Analsik: Manfaat, Dosis, & Efek Samping

Dipublish tanggal: Feb 25, 2019 Update terakhir: Jul 9, 2020 Tinjau pada Jun 13, 2019 Waktu baca: 3 menit

Ringkasan

Buka

Tutup

  • Analsik adalah obat antiinflamasi non steroid yang terdiri dari 2 jenis zat aktif yakni Metampiron dan Diazepam
  • Obat Analsik yang sering disebut juga sebagai antalgin digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri dan kram organ dalam (spasme organ viseral) pada saat yang bersamaan
  • Dosis Analsik yang dianjurkan adalah satu kaplet sehari dan bisa dibeli hanya dengan menggunakan resep dokter
  • Efek samping penggunaan obat Analsik sering menimbulkan rasa mengantuk, pusing, lelah, depresi, hipotensi, retensi urin, maupun konstipasi
  • Hindari penggunaan Analsik dalam jangka panjang karena dapat menimbulkan kelemahan otot serta ketergantungan fisik dan psikis
  • Penggunaan Analsik harus hati-hati pada penderita gangguan fungsi hati atau ginjal, penderita gangguan pembentukan darah/kelainan darah, dan orang yang mengalami depresi
  • Klik untuk mendapatkan obat nyeri lainnya ke rumah Anda di HDmall. *Gratis ongkir ke seluruh Indonesia & bisa COD

Analsik adalah obat antiinflamasi non steroid (OAINS) yang terdiri dari kombinasi dua macam zat aktif yaitu Metampiron dan Diazepam. Obat ini digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri dan kram organ dalam (spasme organ viseral) pada saat yang bersamaan. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai Analsik obat apa berserta informasi lainnya secara rinci.

PERHATIAN: Kami tidak melayani pengiriman obat Analsik. Informasi di bawah ini hanya merupakan ikhtisar mengenai obat Analsik.

Mengenai Obat Analsik

Golongan

Resep dokter

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Kemasan

Analsik dipasarkan dengan kemasan: 1 strip 10 kaplet

Kandungan

Dalam setiap tablet mengandung kombinasi obat anti-inflamasi dan anti-alergi dengan komposisi sebagai berikut:

  • Diazepam 2 mg
  • Metampiron 500 mg

Metampiron adalah obat analgesik- antipiretik. Obat ini merupakan derivat metasulfonat dari amidopirin yang memiliki sifat mudah larut dalam air sehingga akan dapat diserap dengan cepat ke dalam tubuh melalui saluran pencernaan.

Obat yang sering disebut juga sebagai antalgin ini mempunyai waktu paruh 1 – 4 jam. Obat ini mempunyai efek mengurangi rasa nyeri sedang – berat dengan cara bekerja secara sentral pada otak, yakni dengan memengaruhi hipotalamus dalam menurunkan sensitifitas rasa sakit dan termostat yang mengatur suhu tubuh sehingga dapat menurunkan demam.

Diazepam adalah obat golongan benzodiazepine yang memengaruhi sistem saraf otak Diazepam mempunyai kerja sebagai obat antiansietas, hipnotik, yang juga memiliki sifat relaksasi otot rangka. Diazepam dimetabolisme terutama di dalam hati dan terikat pada reseptornya yang terdapat di daerah spinal cord, serebelum, sistem limbik dan korteks serebral.

Konsentrasi plasma puncak obat akan dicapai setelah 15-19 menit. Waktu paruh obat ini bervariasi antara 20 - 70 jam, sedangkan metabolit aktifnya yaitu desmetil diazepam mempunyai waktu paruh 30 - 100 jam. Waktu paruh tersebut biasanya dapat mengalami peningkatan pada neonatus, usia lanjut dan penderita yang mengalami gangguan fungsi hati yang berat.

Iklan dari HonestDocs
Beli Obat Langung Dikirim!

Gratis Ongkir Seluruh Indonesia ✔️ Bisa COD ✔️ GRATIS Konsultasi Apoteker ✔️

Default internal ads sept20

Manfaat Analsik

Obat Analsik dapat digunakan pada beberapa keadaan berikut :

  • Pengobatan sakit kepala terutama yang diakibat psikis murni
  • Pengobatan neuralgia atau nyeri pada saraf
  • Pengobatan sakit pinggang
  • Pengobatan rematik dan nyeri pada otot dan tulang sendi
  • Pengobatan kolik ginjal dan kolik bilier
  • Pengobatan dan nyeri setelah operasi di mana diperlukan kombinasi dengan tranquilizer

Dosis Analsik

Obat Analsik di apotik tersedia dalam bentuk kaplet dengan masing - masing kaplet mengandung Metampiron 500 mg dan Diazepam 2 mg. Adapun dosis Analsik yang dianjurkan adalah satu kaplet, apabila nyeri belum hilang pemberian dapat diulangi satu kaplet setiap 6 – 8 jam, dengan dosis maksimal 4 kaplet sehari.

Efek Samping Analsik

Efek samping Analsik yang pernah dilaporkan terjadi yaitu :

Kontraindikasi

Obat Analsik tidak dapat digunakan pada beberapa keadaan berikut :

  • Penderita yang diketahui mempunyai riwayat alergi atau hipersensitif terhadap Analsik atau hipersensitif terhadap komponen obat baik metampiron atau pun diazepam.
  • Penderita yang mempunyai  tekanan darah sistolik lebih rendah dari 100 mmHg.
  • Penderita yang mempunyai glaukoma sudut sempit.
  • Penderita yang mengalami depresi pernapasan.
  • Penderita yang mengalami gangguan pulmoner akut.
  • Bayi dengan usia kurang dari 1 bulan atau dengan berat badan di bawah 5 Kg.
  • wanita yang sedang hamil dan ibu yang menyusui.

Informasi Keamanan

  • Hindari penggunaan Analsik jangka lama karena dapat menimbulkan kelemahan otot dan ketergantungan fisik dan psikis
  • Hati - hati penggunaan Analsik pada penderita  yang pernah mengalami gangguan pembentukan darah / kelainan darah, perlu dilakukan pemeriksaan darah
  • Hati - hati penggunaan Analsik pada penderita dengan gangguan fungsi hati atau ginjal. Karena itu perlu dilakukan pemeriksaan fungsi hati dan ginjal
  • Meskipun jarang menimbulkan agranulositosis, sebaiknya analsik tidak digunakan dalam terapi jangka panjang, karena dapat berakibat fatal
  • Hindari mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin selama mengkonsumsi obat
  • Hati - hati penggunaan obat pada penderita depresi berat atau penderita yang mempunyai kecenderungan untuk bunuh diri
  • Segera hentikan pengobatan apabila terjadi reaksi - reaksi paradoksial seperti keadaan-keaaaan hipereksitasi akut, ansietas, halusinasi dan gangguan tidur
  • Penggunaan analsik bersamaan dengan obat - obat depresan SSP ataupun alkohol dapat meningkatkan efek depresan

Artikel terkait:


19 Referensi
Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini.
Antalgin Tablet - Uses, Side-effects, Reviews, and Precautions - Corsa - TabletWise (https://www.tabletwise.com/indonesia/antalgin-tablet)
Metamizole - an overview - ScienceDirect TopicsScienceDirect (https://www.sciencedirect.com/topics/nursing-and-health-professions/metamizole)

Artikel ini hanya sebagai informasi obat, bukan anjuran medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter atau apoteker mengenai informasi akurat seputar obat.

Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?
(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Punya pertanyaan? Tanyakan kepada dokter di bawah ini

Kami tidak akan mengungkapkan nama dan informasi Anda


Lampirkan file (foto atau video)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
Seperti riwayat pengobatan atau foto gejala (jika ada)
* Jangan khawatir! Kami menjaga kerahasiaan file Anda. Hanya Anda dan dokter yang dapat melihat file tersebut.

Periksa ke rumah sakit atau klinik untuk informasi lebih lanjut.

Submit

Pesan Pengiriman Obat Ini

Ingin beli obat ini? Chat dengan kami di WhatsApp! Kami dapat membantu mengantarkan obat ke rumah Anda se-Indonesia dengan pembayaran via bank transfer, kartu kredit, COD (di sebagian besar kota), Alfamart, dan OVO. Catatan: Kami bukanlah apotek atau toko obat dan kami tidak menjual obat secara langsung. Jasa pengiriman kami bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pasien dengan pengambilan pesanan obat Anda di apotek. Perlu diketahui bahwa ada obat-obatan tertentu yang tidak dapat dikirimkan sesuai dengan ketentuan hukum.

Chat di WhatsApp
Buka di app