, kentut, pusing, sakit kepala, dan bau "sirup maple" dalam urin. Fenugreek dapat menyebabkan hidung tersumbat, batuk, mengi, pembengkakan wajah, dan reaksi alergi yang parah pada penderita hipersensitif. Fenugreek mungkin dapat menurunkan gula darah.

Perhatian & Peringatan Khusus:

Kehamilan : Fenugreek TIDAK AMAN bagi kehamilan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang melebihi makanan. Ini dapat menyebabkan malformasi pada bayi, serta kontraksi dini. 

Mengonsumsi fenugreek sesaat sebelum persalinan juga dapat menyebabkan bayi baru lahir memiliki bau tubuh yang tidak biasa, yang dapat disalahartikan sebagai "penyakit urin sirup maple." Bau ini tampaknya tidak menimbulkan efek jangka panjang.

Menyusui : Fenugreek MUNGKIN AMAN dikonsumsi untuk meningkatkan aliran ASI dalam jangka pendek. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 1725 mg fenugreek tiga kali sehari selama 21 hari tidak menimbulkan efek samping pada bayi.

Anak-anak : Fenugreek MUNGKIN TIDAK AMAN diminum pada anak-anak. Beberapa laporan mengaitkan teh fenugreek dengan hilangnya kesadaran pada anak-anak. Bau badan yang tidak biasa menyerupai sirup maple mungkin juga dapat terjadi pada anak-anak yang meminum teh fenugreek.

Alergi terhadap tanaman dari famili Fabaceae : Orang yang alergi terhadap tanaman lain dari  Fabaceae, seperti kacang kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau mungkin juga alergi terhadap fenugreek.

Diabetes : Fenugreek dapat memengaruhi kadar gula darah pada penderita diabetes. Perhatikan tanda-tanda gula darah rendah (hipoglikemia) dan pantau gula darah Anda dengan seksama jika Anda menderita diabetes dan mengonsumsi fenugreek.

Interaksi

Interaksi Moderat

Berhati-hatilah dengan kombinasi ini

  • Obat-obatan untuk diabetes (obat antidiabetes) berinteraksi dengan FENUGREEK

Fenugreek dapat menurunkan gula darah. Obat diabetes juga digunakan untuk menurunkan gula darah. Mengonsumsi Fenugreek bersama dengan obat diabetes dapat menyebabkan gula darah Anda terlalu rendah. 

Pantaulah gula darah Anda dengan cermat. Beberapa obat-obatan yang digunakan untuk diabetes ialah glimepiride (Amaryl), glyburide (DiaBeta, Glynase Presab, Micronase), insulin, pioglitazone (Actos), rosiglitazone (Avandia), chlorpropamide (Diabinese), glipizide (Glucotrol), tolbutamide (Orinase), tolbutamide (Orinase), dan lain-lain.

  • Obat-obatan yang memperlambat pembekuan darah (Obat Antikoagulan / Antiplatelet) berinteraksi dengan FENUGREEK

Fenugreek mungkin dapat memperlambat pembekuan darah. Mengonsumsi fenugreek bersama dengan obat yang juga memperlambat pembekuan darah dapat meningkatkan kemungkinan memar dan pendarahan

Beberapa obat yang memperlambat pembekuan darah ialah aspirin, clopidogrel (Plavix), diclofenac (Voltaren, Cataflam, dan lain-lain), ibuprofen (Advil, Motrin, dan lain-lain), naproxen (Anaprox, Naprosyn, dan lain-lain), dalteparin (Fragmin), enoxaparin (Lovenox), heparin, warfarin (Coumadin), dan lainnya.

  • Warfarin (Coumadin) berinteraksi dengan FENUGREEK

Warfarin (Coumadin) digunakan untuk memperlambat pembekuan darah. Fenugreek mungkin juga dapat memperlambat pembekuan darah. Mengonsumsi fenugreek bersama dengan warfarin (Coumadin) dapat meningkatkan kemungkinan memar dan pendarahan. Periksalah darah Anda secara teratur. Dosis warfarin Anda (Coumadin) mungkin perlu diubah.

Dosis

Berikut dosis yang telah dipelajari dalam penelitian ilmiah :

DENGAN MULUT :

  • Untuk diabetes : Mengonsumsi 5-100 gram bubuk biji fenugreek ditambahkan ke satu atau dua kali makan sehari selama 4 hari hingga 3 tahun. Konsumsi dosis 1 gram setiap hari dari ekstrak biji fenugreek.
  • Untuk nyeri haid (dismenore) : Mengonsumsi 1800-2700 mg bubuk biji fenugreek tiga kali sehari selama 3 hari pertama menstruasi, diikuti oleh 900 mg tiga kali sehari selama sisa dari dua siklus menstruasi.
  • Untuk meningkatkan hasrat seks : 600 mg ekstrak biji fenugreek (Libifem, Gencor Pacific Ltd.) setiap hari selama dua siklus menstruasi.
  • Untuk meningkatkan performa seksual : Mengonsumsi 600 mg ekstrak biji fenugreek (Testofen, Gencor Pacific Ltd) setiap hari baik tunggal maupun dengan magnesium 34 mg, zinc 30 mg, dan vitamin B6 10 mg, selama 6-12 minggu.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp