Mengalami Anemia, Sebaiknya Berobat ke Dokter Apa?

Dipublish tanggal: Agu 26, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Mar 19, 2020 Waktu baca: 3 menit
Mengalami Anemia, Sebaiknya Berobat ke Dokter Apa?

Kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami anemia sampai mereka mengalami gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Anemia, juga dikenal sebagai kurangnya zat besi dalam darah, yang merupakan kelainan yang sering terjadi ketika kurangnya sel darah merah yang menghambat pengiriman oksigen ke seluruh tubuh.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Penyebab paling umum dari anemia adalah kadar zat besi yang rendah dalam darah yang biasa disebut anemia defisiensi besi

Tanpa zat besi, sel darah merah memiliki kadar hemoglobin yang rendah, hemoglobin lah yang berfungsi untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Tanpa penanganan yang tepat, anemia dapat menimbulkan komplikasi bahkan hingga kematian. Oleh karena itu sangat penting untuk mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Berikut penjelasannya.

Tanda dan gejala Anemia

Gejala kekurangan zat besi sangat bervariasi, tergantung pada tingkat keparahannya, serta kondisi kesehatan keseluruhan seseorang. 

Untuk seseorang yang kekurangan zat besi ringan atau sedang, seseorang mungkin tidak mengalami gejala yang terlihat.

Kadang-kadang, kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Kondisi tersebut terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah atau hemoglobin dalam darah.

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

 Anemia defisiensi zat besi dapat menyebabkan gejala yang meliputi:

Ada juga beberapa tanda fisik anemia defisiensi besi yang harus diwaspadai, seperti:

  • kuku rapuh
  • retak di sisi mulut
  • rambut rontok
  • radang pada lidah
  • kulit pucat atau kuning tidak normal
  • detak jantung atau pernapasan tidak teratur

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan di atas.

Sebaiknya berobat ke dokter apa saat mengalami Anemia?

Sebelum mendatangi dokter spesialis, sebaiknya kunjungi dokter umum apabila Anda mengalami gejala-gejala anemia. Saat mendiagnosis dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu ketika mendiagnosis anemia yang Anda alami.

Dokter juga akan bertanya tentang gejala dan faktor risiko apa saja, seperti perdarahan menstruasi yang berat atau kondisi medis yang mendasarinya. 

Jika dokter mencurigai kekurangan zat besi, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan darah. Hasil tes tersebut dapat memberikan informasi seperti jumlah total sel darah merah dan kandungan zat besi dalam darah. 

Iklan dari HonestDocs
Beli Onkologi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 19

Jika dokter mencurigai adanya pendarahan internal, pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan. Pemeriksaan tersebut mungkin dapat mencakup:

Bicaralah juga dengan dokter jika Anda memiliki faktor risiko anemia atau perhatikan tanda atau gejala anemia yang termasuk:

Siapapun yang mengalami gejala kekurangan anemia harus berbicara dengan dokter. Dokter dapat memberikan tes darah sederhana untuk mendapatkan hasil yang cepat.

Jika kadar zat besi seseorang normal, mungkin ada masalah lain yang menyebabkan gejalanya. Hal yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang pasti.

Mengembalikan kadar zat besi ke normal dapat terjadi dalam 1 atau 2 bulan pengobatan. Seorang dokter dapat merekomendasikan mengkonsumsi suplemen lebih lama untuk membantu membuat asupan zat besi yang cukup. 

Namun, dalam kasus yang parah, pengobatan yang lebih intensif mungkin diperlukan.

Saat mengalami Anemia, kapan sebaiknya berobat ke Dokter spesialis?

Banyak orang dengan anemia tidak tahu harus berobat ke dokter apa untuk mengatasi anemia yang dialami sehingga langsung berkonsultasi pada dokter spesialis. 

Hal tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya keliru, tetapi dokter spesialis umumnya bertugas menangani kasus anemia yang lebih spesifik.

Contohnya jika Anda mengalami anemia jenis anemia aplastik. Penyakit anemia aplastik terjadi ketika sumsum tulang tidak lagi memproduksi cukup sel darah. 

Untuk mendiagnosis anemia aplastik, diperlukan pemeriksaan darah dan biopsi sumsum tulang. 

Biopsi merupakan prosedur pengambilan sampel jaringan untuk diperiksa lebih lanjut. Penderita anemia aplastik memiliki sel darah yang lebih sedikit pada sumsumnya.

Tenaga medis yang biasa melakukan pemeriksaan tersebut adalah dokter penyakit dalam spesialis hematologi, atau disebut pula hematolog. 

27 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
CBC with differential, blood. Mayo Medical Laboratories. http://www.mayomedicallaboratories.com/test-catalog/Clinical+and+Interpretive/9109.
Iron: Fact sheet for health professionals. National Institutes of Health Office of Dietary Supplements. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Iron-HealthProfessional/#h3.
Mahoney DH, et al. Iron deficiency in infants and young children: Treatment. http://www.uptodate.com/home.

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app