Kebiasaan Sehat

Manfaat Vaksin Tetanus Toksoid (TT) dan Waktu Imunisasinya

Vaksin tetanus biasanya dikombinasikan dengan vaksin penyakit lainnya juga. Inilah beberapa jenis vaksin tetanus guna mencegah dan melindungi Anda dari penyakit tetanus berdasarkan waktu diberikannya:
Dipublish tanggal: Sep 4, 2019 Update terakhir: Jun 4, 2020 Waktu baca: 3 menit

Tetanus adalah penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Clostridium tetani. Bakteri Clostridium tetani biasanya hidup di tanah atau lumpur dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka atau area yang terbuka di kulit. Selain itu, bakteri ini juga dapat ditemukan pada kotoran hewan atau manusia.

Penyakit tetanus sangat berbahaya bagi kesehatan, karena pada infeksi yang berat penyakit i dapat menyebabkan kematian. Tetanus dapat menyerang siapa saja dan pada golongan usia berapa pun, bahkan sejak bayi. 

Iklan dari HonestDocs
Booking Klinik Vaksinasi via HonestDocs

Dapatkan diskon hingga 70% paket vaksinasi hanya dari HonestDocs. Klik dan booking sekarang!

Ia h16 vaksinasi

Misalnya, pemotongan tali pusar pada bayi yang baru lahir menggunakan alat yang tidak steril, maka bayi tersebut mempunyai kemungkinan akan terkena infeksi tetanus. Atau ibu hamil yang tidak mendapatkan vaksin Tetanus Toksoid (TT),  maka bayi yang dilahirkan akan mempunyai resiko terkena infeksi tetanus.

Sebelum menimbulkan gejala, umumnya penyakit tetanus membutuhkan masa inkubasi setidaknya 7-8 hari untuk berkembang hingga 1-2 bulan. Tetanus dapat menimbulkan gejala seperti sakit kepala, kaku pada otot, rahang, leher, tangan, lengan, kaki, dan punggung. 

Apabila gejala tersebut tidak segera diobati, maka dapat menimbulkan gagal nafas

Vaksin tetanus dapat merangsang produksi antibodi tubuh terhadap racun tetanus dan melindungi dari gejala-gejala yang dapat ditimbulkan dari penyakit ini. Apa saja manfaat vaksin Tetanus Toksoid (TT) dan kapan vaksin tersebut diberikan? Cari tahu jawabannya pada uraian di bawah ini.

Manfaat vaksin tetanus toksoid (TT)

Adapun manfaat pemberian vaksin Tetanus Toksoid (TT) adalah sebagai berikut:

  • Memberikan perlindungan dari penyakit tetanus neonatorum pada bayi yang baru lahir. Tetanus neonatorum ialah penyakit tetanus yang menyerang bayi usia kurang dari 1 bulan yang disebabkan oleh bakteri yang mengeluarkan racun dan menyerang sistem saraf pusat (clostridium tetani).
  • Memberikan perlindungan pada ibu dari kemungkinan terkena tetanus jika terluka.
  • Sebagai tindakan pencegahan agar wanita tidak terkena penyakit tetanus saat hamil, bersalin, atau nifas.
  • Memberikan kekebalan pasif pada ibu hamil agar terhindar dari tetanus. Hal ini dikarenakan pemberian vaksin selama hamil juga dapat melindungi bayinya dari tetanus selama beberapa minggu setelah lahir.

Vaksinasi Tetanus Toksoid (TT) merupakan cara untuk mencapai tujuan dari program imunisasi secara nasional yakni eliminasi tetanus maternal dan tetanus neonatorum.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Dapatkan Pendukung Gizi & Nutrisi Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 8

Jenis vaksin tetanus toksoid (TT) dan waktu diberikannya

Vaksin tetanus biasanya dikombinasikan dengan vaksin penyakit lainnya juga. Inilah beberapa jenis vaksin tetanus guna mencegah dan melindungi Anda dari penyakit tetanus berdasarkan waktu diberikannya:

1. Anak usia < 10 tahun : Diphtheria, tetanus, pertussis, polio dan Haemophilus influenzae type b atau DTaP/IPV/Hib

Jenis vaksin ini hendaknya diberikan saat bayi berusia 2, 3, dan 4 bulan dan pemberian vaksin diulang pada usia 18 bulan dan 5 tahun. Sedangkan anak  di atas 10 tahun atau orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin ini ketika kecil diberikan vaksin jenis Td/IPV sebanyak 3 kali setiap satu bulan sekali.

2. Anak usia < 7 tahun yang diberikan mulai usia 2 bulan : Diphtheria, tetanus, pertusis dan polio atau DTaP/IPV

Jenis vaksin ini termasuk dalam vaksin dosis keempat dari total 5 dosis vaksin yang disarankan. Pada anak yang telah divaksin ketika bayi, dosis keempat akan diberikan saat usia bayi 3 tahun setelah 3 dosis pertama diberikan.

 Jenis vaksin yang diberikan berupa jenis DTaP/IPV. Sedangkan pada orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin ketika kecil, dosis keempat diberikan kembali 5 tahun setelah 3 dosis pertama diberikan dan berupa jenis Td/IPV.

3. Anak > 10 tahun dan orang dewasa : Tetanus, diphtheria dan polio atau Td/IPV

Jenis vaksin ini termasuk dalam vaksin dosis kelima dari total 5 dosis vaksin yang disarankan. Pada anak yang telah divaksinasi ketika bayi, dosis kelima kana diberikan kembali saat usia anak 13-18 tahun yaitu berupa vaksin jenis Td/IPV. 

Sedangkan pada anak atau orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin ketika bayi, dosis kelima diberikan 10 tahun setelah dosis keempat diberikan yakni vaksin jenis Td/IPV.

Iklan dari HonestDocs
Beli Pendukung Gizi & Nutrisi via HDmall

Dapatkan Pendukung Gizi & Nutrisi Terlengkap 2020. Beli sekarang juga, GRATIS ongkir* pengiriman ke seluruh Indonesia dan bisa COD. Privasi Paket Pengiriman. Konsultasi gratis dengan apoteker kami.

Default internal ads 8

Dimana bisa mendapatkan imunisasi tetanus toksoid (TT) ?

Anda bisa mengunjungi beberapa tempat pelayanan kesehatan berikut ini untuk mendapatkan imunisasi TT :

  • Rumah Sakit
  • Rumah bersalin
  • Puskesmas
  • Puskesmas pembantu
  • Polindes
  • Posyandu
  • Dokter praktek
  • Bidan praktik

Apabila Anda mengalami luka yang kotor, sebaiknya segera mencari pertolongan medis untuk mendapatkan imunoglobulin guna memberikan perlindungan tambahan terhadap bakteri tetanus. 

Melakukan imunisasi vaksin Tetanus Toksoid (TT) sangat disarankan bagi seluruh anggota keluarga dan bayi yang sudah berusia 2 bulan. Selain itu, Anda juga disarankan untuk melengkapi setiap rangkaian periode imunisasi untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. 

Apabila Anda masih ragu untuk melakukan imunisasi vaksin TT, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Tetanus. World Health Organization (WHO). (https://www.who.int/ith/vaccines/tetanus/en/)
Tetanus (Tetanus Toxoid): Uses, Dosage, Side Effects, Interactions, Warning. RxList. (https://www.rxlist.com/tetanus-drug.htm)
Tetanus Toxoid Injection: Uses, Side Effects, Interactions, Pictures, Warnings & Dosing. WebMD. (https://www.webmd.com/drugs/2/drug-52860/tetanus-toxoid-injection/details)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app