Mengenal 10 Manfaat Bentonite Clay

Ketika seseorang menggunakannya pada kulit, Bentonite clay mungkin memiliki kekuatan untuk menyerap minyak dan bakteri. Ketika mereka menggunakannya dengan cara dimakan, tanah liat ini dapat menyerap racun atau zat lain yang tidak diinginkan dari saluran pencernaan. Berikut 10 manfaat Bentonite clay berdasarkan hasil penelitian :
Dipublish tanggal: Agu 26, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 22, 2020 Waktu baca: 3 menit
Mengenal 10 Manfaat Bentonite Clay

Bentonite clay adalah tanah liat alami dengan tekstur halus dan lembut. Tanah liat ini berbentuk seperti pasta ketika dicampur dengan air. Beberapa orang menggunakan pasta ini untuk manfaat medis atau kosmetik, seperti mengobati ruam dan jerawat atau sebagai masker rambut.

Orang-orang telah menggunakan Bentonite clay untuk menghilangkan kotoran pada kulit, seperti minyak, dan racun dari tubuh selama ribuan tahun.

Iklan dari HonestDocs
Beli L-BIO 30 SACH via HonestDocs

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Bentonite clay dapat ditemukan pada banyak produk kulit, tetapi beberapa orang juga menambahkannya ke dalam makanan atau minuman dengan tujuan menghilangkan masalah pencernaan atau mengeluarkan racun dari tubuh.

Beberapa penelitian telah menemukan manfaat kesehatan dari Bentonite clay, meskipun sebagian besar penelitian ini hanya dilakukan pada hewan. Penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum para ilmuwan mengetahui manfaat dan risiko bentonite clay yang sebenarnya pada tubuh manusia.

Bagaimana cara kerja bentonite clay?

Para ilmuwan percaya bahwa Bentonite clay bekerja dengan cara menyerap minyak dan kotoran dari kulit. Secara teori, Bentonite clay dapat menyerap minyak dan kotoran dengan menempel pada molekul atau ion. Saat masker tanah liat dibilas dari wajah, maka tanah liat membawa racun atau molekul lain bersamanya.

Ketika seseorang menggunakannya pada kulit, Bentonite clay mungkin memiliki kekuatan untuk menyerap minyak dan bakteri. Ketika mereka menggunakannya dengan cara dimakan, tanah liat ini dapat menyerap racun atau zat lain yang tidak diinginkan dari saluran pencernaan. 

Berikut 10 manfaat Bentonite clay berdasarkan hasil penelitian :

1. Menghilangkan racun dari tubuh

Beberapa orang mengkonsumsi Bentonite clay dengan tujuan menghilangkan racun dari tubuh. Ini mungkin salah satu manfaatnya yang paling banyak dipelajari.

Iklan dari HonestDocs
Standard Facial 1 Kali Di Reface Clinic

Sudah termasuk cuci wajah, peeling, ekstrak komedo, dan masker.

Standard facial 1x di reface clinic

2. Mengobati kulit berminyak dan berjerawat

Daya adsorben Bentonite clay dapat membantu dalam mengatasi jerawat dan kulit berminyak. Tanah liat dapat membantu menghilangkan sebum, atau minyak, dari permukaan kulit, dan mungkin juga memiliki efek menenangkan pada jerawat yang meradang.

Menggunakan masker wajah dari tanah liat dapat membantu menghilangkan kotoran dari kulit untuk mengobati jerawat atau mengurangi risiko jerawat dan infeksi kulit.

3. Detoksifikasi kulit

Beberapa orang menggunakan Bentonite clay untuk membersihkan bagian-bagian tertentu dari tubuh mereka. Dengan mekanisme kerja yang dimiliki, bentonite clay dipercaya dapat menyerap racun dari kulit.

4. Membantu menurunkan berat badan

Bentonite clay mungkin merupakan suplemen yang bermanfaat bagi orang yang ingin mencoba menurunkan berat badan. 

Sebuah penelitian pada tikus menemukan bahwa mengkonsumsi produk tanah liat montmorillonite dapat membantu mengurangi kenaikan berat badan di antara mereka yang makan makanan tinggi lemak.

5. Mengatasi sembelit

Karena Bentonite clay dapat menyerap racun, penggunaan bentonite clay mungkin bermanfaat untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan seseorang. 

Iklan dari HonestDocs
Standard Facial 1 Kali Di Reface Clinic

Sudah termasuk cuci wajah, peeling, ekstrak komedo, dan masker.

Standard facial 1x di reface clinic

Satu ulasan tentang manfaat Bentonite clay menunjukkan bahwa tanah liat ini dapat membantu beberapa orang yang mengalami sindrom iritasi usus besar dengan sembelit

6. Mengobati diare

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lempung adsorben seperti bentonitE clay dapat membantu meringankan masalah pencernaan terkait virus, seperti diare. Misalnya, rotavirus dapat menyebabkan diare parah dan menyebar dengan mudah dari orang ke orang. 

Satu studi menemukan bahwa tanah liat adsorben yang disebut diosmectite membantu menghentikan replikasi rotavirus.

7. Mengatasi  ruam popok

Sebuah penelitian menunjukan bahwa Bentonite clay efektif dalam mengobati ruam popok. Sekitar 93% bayi yang menggunakan tanah liat bentonite mengalami perbaikan ruam dalam waktu 6 jam, dengan 90% sembuh total dalam 3 hari. 

8. Memberikan perlindungan terhadap sinar matahari

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa Bentonite clay dapat melindungi kulit dari sinar ultraviolet yang berbahaya. Namun manfaat ini belum disetujui oleh badan pengolahan obat dan makanan di AS, sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

9. Menyerap timbal dan logam berat lainnya

Paparan logam berat yang berlebihan seperti timbal dapat menyebabkan masalah kesehatan. Otak anak-anak sangat sensitif  terhadap timbal. Intoksikasi timbal dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan belajar dan masalah lainnya. 

Menurut beberapa penelitian, Bentonite clay dapat membantu menyerap zat timbal dari tubuh.

Bentonite clay memiliki muatan negatif, artinya dapat mengikat logam yang bermuatan positif seperti timbal. Satu studi menemukan bahwa Bentonite clay efektif dalam menghilangkan timbal dari air limbah.

10. Menurunkan kolesterol

Kolesterol tinggi adalah penyebab utama penyakit jantung. Kolesterol tinggi menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah, yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. 

Sebuah studi pada tikus menemukan bahwa produk Bentonite clay meningkatkan jumlah kolesterol yang dikeluarkan dalam tinja mereka.

8 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Williams LB, et al. (2010). Evaluation of the medicinal use of clay minerals as antibacterial agents. (http://doi.org/10.1080/00206811003679737)
Williams LB, et al. (2009). Bentonite, bandaids, and borborygmi. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2895274/)
Moosavi M. (2017). Bentonite clay as a natural remedy: A brief review. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5632318/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app