Masalah Kulit Bayi Yang Perlu Anda Waspadai

Dipublish tanggal: Mar 2, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Waktu baca: 3 menit
Masalah Kulit Bayi Yang Perlu Anda Waspadai

Bayi biasanya memiliki kulit yang cukup sensitif. Beberapa bayi biasanya mengalami bintik merah sampai ruam pada daerah tubuh tertentu misalnya daerah lipatan. 

Hal ini wajar karena bayi sedang beradaptasi dengan dunia luar dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun jika masalah kulit tidak kunjung hilang sebaiknya kamu segera konsultasi pada dokter anak agar dapat segera diobati. Berikut adalah beberapa penyakit pada kulit bayi dan cara mengatasinya:

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Eksim Atopik

Eksim jenis ini sering terjadi pada bayi. Eksim Atopik ditandai dengan warna kemerahan pada kulit, kering bahkan sampai pecah-pecah dan terasa gatal. Daerah yang sering terjangkit oleh eksim adalah daerah lipatan pada kulit seperti lipatan leher, siku, dan belakang lutut. Penyebab utama dari eksim adalah alergi dan kulit sensitif

Berikut adalah beberapa cara mengobati dan mencegah agar eksim tidak semakin parah:

  • Apabila eksim sudah terjadi pada bayi coba untuk mencari apa pencetusnya. Jika eksim sudah berlangsung cukup lama sebaiknya segera konsultasikan pada dokter anak
  • Eksim dapat menjadi lebih parah jika suhu sekitar cukup ekstrim. Hindarkan bayi dari kondisi tersebut misalnya dengan tetap berada di dalam rumah sampai kondisi kulit bayi membaik
  • Gunakan detergent khusus untuk mencuci baju bayi tanpa perlu menggunakan pewangi pakaian. Hal ini dapat menghindarkan kulit bayi dari bahan kimia dan resiko eksim semakin parah
  • Mandikan bayi secara rutin dua hingga tiga kali sehari. Setelah itu keringkan kulit bayi dengan handuk dan oleskan salep pada daerah lipatan. Gunakan salep yang telah diresepkan oleh dokter anak

Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut

Penyakit ini diakibatkan oleh virus dan menyerang daerah tangan, kaki dan mulut. Gejala utamanya adalah bintik merah pada tangan dan kaki serta sariawan hingga sakit tenggorokan dan demam. Bintik merah muncul tanpa disertai dengan rasa gatal. Penularan penyakit ini dapat dari popok bekas dan udara, batuk atau bersin penderita. Namun kamu tidak perlu khawatir karena penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam 7 hingga 10 hari. 

Agar terhindar dari infeksi ini ada baiknya membiasakan mencuci tangan sebelum bersentuhan dengan bayi. Jika dirasa bintik merah cukup parah segera periksakan pada dokter anak untuk penanganan lebih lanjut. 

Biduran

Biduran merupakan penyakit yang disebabkan oleh alergi zat tertentu, sengatan serangga atau suhu yang cukup ekstrim. Kulit yang terserang biduran berupa bintik merah disertai rasa gatal. Biduran sifatnya tidak menular dan dapat sembuh dengan sendirinya. 

Pada kondisi tertentu biduran dapat disertai dengan bengkak pada wajah atau sesak nafas. Kondisi ini disebut dengan anafilaksis dan cukup serius. Segera periksakan bayi kamu jika ciri-ciri anafilaksis ada pada bayi kamu. 

Iklan dari HonestDocs
Blackmores Pregnancy Breast Feeding Gold

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Blackmores pregnancy   breat feeding gold sku

Impetigo

Impetigo merupakan penyakit kulit akibat infeksi bakteri dan dapat menular jika bersentuhan kulit atau menggunakan barang pribadi secara bersamaan. Impetigo disertai dengan ruam dan lepuh yang terasa gatal dan dapat pecah. Jika daerah lepuh pecah mengakibatkan kulit kemerahan dan meninggalkan kerak berwarna kuning kecoklatan yang cukup tebal. 

Daerah yang sering dijangkiti oleh impetigo adalah daerah mulut dan hidung. Impetigo dapat sembuh dengan dengan sendirinya walaupun dalam waktu yang cukup lama yaitu 2 hingga 3 minggu. Jika cukup mengganggu sebaiknya kamu memeriksakan bayi kamu ke dokter agar mendapatkan resep salep, krim atau antibiotik. Pengobatan yang tepat dapat mempercepat penyembuhan kulit yang terinfeksi. 

Biang Keringat

Biang keringat merupakan penyakit yang sering muncul pada bayi. Cuaca yang sangat panas atau menggunakan pakaian dengan bahan terlalu tebal merupakan pencetus terjadinya biang keringat. 

Ciri-ciri dari biang keringat adalah bintik dengan rasa gatal atau panas pada leher, bahu, lengan atau kaki bayi. Untuk meringankan biang keringat, kamu dapat memandikan bayi dengan air dingin dan menggunakan pakaian yang tipis, tidak berlapis dan menyerap keringat. 

Ruam Popok

Jika kamu menemukan bintik merah pada area popok bisa jadi itu adalah ruam popok. Ruam popok dapat muncul jika popok tidak segera diganti atau tidak cocok dengan jenis popok tertentu. 

Untuk mengatasi keluhan ini kamu dapat menggunakan krim atau salep pada daerah ruam sebelum memakai popok. Krim atau salep ini dapat meringankan daerah kulit yang terinfeksi. Selain itu sebaiknya jaga agar kulit tetap kering dengan rutin mengganti popok dan menggunakan popok yang cocok untuk kulit bayi kamu. Segera periksakan ke dokter jika ruam popok tidak kunjung sembuh. 

Meningitis

Meningitis juga ditandai dengan bintik merah pada kulit dan merupakan penyakit yang cukup serius. Penyakit ini disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur yang menyerang selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang. Infeksi diawali dengan demam dan bintik merah yang tidak hilang jika ditekan dengan gelas kaca. Hal ini mengakibatkan bayi kehilangan nafsu makan dan mudah menangis. 

Penyakit ini tidak dapat dianggap enteng. Segera konsultasikan pada dokter anak agar diketahui penyebab meningitis dan segera dilakukan penanganan yang tepat. Untuk mencegah meningitis sebaiknya terapkan gaya hidup sehat dan higienis serta berikan vaksin meningitis jika diperlukan.

24 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Telofski, L., Morello, A., Mack Correa, M., & Stamatas, G. (2012). The Infant Skin Barrier: Can We Preserve, Protect, and Enhance the Barrier? Dermatology Research And Practice, 2012, 1-18. https://doi.org/10.1155/2012/198789. Hindawi. (https://www.hindawi.com/journals/drp/2012/198789/)
Common Infant Skin Issues Explained. Children's Healthcare of Atlanta. (https://www.choa.org/medical-services/wellness-and-preventive-care/parent-resources/all/baby-breakouts)
Skin conditions in newborn babies. DermNet NZ. (https://dermnetnz.org/topics/skin-conditions-in-newborn-babies/)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app