Asam Linoleat Terkonjugasi - Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Update terakhir: May 15, 2019 Waktu baca: 5 menit
Telah dibaca 930.930 orang

Informasi umum

Asam linoleat terkonjugasi mengacu pada sekelompok bahan kimia yang ditemukan dalam asam lemak linoleat. Produk susu dan daging sapi adalah sumber utama asam linoleat terkonjugasi yang terdapat dalam makanan. Diet rata-rata menyediakan 15-174 mg asam linoleat terkonjugasi setiap hari.

Asam linoleat terkonjugasi biasanya diminum untuk menurunkan berat badan. Ia juga sering digunakan untuk menambah massa otot dan kebugaran, tetapi ada keterbatasan bukti ilmiah yang mendukung penggunaan ini.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Bagaimana cara kerjanya?

Asam linoleat terkonjugasi dapat membantu mengurangi timbunan lemak tubuh dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Penggunaan dan efektifitas

Mungkin efektif untuk

Tekanan darah tinggi

Mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi dengan ramipril tampaknya lebih mengurangi tekanan darah daripada hanya ramipril saja pada orang dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.

Obesitas

Minum asam linoleat terkonjugasi setiap hari mungkin dapat membantu mengurangi lemak tubuh pada orang dewasa. Juga, asam linoleat terkonjugasi mungkin mengurangi perasaan lapar, tetapi tidak jelas apakah ini menyebabkan berkurangnya asupan kalori

 Asam linoleat terkonjugasi sepertinya tidak menurunkan berat badan atau indeks massa tubuh (BMI) pada kebanyakan orang. Juga, mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi tampaknya tidak mencegah kenaikan berat badan pada orang gemuk yang kehilangan berat badan sebelumnya.

Menambahkan asam linoleat terkonjugasi ke dalam makanan berlemak tampaknya tidak meningkatkan penurunan berat badan. Namun, menambahkan asam linoleat terkonjugasi ke dalam susu dapat membantu mengurangi lemak tubuh pada orang dewasa yang obesitas. Pada anak-anak, mengonsumsi 3 gram asam linoleat terkonjugasi setiap hari tampaknya membantu mengurangi lemak tubuh.

Meski asam linoleat terkonjugasi dapat membantu mengurangi berat badan, namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi dalam bentuk tertentu (the trans-10,cis-12 isomer) dapat meningkatkan faktor risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Tidak jelas apakah suplemen yang mengandung berbagai bentuk asam linoleat terkonjugasi memiliki risiko yang sama.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat GRATIS Ongkir via HonestDocs!

Klik di sini dan beli obat via HonestDocs, langsung dapat GRATIS ongkir minimal pembelanjaan Rp50.000.

Medicine delivery 01

Mungkin tidak efektif untuk

Pilek biasa

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi tidak mencegah atau mengurangi gejala pilek biasa.

Diabetes

Mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi tidak meningkatkan gula darah sebelum makan atau sesudah makan atau kadar insulin pada penderita diabetes tipe.

Aktivitas olahraga

Mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi bersamaan dengan latihan aerobik sepertinya tidak meningkatkan daya tahan otot, kekuatan otot, pernapasan, maupun kelelahan pada pria.

Kolesterol tinggi

Minum susu yang mengandung asam linoleat terkonjugasi tampaknya tidak memperbaiki kadar kolesterol atau lemak darah trigliserida pada orang dengan kadar kolesterol agak tinggi.

Bukti yang tidak cukup untuk

Alergi (hay fever)

Mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi selama 12 minggu sepertinya memperbaiki kesehatan pada penderita alergi birch. Namun, tampaknya tidak memperbaiki gejala alergi.

Asma

Mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi selama 12 minggu tampaknya meningkatkan sensitivitas saluran napas dan kemampuan berolahraga pada penderita asma. Namun, ia tampaknya tidak mengurangi kebutuhan menggunakan inhaler atau meningkatkan volume udara dalam paru-paru.

Kanker payudara

Penelitian tentang efek asam linoleat terkonjugasi untuk mencegah kanker payudara bertentangan. Beberapa penelitian awal menemukan bahwa asupan asam linoleat terkonjugasi yang lebih tinggi dari makanan, terutama keju, sepertinya berhubungan dengan risiko lebih rendah terkena kanker payudara.

Namun, penelitian lain menemukan bahwa peningkatan asupan asam linoleat terkonjugasi dari makanan tidak berhubungan dengan penurunan risiko kanker payudara. Selain itu, beberapa penelitian menemukan bahwa peningkatan asupan asam linoleat terkonjugasi mungkin berhubungan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Kanker usus besar dan kanker rektum

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa diet asam linoleat terkonjugasi yang tinggi mungkin berhubungan dengan risiko lebih rendah terkena kanker usus besar dan kanker rektum pada wanita. Tidak diketahui apakah mengonsumsi suplemen asam linoleat terkonjugasi memberikan manfaat yang sama.

Sindrom metabolik

Mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi selama 90 hari saat diet tampaknya mengurangi lemak tubuh dibandingkan dengan baseline pada penderita sindrom metabolik. Namun, sepertinya tidak menurunkan kadar kolesterol atau tekanan darah.

Kekuatan

Penelitian tentang efek asam linoleat terkonjugasi untuk meningkatkan kekuatan bertentangan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi baik tunggal maupun dengan creatine dan whey protein, mampu membantu meningkatkan kekuatan dan massa jaringan bebas lemak pada orang yang sedang berlatih kekuatan. Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa asam linoleat terkonjugasi tidak meningkatkan kekuatan atau komposisi tubuh saat melakukan latihan kekuatan.

Artritis reumatoid

Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi baik tunggal maupun bersama vitamin E, mampu mengurangi rasa sakit dan kekakuan pada pagi hari, serta penanda lab pembengkakan, dibandingkan dengan pra-perawatan pada penderita atritis reumatoid.

Kondisi lainnya

Diperlukan lebih banyak bukti untuk menilai efektivitas asam linoleat terkonjugasi dalam penggunaan ini.

Efek samping dan keamanan

Asam linoleat terkonjugasi AMAN dikonsumsi pada sejumlah makanan dan MUNGKIN AMAN diminum pada sejumlah obat (jumlah yang lebih besar daripada yang ditemukan dalam makanan).

Ini dapat menyebabkan efek samping seperti sakit perut, diare, mual, kelelahan, sakit kepala, sakit punggung, dan peningkatan risiko pendarahan. Dalam kasus yang jarang terjadi, asam linoleat terkonjugasi menyebabkan keracunan hati.

Perhatian & peringatan khusus:

  • Anak-anak: Asam linoleat terkonjugasi MUNGKIN AMAN dikonsumsi untuk anak-anak pada sejumlah obat hingga 7 bulan. Tidak ada bukti yang cukup untuk mengetahui apakah penggunaan jangka panjang aman.
  • Gangguan pendarahan: Asam linoleat terkonjugasi dapat memperlambat pembekuan darah. Secara teori, asam linoleat terkonjugasi dapat meningkatkan risiko memar dan perdarahan pada penderita gangguan perdarahan.
  • Diabetes: Ada kekhawatiran bahwa mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi dapat memperburuk diabetes. Hindari penggunaan ini.
  • Sindrom metabolik: Ada kekhawatiran bahwa mengonsumsi asam linoleat terkonjugasi dapat meningkatkan risiko terkena diabetes jika Anda mengalami sindrom metabolik. Gunakan dengan hati-hati.
  • Pembedahan: Asam linoleat terkonjugasi dapat menyebabkan perdarahan ekstra selama dan setelah operasi. Berhentilah menggunakannya setidaknya 2 minggu sebelum operasi dijadwalkan.

Dosis

Berikut dosis yang telah dipelajari dalam penelitian ilmiah:

DEWASA

DENGAN MULUT

  • Untuk mengurangi lemak tubuh pada pasien obesitas, dosis 1,8 hingga 7 gram per hari. Namun, dosis yang melebihi 3,4 gram per hari tampaknya tidak menawarkan manfaat tambahan.
  • Untuk mengurangi tekanan darah tinggi, konsumsi 4,5 gram asam linoleat terkonjugasi per hari bersama dengan 37,5 mg ramipril (Altace) per hari selama 8 minggu.

ANAK-ANAK

DENGAN MULUT

Untuk mengurangi lemak tubuh, dosis 3 gram per hari selama 7 bulan diberikan pada anak-anak yang kelebihan berat badan berusia 6 hingga 10 tahun.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.
Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp