Chia: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis

Update terakhir: Apr 5, 2019 Waktu baca: 3 menit
Telah dibaca 1.063.232 orang

Chia adalah tanaman herbal yang mengandung kaya omega-3 dan serat. Kandungan omega-3 pada Chia seed atau biji Chia dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Biji Chia banyak digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes. Bila tekanan darah dan gula darah bisa dikendalikan, maka hal ini dapat membantu mencegah risiko penyakit jantung dan stroke. Kedua kondisi tersebut dikenal juga dengan istilah penyakit kardiovaskular.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Mengenai Chia

Golongan

-

Kemasan

-

Kandungan

  • Karbohidrat
  • Serat makanan
  • Protein
  • Lemak
  • Asam lemak omega-3 tak jenuh ganda berupa asam alfa linoleat
  • Asam lemak omega-6 berupa asam linoleat jenuh atau tak jenuh
  • Vitamin A
  • Berbagai vitamin B, yaitu vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B3
  • Vitamin C
  • Vitamin E
  • Kalsium
  • Zat besi
  • Magnesium
  • Mangan
  • Fosfor
  • Kalium
  • Natrium
  • Zinc

Manfaat Chia

Berbagai manfaat biji Chia adalah sebagai berikut:

1. Mengendalikan gula darah

Penderita diabetes berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan stroke, atau dikenal dengan penyakit kardiovaskular. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi roti yang mengandung biji Chia dapat membantu menurunkan gula darah.

Biji Chia yang digunakan merupakan jenis Chia seed Salba. Dibutuhkan konsumsi sekitar 37 gram Chia seed Salba selama 12 minggu untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. 

Chia seed dapat menurunkan kadar protein C-reaktif dan faktor Von Willebrand dalam darah. Protein C-reaktif adalah suatu penanda untuk peradangan yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung. Semakin sedikit kadar protein C-reaktif, maka peradangan dalam tubuh pun akan semakin rendah. Risiko penyakit jantung berangsur-angsur akan menurun.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat via HonestDocs Kini Bisa Dengan OVO!

PROMO! Gratis biaya antar obat ke seluruh Indonesia (minimum transaksi Rp100.000)

Medicine delivery 01

Sementara itu, faktor Von Willebrand terlibat dalam proses pembekuan darah. Semakin sedikit faktor Von Willebrand, maka akan lebih sedikit gumpalan yang bisa memicu serangan jantung dan stroke.

2. Meningkatkan performa 

Suatu penelitian menunjukkan bahwa minuman yang mengandung 50% kalori dari biji Chia dapat meningkatkan performa para atlet. Atlet yang minum minuman dari biji Chia mempunyai ketahanan yang lebih baik daripada atlet yang minum minuman olahraga saja.

3. Menurunkan berat badan

Mengonsumsi minuman yang mengandung biji Chia, protein kedelai, dan oat selama 2 bulan dapat membantu mengurangi berat badan. Bahkan, hal ini juga dapat menurunkan indeks massa tubuh dan lingkar pinggang pada orang dengan sindrom metabolik.

Perlu dicatat bahwa biji Chia bukanlah satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan, apalagi bila dilakukan tanpa pengawasan dokter atau ahli gizi tersertifikat. Konsultasikan mengenai pola makan dan jenis makanan yang tepat untuk menurunkan berat badan, sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Baca Selengkapnya: 16 Cara Menurunkan Berat Badan yang Sehat dan Alami

4. Meredakan gatal

Selain dimakan, biji Chia juga bisa diolah menjadi losion. Mengoleskan losion yang mengandung minyak biji Chia setiap hari selama 8 minggu dapat mengurangi gatal-gatal pada kulit.

Efek samping Chia

Biji Chia tergolong aman dikonsumsi selama 12 minggu atau dioleskan ke kulit selama 8 minggu. Belum ditemukan kemungkinan efek samping yang mungkin terjadi bila menggunakan biji Chia secara berlebihan.

Supaya lebih aman, hindari penggunaan biji Chia lebih dari jangka waktu tersebut.

Dosis Chia

Dosis Chia berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari usia dan kondisi kesehatan pasien. Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup mengenai dosis Chia yang aman dan tepat.

Penting diketahui bahwa tidak semua produk alami alias herbal tergolong aman. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk yang tertera pada label kemasan. Sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi Chia.

Interaksi Chia

Belum ditemukan kemungkinan interaksi biji Chia dengan obat-obatan lainnya. Beri tahukan dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi untuk mencegah potensi interaksi obat.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan biji Chia adalah sebagai berikut:

  • Ibu hamil dan menyusui tidak dianjurkan untuk mengonsumsi biji Chia. Belum ada penelitian medis yang membuktikan keamanannya.
  • Biji chia dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum mengonsumsi biji Chia, terlebih bila kadar trigliserida Anda tergolong tinggi.
  • Chia mengandung asam alfa linoleat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan asam alfa linoleat yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Bila Anda mengidap kanker prostat atau berisiko tinggi mengalaminya, sebaiknya hindari konsumsi Chia.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dalam waktu 3 hari atau lebih cepat dalam 24 jam di wilayah DKI Jakarta dengan pembayaran melalui transfer bank atau Go-Pay. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum

Chat di WhatsApp