Hepatitis B Immunoglobulin: Informasi Manfaat dan Cara Kerja

Dipublish tanggal: Feb 16, 2019 Update terakhir: Okt 25, 2020 Tinjau pada Mei 21, 2019 Waktu baca: 3 menit

Hepatitis B imunogolobulin atau disingkat HBIG merupakan imunoglobulin yang digunakan untuk mencegah perkembangan penyakit hepatitis B. 

Obat ini digunakan pada orang yang terjangkit penyakit hepatitis B akibat transplantasi hati, kontak akibat hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi hepatitis B, dan bayi dengan ibu hepatitis B.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 8

Mengenai Hepatitis B Immunoglobulin

Golongan:

Obat resep

Kemasan:

Suntik

Kandungan:

Obat immunoglobulin

Farmakologi Hepatitis B Immunoglobulin

Hepatitis B immunoglobulin bukanlah jenis vaksin, obat ini hanya memberikan proteksi untuk mencegah perkembangan infeksi penyakit hepatitis B. Hepatitis B immunoglobulin menggabungkan igG monomerik yang ada di HBIG dengan menyediakan antibodi yang mampu menetralkan virus hepatitis B. 

Immunoglobulin menghasilkan aktivasi komplemen dan menstimulasi imunitas yang diperantai sel. Imunitas pasif yang diberikan oleh HBIG mampu melemahkan dan mencegah infeksi hepatitis virus.

Manfaat obat Hepatitis B Immunoglobulin

Hepatititis B immunoglobulin merupakan imunoglobulin sebagai pencegahan infeksi penyakit hepatitis B.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B yang masuk ke dalam tubuh. Sampai saat ini, virus hepatitis B menjadi yang paling utama menjadi sumber menularnya infeksi karena virus hepatitis B memiliki kaitan erat pada penderita HIV

Virus hepatitis tidak menyebar pada pasangan yang hanya bergandengan tangan dan berpelukan. Resiko penyakit hepatitis semakin meningkat pada homoseksual ( hubungan seksual sesama jenis) dimana terjadi peningkatan infeksi hingga 10 kali lipat pada virus hepatitis B. 

Penyebaran Hepatiti B terjadi pada kontak seperti:

  • Cairan mani
  • Darah
  • Air liur 

Dosis dan cara pemberian obat Hepatitis B Imunoglobulin

Obat HBIG tersedia dalam bentuk injeksi yang disuntikan secara intramuskular. Sediaan pada orang dewasa yaitu 0,06 ml/kg/dosis untuk profilaksis penyakit hepatitis B. Selain itu pemberian 20.000 IU/ dosis intravena untuk mencegah kekambuhan infeksi hepatisis B

Untuk pemberian HBIG pada pasien lanjut usia, diberikan injeksi intramuskular dengan dosis 0,06 ml/kg untuk profilaksis hepatitis B.

Untuk anak-anak dapat diberikan suntikan intramuskular HBIG dosis 0,06 ml/kg untuk profilaksis Hepatitis B.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Untuk bayi dan balita diberikan suntikan intramuskular HBIG sebanyak 0,5 ml/ dosis untuk profilaksis hepatitis B.

Selama pemberian obat HBIG diharap untuk tidak memberikan vaksinasi apapun karena ini merupakan kontraindikasi. Beritahu dokter anda apabila anda baru saja diberikan vaksinasi. 

Beritahu juga kondisi kesehatan anda sebelum diberikan suntikan HBIG. Suntikan ini hanya boleh diberikan oleh dokter atau tenaga medis yang berpengalaman di rumah sakit. Beritahu dokter apabila menimbulkan efek samping setelah pemberian suntikan. 

Indikasi pemberian obat hepatitis B Imunoglobulin:

  • Pemberian HBIG pada orang dewasa yang belum divaksin dengan nilai hepatitis B virus positif (HBsAg positif)
  • Pemberian HBIG pada orang yang beum divaksin dengan paparan resiko tinggi dengan penderita HBsAg
  • Pemberian HBIG pada orang dewasa yang suda divaksin dengan nilai HBsAg positif
  • Pemberian HBIG pada bayi atau anak-anak yang lahir dari ibu dengan HBsAg positif
  • Pemberian HBIG pada bayi atau anak-anak dengan gejala hepatiti B tanpa nilai HBsAg yang belum diketahui 

Efek Samping dari obat Hepatitis B Immunoglobulin

Efek samping berat yang dapat ditimbulkan pada pemberian suntikan Hepatitis B immunoglobulin antara lain:

Efek samping ringan lainnya antara lain:

  • Nyeri kepala
  • Nyeri daerah suntikan
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Mual muntah
  • Treor
  • Kelelahan
  • Diare
  • Demam

Kontraindikasi pada obat Vaksin

Beberapa jenis imunisasi yang memiliki kontraindikasi dengan pemberian HBIG antara lain:

  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan vaksin varicella zoster
  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan vaksin rotavirus
  • Vaksin rubella
  • Vaksin campak
  • Vaksin difteri, pertussis
  • Vaksin tetanus toksoid

Perhatian

Suntikan HBIG memiliki kontraindikasi dengan beberapa kondisi penyakit antara lain:

  • Defisiensi igA
  • Memiliki riwayat koagulopati dan trombositopenia
  • Memiliki riwayat hemofilia
  • Tidak boleh diberikan pada ibu hamil karena dapat membahayakan produktivititas janin
  • Tidak boleh diberikan pada ibu menyusui
  • Memiliki riwayat diabetes melitus


7 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Hepatitis B vaccine, hepatitis B immunoglobulin, and hepatitis B vaccine plus immunoglobulin prevent perinatal transmission of hepatitis B. Cochrane. (https://www.cochrane.org/CD004790/LIVER_hepatitis-b-vaccine-hepatitis-b-immunoglobulin-and-hepatitis-b-vaccine-plus-immunoglobulin-prevent-perinatal-transmission-of-hepatitis-b)
Hepatitis B Immune Globulin (Intramuscular Route, Intravenous Route) Description and Brand Names. Mayo Clinic. (https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/hepatitis-b-immune-globulin-intramuscular-route-intravenous-route/description/drg-20064160)
Hepatitis B immunoglobulin for prevention of hepatitis B virus infection and recurrence after liver transplantation. National Center for Biotechnology Information. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21790285)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app