Tidak Sengaja Minum Vitamin Kedaluwarsa, Apakah Berbahaya?

Dipublish tanggal: Agu 22, 2019 Update terakhir: Okt 12, 2020 Tinjau pada Okt 22, 2019 Waktu baca: 3 menit
Tidak Sengaja Minum Vitamin Kedaluwarsa, Apakah Berbahaya?

Saat tubuh mulai terasa lelah dan kurang fit, kebanyakan orang biasanya akan langsung minum vitamin agar tidak jatuh sakit. Ya, vitamin memang paling bisa diandalkan untuk menjaga kesehatan tubuh setiap hari. Namun begitu tubuh sudah cukup fit, vitamin tersebut biasanya terlupakan begitu saja bahkan tidak sadar sampai vitamin kedaluwarsa. 

Padahal, mungkin saja vitamin tersebut masih tersisa banyak dan sayang kalau dibuang begitu saja. Lantas, apakah vitamin kedaluwarsa masih layak dikonsumsi? Bagaimana mengenali ciri-ciri vitamin kedaluwarsa? Berikut informasi lengkapnya.

Apakah vitamin bisa kedaluwarsa?

Obat-obatan yang sudah kedaluwarsa alias basi umumnya tak boleh dikonsumsi lagi. Pasalnya, obat kedaluwarsa mengalami perubahan komposisi kimia dan penurunan tingkat keampuhan obat. Bukannya membuat tubuh jadi sehat, hal ini justru bisa memperparah penyakit dan membahayakan kesehatan.

Vitamin juga memiliki tanggal kedaluwarsa, meskipun ada beberapa yang tidak mencantumkannya. Beda dengan obat, vitamin yang sudah kedaluwarsa sebenarnya tidak benar-benar basi, lho!

Tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan vitamin ternyata bukan menunjukkan batas akhir vitamin tersebut boleh diminum. Akan tetapi, memberitahukan Anda mengenai batas kandungan vitamin mampu bekerja optimal dalam tubuh.

Sampai batas tanggal kedaluwarsa, vitamin masih mengandung 100% bahan-bahan yang tercantum pada label. Yang terpeting, vitamin tersebut disimpan dengan cara yang benar.

Lebih dari tanggal tersebut, kandungan nutrisi dalam vitamin akan mulai berkurang sedikit demi sedikit. Hal ini berarti manfaat vitamin sudah tidak ampuh 100% dan akan terus menurun efektivitasnya. 

Baca Juga: Mungkinkah Kita Mengalami Overdosis Vitamin?

Tak sengaja minum vitamin kedaluwarsa, apakah berbahaya?

Jangan buru-buru panik dan berpikir Anda akan keracunan obat ketika tak sengaja minum vitamin kedaluwarsa. Kabar baiknya, vitamin kedaluwarsa itu aman untuk diminum, lho!

Lain halnya dengan obat, vitamin yang sudah basi tidak akan mengubah kandungan nutrisinya menjadi racun dalam tubuh. Hanya saja, nutrisinya memang sudah berkurang dan tak lagi efektif di dalam tubuh.

Oleh karena itulah, vitamin memang lebih baik diminum dan dihabiskan sebelum melewati batas tanggal kedaluwarsanya. Tujuannya supaya kandungan nutrisi dalam vitamin dapat bekerja secara optimal dan mampu meningkatkan sistem imun tubuh Anda dengan baik.

Akan lebih baik lagi jika vitamin kedaluwarsa segera digantikan dengan yang baru. Mengonsumsi vitamin kedaluwarsa tetap saja tidak akan memberikan manfaat secara maksimal bagi tubuh Anda.

Pengecualian untuk ibu hamil, vitamin kedaluwarsa sebaiknya langsung dibuang. Vitamin prenatal mengandung asam folat yang penting untuk menurunkan risiko cacat tabung saraf pada janin. Jika dibiarkan mengonsumsi vitamin kedaluwarsa, bayi tidak akan mendapatkan nutrisinya sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan bayi.

Baca Selengkapnya: Tips Memilih Vitamin untuk Ibu Hamil yang Bagus

Ciri-ciri vitamin kedaluwarsa yang harus dihindari

Meskipun vitamin kedaluwarsa cenderung aman dikonsumsi, namun perhatikan dulu kondisi vitamin tersebut. Vitamin kedaluwarsa tidak boleh diminum lagi kalau kondisi fisiknya sudah berubah.

Ciri-ciri vitamin kedaluwarsa yang harus Anda hindari antara lain:

  • Warna tablet atau kapsul memudar
  • Baunya berubah menjadi aneh dan busuk
  • Ditumbuhi jamur

Ciri-ciri tersebut menunjukkan bahwa vitamin sudah terkontaminasi kuman, bakteri, dan jamur yang bisa memicu penyakit dalam tubuh. Maka sudah saatnya Anda membuang vitamin tersebut dari rak obat Anda.

Eits, perhatikan juga cara membuang vitamin yang benar agar tidak asal-asalan. Hindari membuang obat atau vitamin langsung ke dalam toilet atau selokan karena dapat mengontaminasi air dan meracuni organisme-organisme air.

Begini cara membuang obat atau vitamin yang tepat:

  • Campurkan vitamin lama dengan ampas kopi atau kotoran kucing. Tujuannya untuk mencegah vitamin berceceran atau dimakan hewan.
  • Masukkan ke dalam kantong plastik, lalu ikat dengan rapat.
  • Segera buang ke tempat sampah.

Setelah itu, segera dapatkan vitamin yang baru untuk membantu menjaga daya tahan tubuh Anda. Jangan lupa terus perhatikan tanggal kedaluwarsanya supaya tidak terbuang sia-sia.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Obat Palsu dan Obat Asli


3 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Is It Okay to Take Expired Medicine?. Health.com. (https://www.health.com/home/expired-medicine)
Is It Safe to Take Expired Vitamins?. Verywell Fit. (https://www.verywellfit.com/is-it-safe-to-take-expired-vitamins-4165676)
Do Vitamins Expire? Supplement Guidelines, Risks, and More. Healthline. (https://www.healthline.com/health/food-nutrition/do-vitamins-expire)

Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Buka di app