Doctor men
Ditulis oleh
HONESTDOCS EDITORIAL TEAM
Doctor men
Ditinjau oleh
DR VINA SETIAWAN

Kenali Gagal Ginjal Kronis Dari Penyebab, Gejala dan, Pengobatannya

Update terakhir: SEP 22, 2019 Tinjau pada SEP 22, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.757.178 orang

Apakah Penyakit Gagal Ginjal Kronis? 

Gagal ginjal kronis biasa disebut dengan penyakit ginjal kronis, adalah suatu kejadian kehilangan fungsi ginjal. Ginjal berfungsi untuk menyaring kotoran dan kelebihan cairan dari darah, yang kemudian dikeluarkan melalui urin. Gagal ginjal kronis memiliki tahapan berdasarkan laju kapasitas penyaringan ginjal (level of glomerular filtration rate (GFR)). 

Tahap 1 berarti ginjal berfungsi normal dalam hal penyaringan, tetapi fungsi tersebut semakin menurun, yang menyebabkan gangguan ginjal progresif seperti proteinuria atau hematuria. Tahap 2 adalah sebutan yang digunakan bagi pasien dengan GFR berkisar 60 hingga 90 mL per menit. Tahap 3, memiliki GFR antara 30 hingga 60 mL per menit. Tahap 4 memiliki GFR 15 hingga 30 mL per menit. Tahap 5, memiliki GFR kurang dari 15 mL per menit tetapi tidak perlu cuci darah (dialisis). Tahap 6, memiliki GFR kurang dari 15 mL per menit dan memerlukan cuci darah.

Apakah Penyebab Gagal Ginjal Kronis?

Penyebab

Gagal ginjal kronis umumnya terjadi karena suatu penyakit yang mengganggu fungsi ginjal dan menyebabkan kerusakan yang terus memburuk. Penyakit-penyakit tersebut adalah:

  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Infeksi ginjal yang berulang
  • Peradangan pada glomerulus ginjal (glomerulonefritis)
  • Penyakit asam urat
  • Batu ginjal
  • Penyakitgt;pembuluh darah ginjal
  • Nefritis intersititial atau peradangan pada tubulus ginjal dan jaringan sekitarnya
  • Kelainan ginjal lainnya

Gejala

Tanda dan gejala gagal ginjal kronis dapat berkembang seiring waktu jika kerusakan ginjal semakin berprogres. Tanda dan gejala tersebut antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Gangguan tidur
  • Perubahan intensitas buang air kecil
  • Ada darah pada urine
  • Pusing
  • Pucat
  • Ketajaman otak menurun
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kram dan kaku otot
  • Gatal yang terus menerus
  • Rasa sakit di dada, terutama jika terjadi penumpukan cairan di ulu hati
  • Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki
  • Disfungsi ereksi pada pria
  • Nafas yang pendek, terutama jika terjadi penumpukan cairan di jantung
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang sulit dikontrol 

Tanda dan gejala gagal ginjal seringkali tidak spesifik, sehingga bisa jadi disebabkan oleh penyakit lain. Karena ginjal merupakan organ yang mudah beradaptasi dan bisa mengkompensasi kehilangan fungsinya, tanda dan gejala tidak akan muncul sampai terjagi kerusakan yang parah.

Pencegahan Gagal Ginjal Kronis

Tindak pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mengatasi penyakit yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal kronis seperti obesitas, diabetes, hipertensi dan lainnya. 

Beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah:

    • Menjaga berat badan ideal
    • Hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol
    • Pola hidup yang sehat
    • Hindari mengkonsumsi obat secara sembarangan

    Bagaimana Pengobatan Gagal Ginjal Kronis?

    Pemeriksaan dan Tes

    Kebanyakan penderita gagal ginjal kronis mengalami tekanan darah tinggi. Pada saat pemeriksaan, dokter bisa mendengar suara yang tidak normal pada jantung atau paru-paru. Pasien juga mungkin mengalami kerusakan saraf saat pemeriksaan sistem saraf. Analisis urin dapat memperlihatkan adanya protein atau perubahan pada urin. Perubahan ini dapat muncul enam hingga 10 bulan atau lebih sebelum gejala muncul.

    Tes yang bisa dilakukan antara lain:

    Creatinine Clearance
    Bloof Urea Nitrogen (BUN)
    Level kreatinin

    Apabila semakin parah, lakukan tes berikut lebih kurang selama dua hingga tiga bulan:

    • Albumin
    • Kolesterol
    • Complete Blood Count (CBC)
    • Kalsium
    • Elektrolit
    • Fosfor
    • Magnesium
    • Kalium
    • Natrium

    Tes lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui jenis gagal ginjal antara lain:

    • CT Scan pada perut
    • Ultrasound pada abdomen
    • MRI pada abdomen
    • Ultrasound ginjal
    • Biopsi ginjaL

    Penyakit berikut juga dapat mengubah hasil dari tes:

    • Kadar vitamin D
    • Erithroprotein
    • Tes massa jenis tulang
    • Hormon Paratiroid (Parathyroid Hormone (PTH)

    Penanganan

    Pengontrolan tekanan darah akan mengurangi kerusakan ginjal:

    • Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor atau angiotensin receptor blockers (ARBs)
    • Tujuannya adalah menjaga tekanan darah pada atau dibawah 130/80 mmHg.

    Gaya hidup yang sehat berikut dapat menjaga ginjal tetap sehat, dan mencegah penyakit jantung dan stroke

    • Makan makanan yang rendah lemak dan kolesterol
    • Jangan merokok
    • Berolahraga secara teratur (bicara pada dokter atau suster sebelum memulai olahraga)
    • Menjaga gula darah selalu normal
    • Mengonsumsi obat untuk mengurangi kolesterol, jika diperlukan
    • Menghindari makanan mengandung garam atau kalium

    Selalu berbicara pada ahli ginjal sebelum mengonsumsi obat tanpa resep. Hal ini termasuk vitamin, herbal dan suplemen. Pastikan fasilitas kesehatan yang dikunjungi mengetahui pasien memiliki gagal ginjal kronis. Penanganan lain antara lain:

    • Melebihkan kandungan kalsium dan vitamin D (selalu berkonsultasi kepada dokter sebelum mengonsumsi)
    • Kandungan zat besi lebih di makanan, obat dan zat besi yang disuntikkan ke pembuluh darah yang disebut eritroprotein dan transfusi darah untuk mengobati anemia
    • Obat yang disebut pengikat fosfat, yang mencegah kadar fosfat yang terlalu tinggi

    Penyedia kesehatan juga bisa menyarankan diet untuk penderita gagal ginjal kronis:

    • Membatasi cairan
    • Mengurangi fosfor dan elektrolit lain
    • Mencukupi kalori untuk mencegah penurunan berat badan
    • Mengonsumsi protein lebih sedikit

    Pasien gagal ginjal kronis harus melakukan vaksinasi lengkap berikut

    • Vaksin Hepatitis A
    • Vaksin Hepatitis B
    • Vaksin flu
    • Vaksin Pneumonia (PPV)


    Referensi

    Fraser, S. Blakeman, T. (2016). Chronic Kidney Disease: Identification and Management in Primary Care. Pragmatic and Observational Research, 7, pp. 21-32

    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2017). Pusat Data dan Informasi. Situasi Penyakit Ginjal Kronis.

    Mayo Clinic (2018). Diseases and Conditions. Chronic Kidney Disease.

    Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
    (1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

    Pertanyaan dan jawaban lain tentang kondisi ini

    Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

    Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


    Lampirkan file (foto atau video)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
    * Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
    Submit