Fo-Ti: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Apr 16, 2019 Waktu baca: 4 menit
Telah dibaca 200.445 orang

Fo-Ti, yang memiliki nama ilmiah Polygonum multiflorum merupakan tanaman asli dari Cina yang juga ditemukan di Jepang dan Taiwan. Dikenal juga dengan He Shou Wu (yang berarti "Tuan berambut hitam"), digunakan dalam tonik umur panjang untuk menangkal penuaan, seperti rambut beruban, penuaan dini, kelemahan, keputihan, dan disfungsi ereksi.

Jenis Fo-Ti yang biasanya digunakan adalah Fo-Ti merah, bagian akar yang direbus dalam cairan yang dibuat dengan campuran kacang hitam. Sementara Fo-Ti putih adalah bagian akar yang tidak diproses (mentah) dan digunakan untuk mengatasi sembelit. Fo-Ti juga dapat dioleskan pada kulit untuk mengatasi jerawat atau dermatitis.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Mengenai Fo-Ti

Golongan

Suplemen

Kemasan

Ekstrak, bubuk, kapsul

Kandungan

-

Efek samping Fo-Ti

Menurut beberapa laporan terkait penggunaan Fo-Ti dalam jangka panjang dapat menyebabkan hepatitis atau kerusakan hati akut, bahkan menyebabkan kematian. Tetapi kerusakan hati yang disebabkan oleh penggunaan Fo-Ti bersifat reversible sehingga setelah mendapatkan pengobatan yang aktif, hepatitis dapat disembuhkan.

Efek samping lainnya dari Fo-Ti adalah dapat menyebabkan ruam pada kulit, buang air besar, mual, muntah, sakit perut, dan diare. Mengambil dosis lebih dari 15 gram akar Fo-Ti yang diproses pun dapat menyebabkan mati rasa pada lengan dan kaki.

Fo-Ti juga dapat menurunkan tingkat potassium dalam tubuh yang mengarah pada gejala kelemahan otot. Penggunaan Fo-Ti pada kulit dapat membantu mengobati luka, bisul, erupsi kulit hingga gatal-gatal. Ekstrak Fo-Ti sendiri juga digunakan sebagai bahan dalam produk perawatan rambut dan kulit.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Manfaat Fo-Ti

Fo-Ti juga dapat digunakan untuk mengatasi kondisi lain, seperti nyeri otot, tekanan darah tinggi, TBC, aterosklerosis (penyempitan dan penebalan arteri), kolesterol tinggi, insomnia, tinnitus (gangguan pada telinga), dan fungsi kekebalan tubuh.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa senyawa yang terdapat di dalam Fo-Ti dapat membantu mengobati penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson karena Fo-Ti memiliki sifat pelindung saraf dan efek antioksidan. Fo-Ti juga dapat digunakan untuk mengatasi sembelit karena memiliki senyawa yang disebut antrakuinon dengan efek pencahar.

Dosis Fo-Ti

Dosis standar Fo-Ti yang direkomendasikan adalah 3-12 gram setiap hari. Secara khusus, 3-6 gram ekstrak Fo-Ti yang tidak diproses (mentah) dan atau 6-12 gram ekstrak Fo-Ti yang diproses.

Dosis Fo-Ti yang tepat mungkin akan tergantung pada beberapa faktor lain, seperti usia, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan Anda. Bicaralah dengan dokter sebelum menggunakan Fo-Ti. Perhatikan juga label kemasan yang berisi informasi penting penggunaan Fo-Ti, termasuk jumlah bahan aktif per sajian serta bahan lain yang terkandung di dalamnya.

Interaksi Fo-Ti

Fo-Ti tidak boleh digunakan bersamaan dengan obat-obatan seperti digoxin, obat pencahar stimulan, dan obat diabetes serta obat-obatan yang mempengaruhi hati, seperti ibuprofen, warfarin, dan amitriptyline karena dapat menyebabkan interaksi yang merugikan.

Fo-Ti dapat berinteraksi dengan obat yang diubah oleh substrat hati

Karena penggunaan Fo-Ti dapat mengurangi kecepatan hati dalam memecah beberapa obat sehingga meningkatkan efek samping dari penggunaan beberapa obat, beberapa obat yang diubah oleh hati dan berinteraksi dengan Fo-ti, di antaranya:

  • (CYP1A2): amitriptyline (Elavil), haloperidol (Haldol), ondansetron (Zofran), propranolol (Inderal), theophilin (Theo-Dur), verapamil (Calan, Isoptin).
  • (CYP2C19): omeprazole (Prilosec), lansoprazole (Prevacid), dan pantoprazole (Protonix); diazepam (Valium); carisoprodol (Soma); nelfinavir (Viracept).
  • (CYP2C9): diclofenac (Cataflam, Voltaren), ibuprofen (Motrin), meloxicam (Mobic), dan piroxicam (Feldene); celecoxib (Celebrex); amitriptyline (Elavil); warfarin (Coumadin); glipizide (Glucotrol); losartan (Cozaar).
  • (CYP3A4): lovastatin (Mevacor), ketoconazole (Nizoral), itraconazole (Sporanox), fexofenadine (Allegra), triazolam (Halcion).

Fo-Ti dapat berinteraksi dengan obat antidiabetes

Fo-Ti dan obat diabetes sama-sama dapat menurunkan gula darah. Mengambil Fo-Ti bersamaan dengan obat diabetes dapat menyebabkan gula darah Anda terlalu rendah. Beberapa obat diabetes yang biasa digunakan perlu disesuaikan kembali dosisnya, obat tersebut termasuk glimepiride (Amaryl), glburida (DiaBeta, Glynase PresTab, Micronase), insulin, pioglitazone (Actos), rosiglitazone (Avandia), chlorpropamide (Diabinese), glipizide (Glucotrol), tolbutamide (Orinase).

Fo-Ti dapat berinteraksi dengan obat hepatotoksik

Fo-Ti memiliki kemungkinan dapat menyebabkan kerusakan hati. Penggunaan Fo-Ti bersamaan dengan obat yang juga dapat membahayakan hati memungkinkan peningkatan risiko kerusakan hati semakin parah.

Beberapa obat yang dapat membahayakan hati termasuk asetaminofen (Tylenol dan lainnya), amiodarone (Cordarone), carbamazepine (Tegretol), isoniazid (INH), methotrexate (Rheumatrex), methyldopa (Aldomet), fluconazole (Diflucan), itraconazole (Sporanox), erythromycin (Erythrocin, Ilosone), fenitoin (Dilantin), lovastatin (Mevacor), simvastatin (Zocor).

Fo-Ti dapat berinteraksi dengan pencahar stimulan

Fo-Ti adalah jenis pencahar yang disebut pencahar stimulan, yang mempercepat kerja usus. Mengambil Fo-Ti bersamaan dengan obat pencahar stimulan lainnya dapat mempercepat kerja usus sehingga menyebabkan dehidrasi dan mineral rendah dalam tubuh. Beberapa obat pencahar stimulan termasuk bisacodyl (Correctol, Dulcolax), cascara, minyak jarak, senna (Senokot).

Perhatian

  • Bagi ibu hamil dan menyusui serta anak-anak tidak boleh penggunaan Fo-Ti.
  • Fo-Ti tidak diperbolehkan kepada orang yang memiliki masalah dengan estrogen, termasuk mereka yang menderita kanker payudara, ovarium, uterus, dan prostat. Karena Fo-Ti memiliki aktivitas estrogenik terbesar dan efek hormonal pada manusia terkadang tidak diketahui.
  • Penderita diabetes tidak diperbolehkan menggunakan Fo-Ti karena Fo-Ti dapat mempengaruhi kadar gula darah. Waspadai dan pantau kadar gula darah Anda.
  • Penderita penyakit hati atau hepatitis tidak diperbolehkan menggunakan Fo-Ti karena dikhawatirkan Fo-Ti mungkin dapat memperburuk penyakit hati dan meningkatkan risiko perdarahan.
  • Hentikan penggunaan Fo-Ti setidaknya beberapa minggu sebelum adanya tindakan operasi atau pembedahan. Karena Fo-Ti dapat mempengaruhi kadar gula darah dan memungkinkan terjadinya pembekuan darah selama dan setelah operasi.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp