Colchicine: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Feb 8, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 513.005 orang

Colchicine (kolkisin) adalah bentuk generik dari obat merek Ar-gout, Colcitine, Recolfar, atau L-Cisin, digunakan untuk mencegah dan meringankan gejala asam urat. Gout (asam urat) ditandai dengan nyeri hebat yang tiba-tiba di sendi, yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. Ketika kadar asam urat terllau tinggi, asam urat dapat membentuk kristal keras di persendian. Kristal inilah yang menyebabkan nyeri sendi. Colchicine juga digunakan pada orang dewasa dan anak-anak usia 4 tahun dan lebih tua untuk mengobati demam Mediterania familial (FMF), yang merupakan kondisi yang menyebabkan demam, nyeri, dan pembengkakan perut, paru-paru, dan sendi. Obat Colchicine termasuk dalam obat-obatan yang disebut anti-asam urat. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi jumlah sel darah putih yang bergerak ke area peradangan, sehingga membantu meredakan radang sendi, serta mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri.

Kapan saat yang tepat untuk mengkonsumsi Colchicine?

Colchicine digunakan untuk mencegah atau mengobati serangan gout. Biasanya gejala gout berkembang tiba – tiba dan hanya melibatkan satu atau beberapa sendi. Sendi jempol kaki, lutut, atau pergelangan kaki paling sering terkena. Saat kadar asam urat dalam darah meningkat, asam urat tersebut akan mengkristal dalam sendi. Selain untuk pencegahan gout, Colchicine juga dapat digunakan selama terapi awal dengan alopurinol dan urikosurik.

Hal – hal yang perlu Anda pahami sebelum mengkonsumsi Colchicine

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengkonsumsi Colchicine. Salah satunya jika Anda alergi terhadap Colchicine. Anda juga perlu memberitahu dokter apabila Anda memiliki riwayat penyakit hati, ginjal, jantung, ulkus lambung, ulcerative colitis, Crohn’s disease, perdarahan intestinal, atau penyakit gastrointestinal lainnya. Bila Anda akan mengkonsumsi Colchicine dalam jangka panjang, Anda perlu untuk melakukan pemeriksaan darah secara rutin. Perlu diketahui Colchicine hanya bekerja untuk mengurangi gejala gout, bukan sebagai pengobatan utama gout. Colchicine tidak bisa dianggap sebagai obat penahan rasa sakit sehingga Colchicine tidak akan bekerja pada penyebab nyeri lainnya.

Bagaimana cara mengkonsumsi Colchicine?

Colchicine dapat dijumpai dalam bentuk tablet dengan dosis 0,5 mg atau 0,6 mg dan dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Rekomendasi dosis penggunaan Colchicine untuk gout akut sebagai berikut:
1,2 mg pada saat awal gejala muncul diikuti dengan 0,6 mg satu jam setelahnya Maksimum dosis setelah satu jam pertama adalah 1,8 mg Dosis untuk mencegah gout untuk penderita diatas 16 tahun adalah 0,6 mg satu hingga dua kali setiap hari

Rekomendasi dosis penggunaan Colchicine untuk FMF sebagai berikut:

  • Anak 4 – 6 tahun: 0,3 – 1,8 mg per hari
  • Anak 6 – 12 tahun: 0,6 – 1,8 mg per hari
  • Dewasa dan remaja berusia 12 tahun ke atas: 1,2 – 2,4 mg per hari

Bila anda melewati jadwal konsumsi Colchicine, jangan menambahkan dosis yang terlewati kedalam dosis yang akan dikonsumsi selanjutnya. 

Adakah efek samping yang muncul setelah mengkonsumsi Colchicine? 

Efek samping yang paling lazim ditemukan adalah:

  • Mual dan muntah
  • Nyeri pada perut
  • Diare

Hubungi segera dokter bila Anda mengalami beberapa gejala efek samping serius berikut:

  • Mati rasa pada jari tangan atau jari kaki
  • Nyeri otot
  • Perdarahan atau lebam yang tidak lazim
  • Sakit tenggorokan, demam, menggigil, atau gejala infeksi lainnya
  • Bibir, lidah, atau telapak tangan pucat atau berwarna keabu – abuan
  • Lemas
  • Kencing berdarah
  • Perdarahan saluran cerna
  • Muntah atau diare hebat
  • Gejala reaksi alergi seperti ruam, sesak nafas, atau bengkak pada wajah, bibir, atau tenggorokan

Interaksi Colchicine dan obat lainnya

Anda perlu memberitahu dokter semua obat atau produk yang sedang Anda konsumsi baik yang anda dapatkan dengan resep ataupun tanpa resep sebelum mengkonsumsi Colchicine, terutama:

  • Antibiotik (azitromisin, klaritromisin, eritromisin, dan telitromisin)
  • Anti jamur (flukonazol, itrakonazol, ketokonazol)
  • Aprepitant
  • Obat penurun kolesterol (atorvastatin, simvastatin, lovastatin)
  • Siklosporin
  • Digoksin
  • Diltiazem
  • Pengobatan HIV atau AIDS (amprenavir, atazanavir, indinavir, nelfinavir, ritonavir)
  • Nefazodone
  • Ranolazine
  • Verapamil

Hindari mengkonsumsi grapefruit (jeruk bali merah) bila sedang menggunakan Colchicine. Berkonsultasilah dengan dokter mengenai interaksi ini.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit