Benarkah Vitamin Dapat Meningkatkan Nafsu Makan?

Dipublish tanggal: Feb 22, 2019 Update terakhir: Nov 25, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit
Benarkah Vitamin Dapat Meningkatkan Nafsu Makan?

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Hingga kini masih sulit untuk membuktikan apakah mengonsumsi vitamin dapat meningkatkan nafsu makan atau tidak. Bukti yang menunjukkan bahwa kekurangan vitamin tertentulah yang dapat menurunkan nafsu makan;
  • Peningkatan rasa lapar setelah mengonsumsi vitamin muncul karena kekurangan sebelumnya sudah dipenuhi. Artinya, perubahan nafsu makan yang dirasakan setelah mengonsumsi vitamin bukan nafsu makan yang meningkat, tetapi nafsu makan yang kembali ke normal;
  • Kekurangan vitamin A, vitamin B1, vitamin B12, vitamin B6, dan biotin dapat menimbulkan penurunan nafsu makan;
  • Jika Anda merasa atau diduga kekurangan vitamin, segera periksakan diri ke dokter atau dokter gizi untuk mengidentifikasi jenis vitamin apa yang belum tercukupi. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan dengan efektif dan menghindarkan Anda dari risiko overdosis vitamin;
  • Klik untuk membeli asupan suplemen dan vitamin serta asupan makanan sehat dari rumah Anda melalui HDMall. *Gratis ongkos kirim ke seluruh Indonesia dan bisa COD;
  • Gunakan fitur chat untuk berkonsultasi dengan apoteker kami secara gratis seputar obat dan pemeriksaan kesehatan yang Anda butuhkan.

Familiar dengan anggapan bahwa mengonsumsi vitamin dapat meningkatkan nafsu makan? Atau Anda melihat sendiri perubahan nafsu makan teman dan kerabat setelah mengonsumsi vitamin?

Dari sini, timbul persepsi masyarakat yang menyebut bahwa mengonsumsi vitamin dapat meningkatkan berat badan. Yang harus digarisbawahi, tidak ada bukti ilmiah yang benar-benar mendukung kekhawatiran tersebut. Nah, lho? Namun, kenapa ada perubahan nafsu makan yang terlihat? Well, simak ulasannya berikut ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

Adakah bukti soal vitamin sebagai penambah nafsu makan?

Hingga kini masih sulit untuk membuktikan apakah mengonsumsi vitamin dapat meningkatkan nafsu makan atau tidak. Satu studi menemukan bahwa diet dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin B menstabilkan nafsu makan anak-anak. Masalahnya, penelitian ini sudah kelewat lampau, dirilis pada 1938, sehingga sulit dipastikan relevansi terkininya.

Di lain pihak, Komite Gizi American Academy of Paediatrics menerbitkan sebuah pernyataan pada 1958 soal penggunaan vitamin B1 dan vitamin B12 sebagai perangsang nafsu makan bagi anak-anak. Pernyataan itu menyebut, tidak ada bukti meyakinkan yang menunjukkan bahwa vitamin B1 dan vitamin B12 merangsang nafsu makan ketika diberikan untuk tujuan ini.

Namun, bukti tersebut menujukkan sebuah fakta bahwa vitamin B1 dan vitamin B12 memainkan peran penting dalam metabolisme tubuh. Itulah sebabnya, pemberian suplemen vitamin B1 atau B12 diperlukan jika seseorang dinyatakan kekurangan salah satu atau kedua vitamin tersebut. Kekurangan vitamin B1 dan vitamin B12 dalam waktu panjang berisiko menghambat pertumbuhan dan menurunkan nafsu makan anak.

Sejumlah penelitian menyebut bahwa kekurangan vitamin memang dapat menyebabkan penurunan nafsu makan. Jadi, peningkatan rasa lapar setelah mengonsumsi vitamin muncul karena kekurangan sebelumnya sudah dipenuhi. Artinya, perubahan nafsu makan yang dirasakan setelah mengonsumsi vitamin bukan nafsu makan yang meningkat, tetapi nafsu makan yang kembali ke normal. Ingatlah bahwa saat kekurangan vitamin tertentu, nafsu makan Andalah yang berkurang.

Meski demikian, jika Anda merasakan nafsu makan Anda benar-benar berubah drastis, tidak masalah untuk berkonsultasi ke dokter. Selain itu, selalu pastikan Anda berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi vitamin apa pun.

Baca: Penyebab dan Tips Ampuh Mengatasi Anak Susah Makan

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Diabetes via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads 36

Perhatikan asupan vitamin ini

Kekurangan vitamin berikut dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan dan beberapa gejala lainnya:

Jika Anda merasa atau diduga kekurangan vitamin, segera periksakan diri ke dokter atau dokter gizi untuk mengidentifikasi jenis vitamin apa yang belum tercukupi. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan dengan efektif dan menghindarkan Anda dari risiko overdosis vitamin.

Kekurangan vitamin dapat disebabkan oleh berbagai kondisi atau penyakit serta asupan makanan yang tidak cukup. Pada kenyataannya, defisiensi vitamin adalah kasus yang cukup langka pada orang dengan asupan makan sehat

Di sisi lain, ada sejumlah pendapat yang menyebut bahwa suplemen seng (zinc) dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan. Akan tetapi, hal ini diduga akibat perubahan rasa yang ditimbulkan oleh zinc itu sendiri.

Baca: 

Tips mengatur nafsu makan

Selain mengonsumsi suplemen vitamin, Anda juga harus mengimbanginya dengan pola hidup sehat. Bagaimanapun, suplemen tersebut seharusnya menjadi pendukung, bukan cara utama. Berikut adalah tips untuk mengatur nafsu makan Anda supaya lebih sehat.

Iklan dari HonestDocs
Beli IMBOOST FORCE 10TAB 1 STRIP via HDmall

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Imboost force tablet 4

1. Olahraga

Salah satu penyebab utama peningkatan nafsu makan adalah peningkatan tingkat aktivitas fisik. Jika berolahraga lebih banyak, tubuh Anda umumnya akan beradaptasi untuk menggantikan sejumlah energi yang terpakai oleh tubuh. Dalam kondisi ini, tubuh akan merangsang hormon yang meningkatkan nafsu makan.

2. Jenis makanan

Jenis makanan yang Anda makan juga dapat memengaruhi selera makan. Makanan lezat kesukaan Anda tentu akan menggugah selera makan. 

Meski demikian, bukan berarti Anda dapat makan sembarangan. Ingatlah bahwa mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi akan menyebabkan kadar gula darah cepat naik sehingga menjadi cepat lapar lagi.

Anda boleh, kok, memakan makanan manis. Namun, ya, itu tadi. Jangan kelewat batas. Jika Anda mengidap diabetes atau sedang menurunkan berat badan, sebisa mungkin hindari makanan manis. Makanan manis cocok untuk orang-orang dengan berat badan di bawah normal atau sedang dalam masa penyembuhan. 

3. Warna

Warna juga dapat memengaruhi nafsu makan. Sebuah studi pada 2009 menunjukkan bahwa warna merah bertindak sebagai stimulan nafsu makan, sementara warna biru memiliki efek penekan. Jadi, tempatkanlah makanan dalam wadah atau piring merah. Kalau mau lebih 'ribet', Anda bisa menambahkan nuansa merah pada ruang makan Anda.

Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi nafsu makan, jadi penting untuk menentukan penyebabnya sehingga cara meningkatkan nafsu makan tidak melulu mengandalkan suplemen vitamin. Senantiasa penuhi selera makan Anda dengan makanan sehat dan bergizi untuk menjaga kesehatan tanpa menyebabkan berat badan berlebih.

Baca juga: Mungkinkah Kita Mengalami Overdosis Vitamin?

3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Appetite stimulants: Types, tips, and tricks. Medical News Today. (https://www.medicalnewstoday.com/articles/326142.php)
16 Ways to Increase Your Appetite. Healthline. (https://www.healthline.com/nutrition/16-ways-to-increase-appetite)
Appetite Control W/Vitamin C Oral : Uses, Side Effects, Interactions, Pictures, Warnings & Dosing. WebMD. (https://www.webmd.com/drugs/2/drug-57330/appetite-control-w-vitamin-c-oral/details)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Tanya Dokter

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit
Buka di app