Dinoprostone: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Feb 19, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 444.027 orang

Dinoprostone merupakan salah satu jenis obat yang digunakan untuk membantu persalinan. Obat ini bekerja pada organ rahim wanita agar lebih rendah sehingga mempermudah jalannya persalinan. Obat ini dimasukkan ke dalam vagina dengan menggunaakn syringe yang diberikan 2 jam sebelum persalinan.

Farmakologi Dinoprostone

Obat dinoprostone merupakan golongan prostaglandin E2 (PGE2) natiral. Dinoprostone dapat mendilatasi atau membuka serviks dan menipiskanya. Obat ini juga membuat kontraksi pada uterus saat melahirkan. Obat ini menstimulasi miometrium pada uterus untuk berkontraksi seperti pada kontraksi saaat melahirkan, sehingga dapat mempermudah evakuasi bayi dari uterus. Obat dinoprostine mengekskresi melalui efek uterus melalui sitmulai miometrium.

Mekanisme pada obat dinoprostone memproduksi efek serviks seperti penghalusan dan dilatasi. Ini juga disebabkan adanya dgredasi kolagen akibat sekresi enzim kolagenase. Obat ini juga bekerja sebagai vasodilator dengan merelaksasi otot polos dan menghambat pengeluaran noradrenalin. 

Manfaat Dinoprostone

Obat dinoprostone diberikan pada trimester dua kehamilan, biasanya digunakan mulai minggu 12 hingga minggu 20 gestasi dimulai dari hari pertama siklus menstruasi.

Kehamilan normal terdiri dari tiga trimester, yaitu:

  • Trimester 1 selama 0 hingga 12 minggu usia kehamilan
  • Trimester 2 selama 13 hingga 28 minggu kehamilan
  • Trimester 3 selama 29 hingga 40 minggu kehamilan

Obat dinoprostone juga digunakan untuk mengevakuasi isi dalam rahim dengan memberikan kontraksi pada penyakit missed abortion atau intrauterine fetal death lebih dari 28 minggu usia gestasi di hitung dari hari pertama siklus menstruasi.

Missed Abortion

Aborsi atau abortus adalah salah satu cara dalam ilmu kebidanan untuk mengakhiri dan mengeluarkan janin atau embrio sebelum semakin berkembang dan mampu bertahan hidup. Metode ini dilakukan untuk menggugurkan kandungan pada masa kehamilan. Dalam ilmu medis, aborsi dilakukan apabila umur janin kurang dari 20 minggu atau kurang dari 500 gram.

Missed abortion adalah kematian janin yang terdapat di dalam uterus yang tanpa gejala yang timbul dari ibu. Kebanyakan wanita yang sedang hamil sama sekali tidak merasa missed abortion. Kondisi ini banyak terjadi adanya kelainan kromosom pada perkembangan janin.

Penyakit trofoblastik nonmetastase

Penyakit trofoblastik gestasional adalah suatu penyakit pada masa kehamilan dimana munculnya sel-sel trofoblas. Pada masa kehamilan janin tidak berkembang sehingga membentuk sel-sel trofoblastik yang bergelembung yang disebut mola hidatidosa.

Gejala yang ditimbulkan pada penyakit trofoblastik antara lain:

  • Pendarahan uterus 
  • Tidak terdengar detak jantung janin
  • Peningkatan kadar HCG yang lebih tinggi
  • Mual muntah
  • Preeklampsia pada trimester pertama kehamilan

Efek samping Dinoprostone

Seperti pada obat lainnya, obat dinoprostone memberikan efek samping mulai ringan hingga berat bergantung pada penyesuaian tubuh ibu hamil saat penggunaan obat ini. Efek samping yang muncul pada obat tersebut antara lain:

  • Mual
  • Demam
  • Diare
  • Kontraksi uterus berlebihan

Efek samping yang dapat ditimbulkan pada bayi antara lain:

  • Penurunan tekanan darah bayi
  • Penurunan respirasi

Perhatian khusus pada pemberian Dinoprostone

Obat ini tidak boleh diberikan pada penderita dengan riwayat penyakit asma, glaukoma, serta riwayat operasi caesar.

Interaksi Dinoprostone

Obat dinoprostone tidak boleh diberikan bersamaan dengan obat lainnya seperti:

  • Obat acyclovir
  • Obat allupurinol
  • Obat benzylpenicilin
  • Obat cephalexin
  • Obat ceftriaxone

Dosis dan cara pemberian Dinoprostone

Obat dinoprostone dimasukkan ke dalam tablet dengan sediaan 10 g yang diberikan selama 12 jam. Pemberian lainnya berupa obat dinoprostone cervical gel yang diberikan 15 atau 30 menit.

Untuk penderita penyakit trofoblastik, pemberian sebanyak 20 mg dinoprostone dimasukkan ke dalam vagina 3 hingga 5 jam sampai tindakan aborsi. 

Obat harus diberikan pada trimester kedua atau antara 12 minggu hingga 20 minggu gestasi yang dihitung mulai dari hari pertama siklus menstruasi.

Pada kasus penyakit trofoblastik dan kematian janin intrauterine diberikan setelah 28 minggu gestasi dihitung sejak hari pertama siklus menstruasi.

Obat ini hanya diberikan oleh dokter kandungan atau tenaga medis lain yang berpengalaman, Pemberian obat ini hanya dilakukan di rumah sakit pada tindakan kelahiran.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit